web analytics
  

Jual Produk Tercemar Banjir, Pelaku Untung Rp40 Juta Per Hari

Jumat, 23 April 2021 19:55 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Soreang, Jual Produk Tercemar Banjir, Pelaku Untung Rp40 Juta Per Hari, Jual Produk Tercemar Banjir,Kompleks Pergudangan PT INTI,Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A. Chaniago,produk cacat,minimarket,Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung,standar mutu konsumen

Dari penjualan produk yang sudah tidak layak pakai, yang dibeli dengan harga murah, pemilik minimarket peroleh keuntungan hingga Rp40 juta per hari. (Ayobandung.com/Idham Nur Indrajaya)

DAYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM — Seorang pemilik minimarket sekaligus penyewa gudang di Kompleks Pergudangan PT INTI meraup keuntungan hingga Rp40 juta per hari.

Keuntungan itu didapatkannya dengan menjual pangan olahan dan sediaan farmasi  seperti obat-obatan, kosmetik, dan peralatan kebersihan, yang sudah tidak layak pakai karena tercemar banjir.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A. Chaniago, dua orang berinisial Y dan B membeli produk-produk dari 42 gerai minimarket di Bekasi dengan harga Rp25 juta. Kemudian, tersangka DH membeli produk itu dari Y dan B denfan harga Rp330 juta.

"Jadi saudara Y dan B ini membeli produk cacat akibat banjir di Bekasi seharga Rp25 juta. Kemudian, produk-produk cacat itu dijual kembali kepada tersangka DH seharga Rp330 juta," ujar Erdi.

DH mengangkut 617.276 produk dari Gudang Anak di Cikarang ke gudang di Kompleks Pergudangan PT INTI, Jalan Moh. Toha, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Di gudang tersebut, pegawai DH mencuci dan menyortir produk-produk yang hendak dijualnya kembali dengan harga miring.

Dari hasil penjualan tersebut, DH meraup margin keuntungan hingga Rp40 juta per harinya. Konsumen yang berasal dari berbagai wilayah seperti Bandung, Sumedang, Majalengka, Majalaya, dll. tertarik untuk membeli produk yang dijual DH karena diskon 40 sampai 50 persen yang ditawarkannya.

"Dari hasil penjualan ini, pelaku bisa mendapatkan keuntungan sampai Rp40 juta sehari," tandas Erdi.

Pelaku bisa mendapatkan keuntungan begitu besar karena produk-produk yang dijualnya seharusnya tidak boleh diperjualbelikan, karena tidak memenuhi syarat keamanan dan standar mutu konsumen.

Saat Ditreskrimsus Polda Jabar melakukan pengungkapan TKP, terdapat ratusan ribu produk dalam keadaan cacat dan kadaluarsa. Sementara itu, Ditreskrimsus tengah melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah yang bersangkutan baru sekali melalukan transaksi ilegal itu atau sudah berkali-kali. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Pemkab Bandung Gelar Operasi Pasar Murah di 6 Kecamatan

Soreang Sabtu, 8 Mei 2021 | 20:33 WIB

Operasi Pasar Murah (OPM) ini digelar di 6 kecamatan, yaitu Nagreg, Kertasari, Pacet, Pangalengan, Rancabali dan Cimenya...

Bandung Raya - Soreang, Pemkab Bandung Gelar Operasi Pasar Murah di 6 Kecamatan, Operasi Pasar Murah,Operasi Pasar Murah Kabupaten Bandung,Launching OPM,Hari Raya Idulfitri 1442 H,program OPM,Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas)

Objek Wisata Kabupaten Bandung Hanya Diperuntukan Bagi Warga Lokal

Soreang Jumat, 7 Mei 2021 | 19:21 WIB

Objek wisata Kabupaten Bandung akan tetap buka setelah Idulfitri nanti. Namun terbatas bagi warga Kabupaten Bandung.

Bandung Raya - Soreang, Objek Wisata Kabupaten Bandung Hanya Diperuntukan Bagi Warga Lokal, Objek Wisata Kabupaten Bandung Barat,libur idufitri 1442 H,Bupati Bandung Dadang Supriatna,warga lokal Kabupaten Kandung,Objek Wisata di Kabupaten Bandung

Turun Hujan Sebentar, Jalan di Belakang Pemkab Bandung Banjir

Soreang Jumat, 7 Mei 2021 | 15:54 WIB

Turun Hujan Sebentar, Jalan di Belakang Pemkab Bandung Banjir

Bandung Raya - Soreang, Turun Hujan Sebentar, Jalan di Belakang Pemkab Bandung Banjir, jalan bandung banjir,Banjir Bandung,banjir kantor Pemkab Bandung,banjir Soreang,drainase meluap kantor Pemkab Bandung

Jalur Alternatif Mudik Kamojang Terpantau Lenggang

Soreang Jumat, 7 Mei 2021 | 15:13 WIB

Menurut pantauan Ayobandung.com di lapangan, arus lalu lintas di jalur alternatif Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Ba...

Bandung Raya - Soreang, Jalur Alternatif Mudik Kamojang Terpantau Lenggang, jalur alternatif mudik Bandung,Jalur Alternatif Kamojang,Kamojang,pos penyekatan Kabupaten Bandung,larangan mudik Bandung

Jumat Pagi, 46 Kendaraan Sudah Diputarbalik di Exit Tol Cileunyi

Soreang Jumat, 7 Mei 2021 | 11:19 WIB

Sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, Jumat, 7 Mei  tercatat 258 kendaraan roda dua dan empat diperiksa dokumen perjal...

Bandung Raya - Soreang, Jumat Pagi, 46 Kendaraan Sudah Diputarbalik di Exit Tol Cileunyi, Pos Penyekatan Cileunyi,kendaraan diputarbalik Cileunyi,pos penyekatan Bandung,larangan mudik Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021

Lokasi Layanan SIM Keliling Kabupaten Bandung 7 Mei 2021

Soreang Jumat, 7 Mei 2021 | 07:05 WIB

Lokasi Layanan SIM Keliling Kabupaten Bandung 7 Mei 2021

Bandung Raya - Soreang, Lokasi Layanan SIM Keliling Kabupaten Bandung 7 Mei 2021, SIM Keliling Kabupaten Bandung,Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung,Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung,Syarat SIM Keliling Kabupaten Bandung,SIM online keliling Kabupaten Bandung,SIM Online Polresta Bandung

Pemkab Bandung Luncurkan Aplikasi Bedas Smart Tourism

Soreang Kamis, 6 Mei 2021 | 18:54 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung meluncurkan aplikasi bernama Bedas Smart Tourism sebagai sarana informasi pariwisata baik t...

Bandung Raya - Soreang, Pemkab Bandung Luncurkan Aplikasi Bedas Smart Tourism, Pemkab Bandung,Bedas Smart Tourism,Aplikasi Bedas Smart Tourism,informasi pariwisata,informasi kepariwisataan di Kabupaten Bandung,aplikasi berbasis telepon pintar,Pariwisata Kabupaten Bandung

Warga Cikancung Nekat Mudik, Siap-siap Dikarantina

Soreang Kamis, 6 Mei 2021 | 18:34 WIB

Jika ditemukan ada warga yang nekat mudik pada idulfitri 1442 H maka akan dilakukan karantina sesuai dengan arahan pemer...

Bandung Raya - Soreang, Warga Cikancung Nekat Mudik, Siap-siap Dikarantina, Idulfitri 1442 H,Larangan Mudik,nekat mudik,Sanksi warga yang nekat mudik,persiapan karantina,larangan  mudik

artikel terkait

dewanpers