web analytics
  

Tuduh Tetangga Jadi Babi Ngepet, Ema-emak di Depok Minta Maaf

Kamis, 29 April 2021 09:44 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Regional, Tuduh Tetangga Jadi Babi Ngepet, Ema-emak di Depok Minta Maaf, babi ngepet di Depok,penangkapan babi ngepet Depok,babi ngepet,Babi Ngepet Depok,Babi Ngepet Ditangkap

Warga Sawangan Depok berhasil menangkap babi yang diduga babi ngepet. (Suara.com/Supriyadi)

DEPOK, AYOBANDUNG.COM -- Seorang perempuan paruh baya sempat membuat geger dunia maya karena memberikan pernyataan yang menuduh tetangganya sebagai babi ngepet, di Sawangan, Depok.

Namun, perempuan yang menuuduh tetangganya babi ngepet itu akhirnya meminta maaf atas ucapannya dalam video yang dia unggah.

Diketahui, Wanita tersebut membuat klarifikasinya terkait video pernyataannya kaitan babi ngepet yang dinilai publik mengada-ada.

Video klarifikasi dan permintaan maaf wanita itu dibagikan pengguna Instagram Ndorobeii, seperti dilihat pada Rabu 28 April 2021.

Dalam video itu, wanita tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada warga setempat karena telah mengeluarkan pernyataan yang membuat heboh masyarakat sekitar di tempat tinggalnya.

"Buat masyarakat, saya di sini merantau, saya ngontrak. Nah, saya meminta maaf atas video saya. Saya benar-benar minta maaf," ucapnya, dilaporkan Suara.com, jaringan Ayobandung.com.

Sebelumnya, wanita ini mencurigai tetangganya yang menganggur tapi banyak uang. Ia mengungkapkan sudah memantau seseorang yang diyakini menganut ilmu babi ngepet.

"Saya dari kemarin sudah pantau pak orang ini. Ini dia berumah tangga dia nganggur tapi uangnya banyak," kata seorang ibu dalam video yang diunggah di akun Twitter @hiboorans.

Viral Kesaksian Warga Soal Babi Ngepet di Depok. (Ayojakarta.com/Aini Tartinia)

Tak hanya itu, warga itu juga mengaku sudah melempari batu agar orang yang dimaksud sebagai penjelmaan babi ngepet tersebut tertangkap.

"Saya udah lewat rumahnya lemparin sesuatu biar ketahuan," katanya.

Diketahui, babi yang membuat heboh warga di wilayah Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok akhirnya ditangkap warga.

Babi tersebut kemudian dieksekusi dengan cara disembelih. Kasus ini menyedot perhatian publik lantaran babi tersebut dipercaya sebagai babi jadi-jadian alias babi ngepet.

Kapolsek Sawangan Ajun Komisaris Polisi Rio Mikael Tobing menegaskan, sampai saat ini fakta yang ditemukan pihaknya adalah hewan tersebut murni babi.

"Kalau terkait temuan babi kita bicara faktanya," ujarnya.

LIPI: Tak Ada Babi Ngepet

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI menyatakan tidak ada babi ngepet. Peneliti LIPI, Taufiq Purna Nugraha, babi ngepet secara ilmiah tak ada.

"Kalau dari sudut pandang ilmiah sih, itu babi ngepet atau bukan, saya nggak bisa jawab. Kalau di dalam ilmiah, tidak ada itu istilahnya babi ngepet," jelas Taufiq.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Seribuan Pemudik Putar Arah saat Masuk Cianjur

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 21:33 WIB

Seribuan pemudik yang hendak melintas maupun mudik ke Kabupaten Cianjur terpaksa gigit jari tidak bisa merayakan Hari Ra...

Umum - Regional, Seribuan Pemudik Putar Arah saat Masuk Cianjur, Penyekatan Pemudik di Cianjur,Penyekatan Mudik Cianjur,Pemkab Cianjur

Ketika Pemudik dan Sepeda Motornya Nekat Sembunyi di Mobil Boks

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 20:48 WIB

Berbagai cara dilakukan pemudik agar bisa mudik ke kampung halamannya. Mereka berupaya agar bisa melintas dan lolos dari...

Umum - Regional, Ketika Pemudik dan Sepeda Motornya Nekat Sembunyi di Mobil Boks, Cerita Unik Mudik,Pemudik Masuk Mobil Boks,penyekatan pemudik di Tasik

Sungai Cileungsi Siaga 1, Waspadai Potensi Banjir Lintasan!

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 19:57 WIB

Masyarakat yang berada di sepanjang jalur lintas aliran Sungai Ciluengsi diimbau agar tetap waspada terhadap potensi ban...

Umum - Regional, Sungai Cileungsi Siaga 1, Waspadai Potensi Banjir Lintasan!, Sungai Cileungsi Siaga 1,Sungai Cileungsi,Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C),status aliran sungai Cileungsi-Cikeas,curah hujan di Bogor,curah hujan bogor,potensi banjir lintasan,air Hulu Sungai Cileugsi Siaga 1

Jalur Tikus Bogor Macet di Hari Pertama Penyekatan Larangan Mudik

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 19:21 WIB

Salah satunya jalan tikus di Bogor macet yakni menuju arah Bantar Kemang Bogor. Sejak pagi hingga petang tadi arus lalu...

Umum - Regional, Jalur Tikus Bogor Macet di Hari Pertama Penyekatan Larangan Mudik, Jalur Tikus Bogor Macet,Jalur Tikus di Bogor,Hari Pertama Penyekatan Larangan Mudik,jalan tikus di Bogor,jalur alternatif

Hari Pertama Larangan Mudik: 17 Ribu Kendaraan Diperiksa, 5 Ribu Diput...

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 19:11 WIB

Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Eddy Sumitro sambangi pos penyekatan mudik lebaran di Gerbang Tol Bogor di Baranangsia...

Umum - Regional, Hari Pertama Larangan Mudik: 17 Ribu Kendaraan Diperiksa, 5 Ribu Diputarbalikkan, Hari Pertama Larangan Mudik,Pemeriksaan Kendaraan Mudik,Larangan Mudik di Jabar,Mudik Jabar

Hari Pertama Larangan Mudik, 5.022 Kendaraan di Jabar Diputarbalik

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 17:32 WIB

5.022 Kendaraan di Jabar Diputarbalik di Hari Pertama Larangan Mudik

Umum - Regional, Hari Pertama Larangan Mudik, 5.022 Kendaraan di Jabar Diputarbalik, titik penyekatan Jabar,penyekatan jabar,kendaraan diputarbalik Jabar,Larangan Mudik Lebaran 2021

Lebih dari 30 Saksi Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi Dana Madrasah Jabar

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 17:05 WIB

Lebih dari 30 Saksi Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi Dana Madrasah Jabar

Umum - Regional, Lebih dari 30 Saksi Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi Dana Madrasah Jabar, korupsi dana bos Madrasah Jabar,korupsi dana bos Jabar,korupsi dana Madrasah,korupsi dana bos madrasah,Kemenag Jabar,Kejati Jabar

Dampak Penyekatan, GT Cikarang Barat Macet 8 Km

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 15:43 WIB

Kemacetan sepanjang 8 kilometer terjadi di Gerbang Tol Cikarang Barat. Hal ini merupakan imbas dari adanya pemeriksaan d...

Umum - Regional, Dampak Penyekatan, GT Cikarang Barat Macet 8 Km, GT Cikarang Barat,GT Cikarang Barat Macet,GT Cikarang Barat sekarang,GT Cikarang Barat terkini,Kondisi GT Cikarang Barat
dewanpers