web analytics
  

Begini Prosedur dan Syarat Donor Plasma Konvalensen di PMI Kota Bandung

Selasa, 27 April 2021 14:11 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Begini Prosedur dan Syarat Donor Plasma Konvalensen di PMI Kota Bandung, Syarat dan Cara Donor Plasma Konvalesen,cara donor Plasma konvalesen PMI Bandung,PMI Bandung,syarat donor plasma konvalesen PMI Bandung,donor plasma konvalesen PMI Bandung,Plasma Konvalesen

Petugas memerlihatkan plasma konvalesen dari seorang warga yang sudah sembuh dari Covid-19 atau penyintas di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (19/1/2021). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- PMI Kota Bandung sebagai salah satu distributor plasma darah konvalesen membutuhkan lebih banyak pendonor dari penyintas Covid-19 yang bergejala.

Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kota Bandung, dokter Uke Muktimanah membeberkan, permintaan plasma darah konvalesen mulai dari Juni hingga akhir 2020 berkisar 130 labu. Namun, masuk Januari 2021, permintaan meningkat hingga 10 kali lipat menjadi 1.000 labu.

“Februari 2021 (permintaan) sempat menurun, April meningkat lagi. (Lalu) stoknya sekarang ada 53 labu, padahal antrean ada 84 orang. Setiap hari ada 5-10 orang yang datang, dan biasanya satu pasien itu minta 2 sampai 10 labu ,” jelasnya, Selasa, 27 April 2021.

Jumlah total yang sudah didistribusikan PMI Kota Bandung hingga April sebanyak 1.900 plasma darah konvalesen. Perlu disyukuri, katanya, karena PMI Kota Bandung merupakan salah satu yang dapat melakukan kegiatan donor plasma darah konvalesen.

“Tidak semua PMI di Indonesia bisa menjalankan kegiatan donor ini, hanya yang sudah tersertifikasi CPOB (cara pembuatan obat yang baik) dari BPOM saja yang dapat melakukannya,” tuturnya.

Dari 36 total rumah sakit di Kota Bandung, ada 28 di antaranya yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19.

Petugas mengambil sampel darah warga yang sudah sembuh dari Covid-19 atau penyintas saat screening donor plasma konvalesen di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (19/1/2021). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Prosedur Donor Plasma Darah Konvalesen

Selanjutnya Uke menjelaskan mekanisme bagi penyintas Covid-19 yang ingin mendonorkan darahnya. Ia menegaskan, pendonor yang dibutuhkan adalah penyintas Covid-19 yang saat mengidap merasakan gejala terinfeksi Covid-19, seperti sesak atau mengalami gangguan pernafasan.

Hal tersebut diutamakan karena penyintas sudah memiliki antibodi khusus untuk melawan Covid-19.

“Memang persyaratan donor plasma darah konvalesen beda dengan donor biasa. Pendonor harus diambil dari penyintas yang sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan selama 14 hari setelah sembuh, tidak ada gejala lagi,” ungkapnya.

Kemudian, persyaratan lainnya yakni berusia 17-50 tahun, berat badan di atas 55 kg sampai 60 kg, serta tidak disarankan bagi wanita yang sedang hamil.

Dianjurkan juga bagi calon pendonor untuk membawa bukti titer antibodi, atau jika belum ada maka bisa dilakukan di PMI Kota Bandung.

Titer antibodi merupakan tes laboratorium yang mengecek kuantitas antibodi dalam tubuh. Jika hasilnya tinggi, maka tubuh mempunyai cukup antibodi untuk imunitas tubuhnya.

Ini juga yang menjadi pertimbangan PMI Kota Bandung untuk memilah milih pendonor yang nilai titer antibodinya tinggi, karena ingin mengedepankan kualitas dari plasma darah konvalesen bagi penerima donor.

“Selanjutnya, plasma darah konvalesen diambil menggunakan alat. Darah yang diambil dari pendonor itu akan dikembalikan lagi eritrosit (darah merah)-nya ke pendonor, jadi yang diambil hanya plasmanya saja,” jelasnya.

Petugas memperlihatkan plasma konvalesen dari seorang warga yang sudah sembuh dari Covid-19 atau penyintas di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (19/1/2021). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Donor ini dapat dilakukan rutin dengan jangka waktu 2 minggu setelah donor pertama, “Kita akan ingatkan lagi (untuk mendonor kembali), karena sesegara mungkin kita juga membutuhkan donor plasma konvalesen ini agar tidak kehabisan," kata dia.

Ia melanjutkan, ketika alat tranfusi mendeteksi bahwa pasien dapat mendonorkan, misalnya 600 cc, maka satu pasien dapat menghasilkan 3 labu darah. Ketiga labu tersebut dapat membantu 3 orang pasien pada tahap awal.

“Jadi, gak usah khawatir untuk datang ke PMI karena sudah disiapkan ruang yang nyaman bagi pendonor plasma darah konvalesen. Kami juga melayani donor darah, baik plasma darah konvalesen maupun donor biasa selama 24 jam,” tutupnya. (Ghina Tsuroya)

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Hujan Ringan Diprakirakan Guyur Bandung pada Malam Takbiran

Bandung Rabu, 12 Mei 2021 | 05:52 WIB

Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi wilayah Bandung Raya, Rabu, 12 Mei 2021.

Bandung Raya - Bandung, Hujan Ringan Diprakirakan Guyur Bandung pada Malam Takbiran, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,cuaca Bandung malam takbiran,cuaca Bandung idulfitri,cuaca Bandung Lebaran

SIM Keliling Kota Bandung Tetap Buka di Hari Terakhir Ramadan, Catat L...

Bandung Rabu, 12 Mei 2021 | 05:36 WIB

Layanan SIM keliling online Polrestabes Bandung pada Rabu, 12 Mei 2021, digelar di dua lokasi. 

Bandung Raya - Bandung, SIM Keliling Kota Bandung Tetap Buka di Hari Terakhir Ramadan, Catat Lokasinya, SIM Bandung,perpanjangan sim bandung,Syarat permohonan SIM Bandung,Cara Buat SIM Bandung,SIM Online Polrestabes Bandung,SIM Online Keliling Bandung,Lokasi SIM online Bandung,SIM Keliling Bandung,Jadwal SIM Keliling Bandung,SIM Keliling Polrestabes Bandung

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung di Akhir Ramadan, 12 Mei 2021

Bandung Rabu, 12 Mei 2021 | 03:02 WIB

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung di Akhir Ramadan, 12 Mei 2021

Bandung Raya - Bandung, Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung di Akhir Ramadan, 12 Mei 2021, Waktu imsak Bandung,jadwal imsak Bandung dan sekitarnya,jadwal imsak bandung hari ini,Jadwal imsak bandung,Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini,jadwal buka puasa Bandung,waktu b

Hore! Non-ASN Jabar Bakal Terima Tambahan Honor 1 Kali Gaji

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 23:33 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengeluarkan kebijakan tambahan honorarium bagi Non-Aparatur Sipil...

Bandung Raya - Bandung, Hore! Non-ASN Jabar Bakal Terima Tambahan Honor 1 Kali Gaji, Non-ASN,Tambahan Honor 1 Kali Gaji,Pemprov Jabar

Survei: Masyarakat Puas Kinerja Pemprov Jabar Tangani Pandemi COVID-19

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 21:57 WIB

Mayoritas masyarakat Jawa Barat (Jabar) puas dengan kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dalam menangani pan...

Bandung Raya - Bandung, Survei: Masyarakat Puas Kinerja Pemprov Jabar Tangani Pandemi COVID-19, Pemprov Jabar,Penanganan Pandemi Covid-19,Survei IPRC

Pemkot Bandung Tingkatkan Pengawasan di Pusat Perbelanjaan

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 17:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan pengawasan di mal dan pusat perbelanjaan. Hal itu untuk mengantisipasi akt...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Tingkatkan Pengawasan di Pusat Perbelanjaan, Pemkot Bandung,Pusat Perbelanjaan di Kota Bandung,Pengawasan di Pusat Perbelanjaan

Masalah Sampah di Pasar Induk Gedebage Tak Kunjung Usai

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 17:07 WIB

Ketua Badan Pengawas (BP) Forum Komunkasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Jawa Barat, Dedi Kurniawan mempertanyakan pe...

Bandung Raya - Bandung, Masalah Sampah di Pasar Induk Gedebage Tak Kunjung Usai, Pasar Induk Gedebage,Sampah Pasar Gedebage,Masalah Sampah Kota Bandung,Pemkot Bandung

Mohon Maaf! Takbir Keliling Dilarang

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 16:43 WIB

Kepala Kementerian Agama Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi menegaskan larangan akan melakukan takbir keliling pada semala...

Bandung Raya - Bandung, Mohon Maaf! Takbir Keliling Dilarang, Takbir Keliling Dilarang,Dilarang Takbir Keliling,Kemenag Kota Bandung,Takbir Keliling di Kota Bandung
dewanpers