web analytics

Penjual Es Krim Jual Uang Palsu di Facebook dengan Akun 'Asep Tasik'

clockRabu, 28 April 2021 13:48 WIB userHeru Rukanda
Umum - Nasional, Penjual Es Krim Jual Uang Palsu di Facebook dengan Akun 'Asep Tasik', Uang palsu Tasikmalaya,Pembuatan Uang Palsu,Tasikmalaya,peredaran uang palsu

Tersangka pengedar uang palsu di Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Tersangka pembuat, pengedar, dan penjual uang palsu (upal) berinisial TN alias Asep (44), warga Kampung Cimuncang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, diamankan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota di rumahnya pada, Jumat, 28 April 2021.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan mengatakan, pengungkapan kasus uang palsu ini merupakan hasil penyelidikan patroli siber yang melihat adanya transaksi penjualan uang di media sosial.

Dalam hal ini tersangka mengedarkan uang palsu yang diproduksinya melalui media sosial Facebook dengan akun Asep Tasik. "Motif tersangka hanya keuntungan pribadi saja," ujar Doni, seperti dilaporkan Ayotasik.com, Rabu, 28 April 2021

Menurutnya, dari keterangan tersangka uang palsu tersebut sudah diedarkan dan pembelinya dari Bekasi dan  Karawang. Tersangka sudah menjual uang palsu yang diproduksinya kepada 3 orang senilai Rp5 juta.

"Tersangka menggunakan material kertas A4 biasa 80 gram, sehingga hasilnya jika diraba kualitasnya tidak begitu bagus. Printer yang digunakan juga printer biasa yang digunakan untuk ngeprint biasa," ucapnya.

Doni menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan peredaran uang palsu tersebut. "Jadi tersangka ini tidak membelanjakan uang palsu dan berharap kembalian uang asli. Tersangka langsung menjualnya di medsos," kata dia.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan menunjukan uang palsu saat pres rilis ungkap kasus peredaran uang palsu di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu, 28 April 2021. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

Dalam kasus peredaran uang palsu tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu unit printer, gunting, pisau cutter, penggaris besi, 4 bungkus kertas HVS kuning muda ukuran A4, 55 lembar HVS kuning muda dengan gambar uang pecahan Rp5 ribu, 136 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu, 413 lembar uang palsu pecahan Rp. 50 ribu, 318 lembar uang palsu pecahan Rp 20 ribu, dan 86 lembar uang palsu pecahan Rp5 ribu.

Di samping itu, petugas juga menyita 4 lembar uang asli pecahan Rp100.000, 4 lembar uang asli pecahan Rp50.000, 4 lembar uang asli pecahan Rp20.000, dan 10 lembar uang asli pecahan Rp5.000.

"Total uang palsu yang kami amankan sebesar Rp41.040.000," ucapnya.

Modus tersangka yakni dengan cara mengkopi uang asli dengan menggunakan printer. Tersangka melakukan perbuatan tersebut secara berulang-ulang sejak awal tahun 2021.

"Pelaku menjual uang palsu dengan uang asli. Untuk 5 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 dijualnya sebesar Rp100.000. Jadi 5 lembar uang palsu dijual dengan selembar uang asli," kata kapolres.

Atas perbuatan tersangka, polisi menjeratnya dengan pasal 37b juncto pasal 27 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 07 Tahun 2011 tentang mata uang.

"Ancamannya penjara paling lama seumur hidup dan denda paling banyak seratus miliar rupiah," kata dia.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Ini Cara Pencairan Bansos BST Rp 600 Ribu di Juli 2021

Nasional Senin, 26 Juli 2021 | 19:47 WIB

Bagaimana cara mencairkan bansos BST Kemensos yang cair bulan Juli 2021 sebesar Rp 600 ribu ditambah beras 10 kilogram? ...

Umum - Nasional, Ini Cara Pencairan Bansos BST Rp 600 Ribu di Juli 2021, Cara Pencairan Bansos BST,Bansos BST Kemensos,Bansos BST Rp 600 Ribu

Aturan Makan di Warteg dan Restoran Selama PPKM Level 3-4 Ternyata Ber...

Nasional Senin, 26 Juli 2021 | 15:52 WIB

Pemerintah pusat telah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 Jawa-Ba...

Umum - Nasional, Aturan Makan di Warteg dan Restoran Selama PPKM Level 3-4 Ternyata Berbeda, jam operasional restoran PPKM,PPKM Level 4 Bandung,PPKM Level 4 Covid-19,Aturan PPKM Level 4,Kebijakan PPKM Level 4

Pakar: Indonesia Berpotensi Lahirkan Varian Baru Covid-19 Lebih Berbah...

Nasional Senin, 26 Juli 2021 | 13:45 WIB

Pakar penyakit menular atau epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengungkapkan bahwa Indonesia...

Umum - Nasional, Pakar: Indonesia Berpotensi Lahirkan Varian Baru Covid-19 Lebih Berbahaya, Varian Baru Covid-19,Varian Baru Covid-19 lebih bahaya,Bahaya Varian Baru Covid-19,Varian Baru Covid-19 Indonesia,Mutasi Varian Baru Covid-19 Indonesia

Begini Cara Pulihkan Kepercayaan Pasangan Usai Selingkuh

Nasional Senin, 26 Juli 2021 | 13:19 WIB

Pernikahan tidak selalu berjalan mulus. Pasangan harus melalui jalan berliku yang bisa berupa masalah kecil atau besar.

Umum - Nasional, Begini Cara Pulihkan Kepercayaan Pasangan Usai Selingkuh, kepercayaan usai diselingkuhi,Selingkuh,Perempuan Selingkuh,tanda-tanda selingkuh,penyebab selingkuh

Menkeu Klaim Utang Selamatkan Ekonomi saat Pandemi

Nasional Senin, 26 Juli 2021 | 12:11 WIB

Pemerintah menyebut utang merupakan salah satu instrumen untuk menyelamatkan masyarakat dan perekonomian pada masa pande...

Umum - Nasional, Menkeu Klaim Utang Selamatkan Ekonomi saat Pandemi, Utang Indonesia,utang pemerintah Indonesia,Jumlah utang pemerintah Indonesia,jumlah utang Indonesia naik,Utang Indonesia pandemi Covid-19

Cara Dapat Token Listrik Gratis PLN Lewat HP Juli 2021

Nasional Senin, 26 Juli 2021 | 11:27 WIB

PLN melanjutkan program stimulus token listrik gratis hingga Desember 2021. Cara mendapatkan token listrik secara gratis...

Umum - Nasional, Cara Dapat Token Listrik Gratis PLN Lewat HP Juli 2021, Diskon Listrik,diskon listrik diperpanjang,Diskon listrik pln,cara dapat subsidi listrik PLN,cara dapat diskon listrik PLN

Kemenkes: Stok Vaksin di Indonesia Terbatas dan tak Merata

Nasional Senin, 26 Juli 2021 | 10:01 WIB

Keterbatasan stok dan teknis produksi di dalam negeri, menjadi kendala proses distribusi vaksin yang tidak merata menuju...

Umum - Nasional, Kemenkes: Stok Vaksin di Indonesia Terbatas dan tak Merata, Stok Vaksin Indonesia,Stok Vaksin di Indonesia,Stok Vaksin Indonesia Terbatas,distribusi vaksin,distribusi vaksin tak merata

Kemenkes Bayar Klaim Covid-19, Nilainya Sampai Rp22,88 Triliun

Nasional Senin, 26 Juli 2021 | 07:41 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membayar klaim rumah sakit yang menangani Covid-19 dengan total sebesar Rp22,88...

Umum - Nasional, Kemenkes Bayar Klaim Covid-19, Nilainya Sampai Rp22,88 Triliun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Klaim RS tangani Covid-19,klaim covid-19,pembayaran klaim covid-19

artikel terkait

dewanpers
arrow-up