web analytics
  

Belum Disentuh Pemerintah, Komunitas Kill Covid-19 Vaksin Kelompok Disabilitas

Sabtu, 24 April 2021 16:45 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Belum Disentuh Pemerintah, Komunitas Kill Covid-19 Vaksin Kelompok Disabilitas, komunitas Kill Covid-19,kelompok disabilitas,kelompok rentan terpapar Covid-19,Program vaksiniasi,kaum disabilitas,Pandemi Covid-19,virus Corona

Seorang lansia mengikuti skrining tahapan vaksiniasi di The Hive Bumi Pancasona, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu 24 April 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Program vaksiniasi yang digagas pemerintah belum menyentuh dan mengutamakan kelompok disabilitas. Padahal, mereka adalah salah satu kelompok rentan terpapar Covid-19.

Sebagai jalan keluar dalam permasalahan itu, komunitas Kill Covid-19 menggelar vaksinasi tahap 1 terhadap disabilitas yang tergabung dalam Perkumpulan Tunanetra Kristiani Indonesia (PETKI) dan Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI). 

Penyunting vaksin tersebut dilaksanakan di The Hive Bumi Pancasona, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu 24 April 2021. 

"Jujur kelompok (disabilitas) ini tidak tersentuh. Pemerintah lebih fokus kepada tenaga pendidik dan lansia, sementara disabilitas tidak tersentuh. Padahal mereka juga kelompok rentan," kata Ketua Pelaksana vaksiniasi Kill Covid-19, Mimi Ekiami di lokasi. 

Mayoritas kaum disabilitas terutama tunanetra berprofesi sebagai terapis pijat. Di tengah Pandemi Covid-19 mereka sulit untuk menjaga diri agar tidak terpapar virus Corona. Pasalnya, kelompok tunanetra punya keterbatasan untuk menghindari kerumunan dan mengetahui orang yang sedang dihadapi. 

"Karena tunanetra adalah kelompok rentan. Mereka tidak tahu sedang berkerumun atau tidak, status orang yang dihadapi pasien Covid atau bukan. Oleh karena itu mereka penting diprioritaskan," tambahnya.

Selain melakukan vaksinasi terhadap kelompok disabilitas, komunitas Kill Covid-19 juga memberi suntik vaksin terhadap lansia dengan rasio 2 orang lansia dan 1 orang non-lansia berusia 18 tahun sampai 59 tahun. Total vaksin yang disediakan sebanyak 10 ribu dosis. 

"Ke dapan ita akan buat vaksiniasi khusus disabilitas. Karena kita diberi jatah kuota 10 ribu vaksin. Untuk dibagikan dengan porsi yang sesuai kepada yang membutuhkan," pungkasnya. 

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Covid KBB Tembus 100 per Hari, Hengky Kurniawan Tarik Rem Darurat

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 16:00 WIB

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus melonjak. Bahkan, angka kasus harian di KBB mencapai 100 per hari....

Bandung Raya - Ngamprah, Covid KBB Tembus 100 per Hari, Hengky Kurniawan Tarik Rem Darurat, Covid KBB,ledakan kasus Covid-19 di KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat,angka kasus harian covid-19 di KBB,penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat

Viral! Kisah Warga KBB Kuburkan Jenazah Covid-19 Sendiri, Ini Faktanya

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 15:47 WIB

Media sosial Twitter digegerkan oleh kisah seorang warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) menguburkan jenazah keluarganya y...

Bandung Raya - Ngamprah, Viral! Kisah Warga KBB Kuburkan Jenazah Covid-19 Sendiri, Ini Faktanya, Jenazah Covid-19,Pemulasaran Jenazah Covid-19,Penolakan Jenazah Covid-19,Jenazah Covid-19 Viral,Kasus Covid-19 KBB,Pengurusan Jenazah Covid-19 KBB,bantuan pemulasaraan jenazah covid-19

KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hi...

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 14:48 WIB

omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hingga Pensiunan, Korupsi Pengadaan Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos KBB,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),dugaan korupsi Bansos Covid KBB,Bansos Covid KBB

19 Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Gununghalu KBB Sempat Ditutup

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 12:20 WIB

Sebanyak 19 tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpapar Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, 19 Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Gununghalu KBB Sempat Ditutup, Nakes,Terpapar Covid-19,Puskesmas Gununghalu,KBB,Kabupaten Bandung Barat

KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 15:40 WIB

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bakal ngantor di kompleks Pemda Bandung Barat, mulai 22-25 Juni...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?, korupsi Pemkab Bandung Barat,KPK Periksa 7 Orang Saksi Kasus Korupsi Pemkab Bandung Barat,Saksi korupsi Pemkab Bandung Barat,Aa Umbara Tersangka,Korupsi Aa Umbara,kpk

Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 14:48 WIB

Usulan lockdown kembali mengemuka sebagai salah satu opsi untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah wilayah pada...

Bandung Raya - Ngamprah, Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown, PPKM Mirko KBB,Lockdown KBB,Usulan lockdown di Bandung Barat,Usulan lockdown KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Angka kasus Covid-19 KBB,Kasus Covid-19 di KBB,PPKM mikro di Bandung Barat,pengetatan PPKM mikro KBB

Penutup Wisata KBB Diperpanjang Hingga 5 Juli 2021

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 14:11 WIB

Keputusan ini diambil menyusul KBB masih masuk zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, Penutup Wisata KBB Diperpanjang Hingga 5 Juli 2021, objek wisata,Objek wisata KBB,objek wisata di KBB,objek wisata di Kabupaten Bandung Barat,Penutupan objek wisata di KBB,KBB Zona Merah Covid-19,Kasus Covid-19 KBB,Penutup Wisata KBB Diperpanjang,Wisata KBB Ditutup

Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Heng...

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 18:44 WIB

Pemkab Bandung Barat menyiapkan aplikasi bagi warga yang terhubung langsung dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait....

Bandung Raya - Ngamprah, Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Hengky, Pemkab Bandung Barat,Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,Aplikasi Lapor Kang Hengky

artikel terkait

dewanpers