web analytics
  

Pekerja Freelance Juga Dapat THR, Ini Cara Hitung Kisarannya!

Selasa, 27 April 2021 18:53 WIB Gelar Aldi S
Bandung Raya - Bandung, Pekerja Freelance Juga Dapat THR, Ini Cara Hitung Kisarannya!, Freelance,Dinas Tenaga Kerja (Disnaker),Pekerja Lepas,Tunjangan Hari Raya,THR

Ilustrasi uang THR (Tunjangan Hari Raya). (Pexels/Laksono Aji)

BABAKANCIAMIS, AYOBANDUNG.COM — Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah tinggal menghitung hari saja. Hal identik yang berkaitan dengan Hari Raya Idulfitri tentunya adalah Tunjangan Hari Raya atau THR.

Bagi pekerja yang telah bekerja lebih dari satu bulan, maka berhak untuk mendapatkan THR, sesuai aturan pemerintah.

Pemberian THR ini, bagaimanapun, menjadi persoalan tersendiri bagi kaum pekerja lepas atau freelance. Apakah dalam aturan THR 2021 ini para pekerja lepas berhak mendapatkan THR? Jika iya, bagaimana cara menghitungnya?

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Arief Syaifudin, menegaskan, para pekerja lepas berhak mendapatkan haknya berupa pemberian Tunjangan Hari Raya (THR).

Ia mengatakan, regulasi mengenai pemberian THR kepada kaum pekerja di tahun 2021 ini sudah lengkap.

"Ada, sudah ada regulasinya. Regulasinya sudah sangat lengkap, bagi pekerja yang satu tahun, atau satu bulan," ujarnya di Taman Sejarah, Kota Bandung, Selasa, 27 April 2021.

Lantas bagaimana cara penghitungan kisaran THR bagi pekerja lepas atau freelance?

Dasar Hukum Pemberian THR 2021

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

SE tersebut adalah berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Dalam SE itu pembayaran THR harus sesuai dengan PP Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan dan  Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Dalam poin 2 opsi c pada SE itu disebutkan, bagi pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian, upah 1 (satu) bulan dihitung sebagai berikut:

1) pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan atau lebih, upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 (dua belas) bulan terakhir sebelum Hari Raya Keagamaan.

2) pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 (dua belas) bulan, upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

THR Keagamaan ini wajib dibayarkan oleh perusahaan paling lambat H-7 sebelum hari raya keagamaan.

Cara Menghitung Besaran THR Pekerja Lepas/Freelance

Contoh Pertama:

Faisal adalah pekerja lepas yang telah bekerja selama 12 (dua belas) bulan. Ia mendapatkan rata-rata upah sebanyak Rp 2.500.000 per bulan. Maka, Faisal akan mendapatkan THR sama dengan rata-rata upahnya per bulan, yakni Rp 2.500.000.

Contoh Kedua:

Riza merupakan pekerja lepas yang telah bekerja selama 6 (delapan) bulan. Dalam satu bulan, ia mendapatkan rata-rata upah sebanyak Rp 2.500.000. Sesuai dengan aturan SE Menaker tentang Pemberihan THR Keagamaan Tahun 2021 berdasarkan Permenaker Nomor 6 Tahun 2021, maka Riza akan mendapatkan THR sebanyak 6/12 dari Rp 2.500.000, yaitu Rp 1.250.000.

Terkait pembayaran THR yang wajib dibayarkan seminggu sebelum hari raya keagamaan, Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Bandung, Hermawan mengatakan, para pekerja/buruh tentu menginginkan pembayaran THR telah lunas pada saat H-7 hari raya keagamaan.

"Kalau kita lihat kondisi buruh pekerja di Kota Bandung untuk yang tergabung pada SBSI, terkait THR tahun lalu, masih ada beberapa perusahaan yang mengalami penunggakan," katanya di tempat yang sama.

"Bahkan itu dibuka ruang juga sampai dicicil. Tentu ini persoalan. Harusnya 7 hari sebelum hari H, tetapi fakta di lapangannya ada yang tidak sesuai," imbuhnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Hore! Non-ASN Jabar Bakal Terima Tambahan Honor 1 Kali Gaji

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 23:33 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengeluarkan kebijakan tambahan honorarium bagi Non-Aparatur Sipil...

Bandung Raya - Bandung, Hore! Non-ASN Jabar Bakal Terima Tambahan Honor 1 Kali Gaji, Non-ASN,Tambahan Honor 1 Kali Gaji,Pemprov Jabar

Survei: Masyarakat Puas Kinerja Pemprov Jabar Tangani Pandemi COVID-19

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 21:57 WIB

Mayoritas masyarakat Jawa Barat (Jabar) puas dengan kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dalam menangani pan...

Bandung Raya - Bandung, Survei: Masyarakat Puas Kinerja Pemprov Jabar Tangani Pandemi COVID-19, Pemprov Jabar,Penanganan Pandemi Covid-19,Survei IPRC

Pemkot Bandung Tingkatkan Pengawasan di Pusat Perbelanjaan

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 17:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan pengawasan di mal dan pusat perbelanjaan. Hal itu untuk mengantisipasi akt...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Tingkatkan Pengawasan di Pusat Perbelanjaan, Pemkot Bandung,Pusat Perbelanjaan di Kota Bandung,Pengawasan di Pusat Perbelanjaan

Masalah Sampah di Pasar Induk Gedebage Tak Kunjung Usai

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 17:07 WIB

Ketua Badan Pengawas (BP) Forum Komunkasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Jawa Barat, Dedi Kurniawan mempertanyakan pe...

Bandung Raya - Bandung, Masalah Sampah di Pasar Induk Gedebage Tak Kunjung Usai, Pasar Induk Gedebage,Sampah Pasar Gedebage,Masalah Sampah Kota Bandung,Pemkot Bandung

Mohon Maaf! Takbir Keliling Dilarang

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 16:43 WIB

Kepala Kementerian Agama Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi menegaskan larangan akan melakukan takbir keliling pada semala...

Bandung Raya - Bandung, Mohon Maaf! Takbir Keliling Dilarang, Takbir Keliling Dilarang,Dilarang Takbir Keliling,Kemenag Kota Bandung,Takbir Keliling di Kota Bandung

Libur Lebaran, 6 Destinasi Wisata Kota Bandung Jadi Fokus Pantauan Dis...

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 15:55 WIB

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung akan memfokuskan pemantuan di enam destinasi wisata di Kota Ban...

Bandung Raya - Bandung, Libur Lebaran, 6 Destinasi Wisata Kota Bandung Jadi Fokus Pantauan Disbudpar, Libur Lebaran,Destinasi Wisata Kota Bandung,Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar),Kota Bandung,Idulfitri 1442 Hijriah

Ingin Berwisata di Kota Bandung? Simak Jadwal Test Rapid Antigen Acak...

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 15:10 WIB

Rapid tes acak ini dilakukan sebagai antisipasi akan terjadinya lonjakan wisatawan di dalam wilayah aglomerasi, khususny...

Bandung Raya - Bandung, Ingin Berwisata di Kota Bandung? Simak Jadwal Test Rapid Antigen Acak Ini, Kontrol Wisatawan,Kota Bandung,Kepala Bidang Kepariwisataan Kota Bandung Edward Parlindungan,Test Rapid Antigen Acak,Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara

Sebagian Masyarakat Heran dan Kecewa atas Larangan Mudik 2021

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 14:35 WIB

Larangan ini sebenarnya bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang kerap kali melonjak setelah adanya libur...

Bandung Raya - Bandung, Sebagian Masyarakat Heran dan Kecewa atas Larangan Mudik 2021, Larangan Mudik 2021,Lebaran,Idulfitri,Masyarakat Heran dan Kecewa atas Larangan Mudik 2021

artikel terkait

dewanpers