web analytics
  

Ditreskrimsus Polda Jabar Ungkap Praktik Penjualan Produk Tak Layak Konsumsi

Jumat, 23 April 2021 19:30 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Soreang, Ditreskrimsus Polda Jabar Ungkap Praktik Penjualan Produk Tak Layak Konsumsi, Ditreskrimsus Polda Jabar,Praktik Penjualan,Produk Tak Layak Konsumsi,kompleks pergudangan PT Inti,Kabupaten Bandung

Ditreskrimsus Polda Jabar amankan barang bukti berupa produk pangan olahan dan sediaan farmasi tak layak pakai yang hendak diperjualbelikan. (Ayobandung.com/Idham Nur Indrajaya)

DAYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM — Ditreskrimsus mengungkap dan menggagalkan praktik penjualan produk pangan olahan dan sediaan farmasi yang tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Pengungkapan disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A. Chaniago, di depan gudang yang dijadikan tempat penjualan produk, Jumat, 23 April 2021.

"TKP-nya itu di kompleks pergudangan PT Inti, Jalan Moh. Toha Nomor 225, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Jadi ini kompleks pergudangan, bukan perkantoran, dan merupakan komplek pergudangan yang disewakan terhadap orang lain," ujar Erdi kepada awak media yang hadir di lokasi.

Menurut keterangan Erdi, praktik penjualan itu mulai berlangsung pada sekitar pertengahan bulan April. Produk-produk tak layak pakai yang diperjualbelikan kembali itu diambil dari 41 minimarket yang ada di Bekasi.

Tersangka berinisial DH diketahui telah mengangkut 617.276 produk pangan olahan dan sediaan farmasi dengan berbagai jenis dan merek menggunakan 15 truk. Tersangka membeli ratusan ribu produk itu dari orang berinisial Y dan B.

Selanjutnya, DH menginstruksikan kepada pegawai mini market miliknya untuk melakukan penyucian dan penyortiran sebelum akhirnya dijual kembali kepada masyarakat dengan diskon 40-50 persen.

"Pada hari Kamis, 8 April 2021, penyidik mendapatkan informasi adanya kegiatan penjualan pangan dan sediaan farmasi yang keadaannya rusak, cacat, dan tercemar bekas kebanjiran, yang dibeli oleh tersangka DH selaku pemilik minimarket," kata Erdi.

Polda Jabar mengamankan barang bukti berupa 21 lembar nota transaksi, 1 buku kas penjualan, 1 unit laptop, 2 unit kalkulator, 1 unit alat pemindai barcode, 1 unit pencetak struk, 1 unit telepon genggam, 1 gudang berisi produk-produk dalam keadaan rusak dan cacat.

Dalam gudang tersebut, terdapat barang bukti berupa 358 keranjang berisi pangan olahan dalam keadaan rusak, cacat, kadaluarsa, dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Selain itu, terdapat pula 1 keranjang berisi sediaan farmasi jenis kosmetik dan obat-obatan, 4 keranjang berisi perbekalan kesehatan rumah tangga (detergen), 205 karung kertas berisi pangan olahan jenis air mineral, 4 ember untuk mencuci pangan olahan bekas banjir, 4 kain lap, 11 keranjang berisi susu bubuk, 10 keranjang berisi kopi sachet, 5 keranjang berisi pembersih lantai dengan label yang sudah rusak, 12 keranjang berisi kosmetik, 5 keranjang berisi pasta gigi, dan 2 keranjang berisi cairan kumur mulut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 141 dan Pasal 143 Undang-undang RI No. 18 Tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman hukuman dua tahun penjara dan denda paling tinggi Rp2 miliar.

Selain itu, tersangka pun dikenai Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (3) Undang-undang RI No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Yang bersangkutan terancam hukuman lima tahun penjara dengan denda paling tinggi Rp2 miliar. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Jalur Tikus Kertasari-Garut Hanya Bisa Dilewati Pemudik Bernyali Besar

Soreang Minggu, 9 Mei 2021 | 23:20 WIB

Jalur Tikus Kertasari-Garut Bisa Dilewati Pemudik Bernyali Besar

Bandung Raya - Soreang, Jalur Tikus Kertasari-Garut Hanya Bisa Dilewati Pemudik Bernyali Besar, Jalan Kertasari-Garut,Jalan Aternatif Mudik ke Garut,Jalur Tikus Kertasari,Mudik,Jalur Tikus Bandung,jalur tikus bandung-garut,jalur tikus mudik,jalur tikus bandung selatan,berita bandung hari ini

Penyekatan Pemudik, Jalan Tol Pun Sepi

Soreang Minggu, 9 Mei 2021 | 16:35 WIB

Adanya penyekatan pemudik membuat jalan raya menjadi sepi menjelang idulfitri 1442 H. Bahkan jalan tol yang biasanya ram...

Bandung Raya - Soreang, Penyekatan Pemudik, Jalan Tol Pun Sepi, Penyekatan mudik 2021,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,jalan tol,jalan tol sepi pemudik

Polisi Waspadai Lonjakan Pemudik Dua Hari ke Depan

Soreang Minggu, 9 Mei 2021 | 15:52 WIB

Polresta Bandung mewaspadai adanya lonjalan pemudik dalam dua hari ke depan.

Bandung Raya - Soreang, Polisi Waspadai Lonjakan Pemudik Dua Hari ke Depan, Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Polresta Bandung,Mudik kabupaten bandung,lonjakan mudik

Arus Lalu Lintas Pemudik di Kabupaten Bandung Berkurang 400%

Soreang Minggu, 9 Mei 2021 | 15:46 WIB

Pengguna jalan pada hari keempat operasi ketupat lodaya di Kabupaten Bandung jauh berkurang dibanding tahun lalu pada pe...

Bandung Raya - Soreang, Arus Lalu Lintas Pemudik di Kabupaten Bandung Berkurang 400% , arus lalu lintas kabupaten bandung,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Mudik kabupaten bandung,Polresta Bandung

Polresta Bandung Karantina Keluarga Pejalan Kaki dari Gombong

Soreang Minggu, 9 Mei 2021 | 15:29 WIB

Keluarga Dani, orang yang berjalan kaki dari Gombong ke Bandung dikarantina selama 5 hari.

Bandung Raya - Soreang, Polresta Bandung Karantina Keluarga Pejalan Kaki dari Gombong, jalan kaki gombong bandung,keluarga jalan kaki dari gombong,Polresta Bandung,Jalan Kaki dari gombong

Seorang Pria Meninggal Tertimbun Longsor di Parongpong

Soreang Minggu, 9 Mei 2021 | 14:45 WIB

Hujan lebat menyebabkan tanah longsor di Kampung Manglayang RT 02 RW 02, Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, K...

Bandung Raya - Soreang, Seorang Pria Meninggal Tertimbun Longsor di Parongpong, Longsor Parongpong,Korban Longsor Parongpong,Tewas tertimbun longsor,tewas akibat longsor

Tak Ada Celah Bagi Pemudik untuk Curi Waktu di GT Cileunyi

Soreang Minggu, 9 Mei 2021 | 14:39 WIB

Pemudik yang mencoba untuk mencuri kesempatan pada dini hari untuk melintas di Gerbang Tol Cileunyi tanpa melalui pemer...

Bandung Raya - Soreang, Tak Ada Celah Bagi Pemudik untuk Curi Waktu di GT Cileunyi, GT Cileunyi,Penyekatan GT Cileunyi,Kondisi GT Cileunyi terkini,GT Cileunyi Saat ini,Pos pantau GT Cileunyi

Seharian Diguyur Hujan, 17 Bencana Alam Terjadi Kota Bogor

Soreang Minggu, 9 Mei 2021 | 14:35 WIB

Tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kota Bogor pada Sabtu 8 Mei 2021 hingga Minggu 9 Mei 2021 dini...

Bandung Raya - Soreang, Seharian Diguyur Hujan, 17 Bencana Alam Terjadi Kota Bogor , bencana Bogor,Banjir Bogor,longsor Bogor,Daerah Rawan Bencana Bogor,Berita Bogor

artikel terkait

dewanpers