web analytics
  

Dugaan Kasus Korupsi di Madrasah, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Jumat, 23 April 2021 22:17 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Dugaan Kasus Korupsi di Madrasah, Kerugian Capai Miliaran Rupiah, Dugaan Kasus Korupsi,Miliaran Rupiah,Madrasah Ibtidaiyah (MI),Madrasah Tsanawiyah (MTs),Jawa Barat,Bantuan Operasional Siswa (BOS)

Kasus dugaan korupsi terjadi di dua tingkatan, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di seluruh Jawa Barat. (Pixabay)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM — Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menengarai adanya korupsi dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) di Madrasah Kemenag Jawa Barat.

Dari adanya dugaan tersebut, terhitung kerugian negara lebih dari Rp16 miliar. 

Kasus dugaan korupsi terjadi di dua tingkatan, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di seluruh Jawa Barat. Korupsi itu berkaitan dengan pengadaan soal ujian tahun ajaran 2018. 

"Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sedang melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana BOS, khususnya dalam pengadaan soal-soal ujian di Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah di lingkungan wilayah Kementerian Agama Jawa Barat," ujar Asisten Pidana Khusus Kejati Jabar, Riyono, melalui panggilan telepon, Jumat, 23 April 2021. 

Menurut Riyono, dana bantuan yang seharusnya dikelola oleh pihak sekolah, diambil alih pengelolaannya oleh Kelompok Kerja Madrasah (KKM) di tingkat provinsi. Dalam pengelolaan dana di KKM itulah diduga adanya korupsi yang dilakukan oleh beberapa pihak terkait. 

"Sebenarnya, dana BOS itu yang mengelola masing-masing sekolah sesuai dengan ketentuan keputusan Menteri Agama Nomor 451 tahun 2018 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah pada Madrasah tahun 2018. Dalam praktiknya, uang-uang itu dikelola oleh KKM provinsi yang tidak memiliki kewenangan untuk (pengelolaan dana BOS) itu," ucap Riyono. 

Berdasarkan hasil audit dari Kemenag, terdapat selisih dana sejumlah Rp6,2 miliar untuk tingkat MI dan Rp10,4 miliar untuk tingkat MTs. Audit itu baru mencakup perhitungan dana di tahun 2018. 

"Itu baru tahun 2018. Kita melakukan penyidikan juga untuk tahun 2017. Jadi, kerugiannya (bisa jadi) lebih," tutur Riyono. 

Untuk mengungkap kebenaran dari kasus dugaan itu, pihak Kejati akan memanggil para ketua KKM di tingkat kabupaten dan kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

5 Fakta Menarik Bandros: Bus Klasik Kebanggaan Kota Bandung

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 21:40 WIB

Jalan-jalan di Kota Bandung rasanya belum lengkap jika tidak mencoba menaiki Bandros (Bandung Tour on Bus).

Bandung Raya - Bandung, 5 Fakta Menarik Bandros: Bus Klasik Kebanggaan Kota Bandung, Bandros,Bus Klasik,Bandung Tour on Bus,Kota Bandung,wisata

Ridwan Kamil Serahkan Bantuan Masyarakat Jabar Rp1,5 Miliar bagi Rakya...

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 20:04 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,5 miliar untuk rakyat Palestina yang saat i...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Serahkan Bantuan Masyarakat Jabar Rp1,5 Miliar bagi Rakyat Palestina, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Bantuan Masyarakat Jabar,Bantuan Untuk Palestina,Bantuan bagi Palestina

Cepat dan Tanggap Darurat, Berikut Layanan dan Cara Menghubungi Call C...

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 19:05 WIB

Anda melihat peristiwa kecelakaan, kebakaran, atau kejadian darurat lainnya yang perlu bantuan oleh ahlinya? Tenang, And...

Bandung Raya - Bandung, Cepat dan Tanggap Darurat, Berikut Layanan dan Cara Menghubungi Call Center 112, Call Center 112,Cara Menghubungi 112,Layanan Tanggap Darurat,Layanan Situasi Darurat

Diamankan Polisi, Pengemudi Avanza Tabrak Lari Masih Berstatus Saksi

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 18:53 WIB

Pengemudi mobil Toyota Avanza yang berkendara ugal-ugalan dan menabrak sejumlah pengendara Kamis, 10 Juni 2021, diamanka...

Bandung Raya - Bandung, Diamankan Polisi, Pengemudi Avanza Tabrak Lari Masih Berstatus Saksi, Mobil Tabrak Lari di Bandung,Pelaku Tabrak Lari di Bandung,Mobil Toyota Avanza Putih Tabrak Lari,Kasus Tabrak Lari di Bandung,Mobil Ugal-ugalan di Bandung

Setiap Kelurahan di Kota Bandung Harus Punya Tempat Isolasi Mandiri

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 18:27 WIB

Kasus Covid-19 di Kota Bandung mengalami kenaikan. Berdasarkan data covid19.bandung.go.id, per tanggal 13 Juni 2021, ter...

Bandung Raya - Bandung, Setiap Kelurahan di Kota Bandung Harus Punya Tempat Isolasi Mandiri, Kelurahan di Kota Bandung,Tempat Isolasi Mandiri,Tempat Isolasi Mandiri di Kota Bandung,Kasus Covid-19 Kota Bandung

Catat! Ini Syarat Donor Plasma Darah Konvalesen Bagi Penyintas Covid-1...

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 15:09 WIB

Ada beberapa syarat untuk mendonor plasma darah konvalesen bagi penyintas Covid-19.

Bandung Raya - Bandung, Catat! Ini Syarat Donor Plasma Darah Konvalesen Bagi Penyintas Covid-19, plasma darah konvalesen,Penyintas Covid-19,Donor Plasma Darah Konvalesen,Syarat Donor Plasma Darah Konvalesen,pendonor plasma darah konvalesen

2 Kali Terpapar Covid-19, Masih Bisa Donor Plasma Darah Konvalesen?

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 14:46 WIB

Penyintas Covid-19 dua kali masih bisa mendonorkan plasma darah konvalesen, asalkan masih dalam keadaan sehat dan kondis...

Bandung Raya - Bandung, 2 Kali Terpapar Covid-19, Masih Bisa Donor Plasma Darah Konvalesen?, Penyintas Covid-19,plasma darah konvalesen,Ciri Terpapar Covid-19,PMI Kota Bandung,cara  donor ke PMI,Pasien Covid-19,Donor Plasma Darah Konvalesen

Tingginya Angka Gizi Buruk Melahirkan Gerakan Berikan Protein di Bandu...

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 14:26 WIB

Kondisi stunting dan malnutrisi yang semakin tinggi di Indonesia seharusnya menjadikan hal tersebut fokus utama dalam pe...

Bandung Raya - Bandung, Tingginya Angka Gizi Buruk Melahirkan Gerakan Berikan Protein di Bandung, Angka Gizi Buruk Melahirkan,Angka Gizi Buruk,Gerakan Berikan Protein,Bank Protein Ikan

artikel terkait

dewanpers