web analytics
  

11 Aturan Perjalanan Mudik Lebaran 2021, Wajib Genose

Jumat, 23 April 2021 13:54 WIB
Umum - Nasional, 11 Aturan Perjalanan Mudik Lebaran 2021, Wajib Genose, Mudik Lebaran,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan Mudik lebaran tahun 2021,Penegakan Aturan Larangan Mudik 2021,Aturan Larangan Mudik,aturan larangan mudik Lebaran 2021,Aturan Larangan Mudik 2021,GeNose

Ilustrasi -- Mudik Lokal. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah mengeluarkan aturan perjalanan mudik terbaru menjelang lebaran 2021 atau Idul Fitri 1442 H. Aturan tersebut memperketat perjalanan sebelum dan sesudah mudik 2021 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dilansir dari Suara.com, Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 telah resmi melarang perjalanan jarak jauh untuk melakukan mudik Lebaran pada tanggal 6 – 17 Mei 2021. Dalam aturan terbaru, pemerintah kembali memperketat pelaku perjalanan selama H-14 lebaran.

Pemerintah memperketat bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) sebelum dan sesudah peniadaan mudik 6-17 Mei 2021 yakni berlaku mulai dari 22 April – 5 Mei dan 18 Mei – 24 Mei 2021. Aturan ini mengatur tentang peniadaan mudik sementara bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi udara, laut, dan darat lintas kota/kabupaten/provinsi/negara.

Ketentuan aturan larangan mudik tersebut telah tertulis dalam Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Tujuan dari Addendum Surat Edaran ini untuk mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan penularan kasus antardaerah pada masa sebelum dan sesudah periode peniadaan mudik diberlakukan.

Addendum Surat Edaran yang dikeluarkan pemerintah berlaku efektif mulai tanggal 22 April – 5 Mei dan 18 Mei – 24 Mei 2021. Adapaun bunyi Addendum Surat Edaran berisi antara lain:

  1. Pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di Bandar Udara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.
  2. Pelaku perjalanan transportasi laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di pelabuhan sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.
  3. Pelaku perjalanan penyeberangan laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di pelabuhan sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.
  4. Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi laut untuk pelayaran terbatas dalam wilayah satu kecamatan/kabupaten/provinsi, atau dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil tes RT-PCR/rapid test antigen atau tes GeNose C19 sebagai perjalanan. Namun, akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satgas Covid-19 Daerah.
  5. Pelaku perjalanan kereta api wajib antar kota menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di stasiun kereta api sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.
  6. Pelaku perjalanan transportasi umum darat akan dilakukan tes acak rapid test antigen atau tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Daerah.
  7. Pelaku perjalanan transportasi Darat pribadi diimbau melakukan tes RT-PCR/ atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau tes GeNose C19 di rest area sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan dan akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Daerah.
  8. Pengisian e-HAC Indonesia diimbau bagi pelaku perjalanan dengan seluruh moda transportasi darat maupun pribadi. Kecuali bagi pelaku perjalanan udara dan laut wajib melakukan pengisian e-HAC Indonesia.
  9. Anak-anak dibawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR atau test antigen atau tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.
  10. Apabila hasil tes RT-PCR/rapid test antigen atau tes GeNose pelaku perjalanan negatif tapi menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.
  11. Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah yang menyelenggarakan fungsi terkait perhubungan darat/laut/udara/perkeretaapian menindaklanjuti Addendum Surat Edaran ini dengan melakukan penerbitan instrumen hukum dengan mengacu pada Addendum Surat Edaran ini dan peraturan perundang-undangan.

Begitulah aturan perjalanan mudik terbaru saat momen lebaran 2021 atau Idul Fitri 1442 H.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Update Covid-19 Indonesia Bertambah 3.080 Kasus Baru

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 17:05 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.739.750 kasus.

Umum - Nasional, Update Covid-19 Indonesia Bertambah 3.080 Kasus Baru, Update Covid-19 Indonesia,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),3.080 Kasus Baru,total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia,kasus harian Covid-19

Khawatir Bahaya, Distribusi Vaksin AstraZeneca Dihentikan Sementara

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 14:15 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memilih bersikap waspada dan menghentikan distribusi serta penggunaan batch CTMAV547.

Umum - Nasional, Khawatir Bahaya, Distribusi Vaksin AstraZeneca Dihentikan Sementara, vaksin AstraZeneca,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),vaksin AstraZeneca batch CTMAV547,Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),Distribusi Vaksin AstraZeneca Dihentikan Sementara

Diserang Banjir, Warga di Kalimantan Utara Terpaksa Tinggalkan Rumah

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 14:05 WIB

Warga beberapa desa di Kalimantan Utara terpaksa harus mengungsi ke tempat sanak saudara untuk sementara waktu.

Umum - Nasional, Diserang Banjir, Warga di Kalimantan Utara Terpaksa Tinggalkan Rumah, Kalimantan Utara,Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB),Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),Kabupaten Malinau,Banjir

Buntut Kasus Antigen Bekas, Semua Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipe...

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 11:21 WIB

Langkah tegas diambil Kementerian BUMN yang memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD). Langkah ini diambil s...

Umum - Nasional, Buntut Kasus Antigen Bekas, Semua Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat, Penggunaan alat rapid tes antigen bekas,alat rapid test antigen bekas,Kasus Alat Tes Antigen Bekas,Menteri BUMN Erick Thohir,PT Kimia Farma Diagnostika,Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Sederet Bukti Indonesia Tak Pernah Akui Israel sebagai Negara

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 11:05 WIB

Salah satunya saat timnas sepakbola Indonesia melewatkan kesempatan untuk lolos ke kompetisi internasional Piala Dunia p...

Umum - Nasional, Sederet Bukti Indonesia Tak Pernah Akui Israel sebagai Negara, Bela Palestina,Palestina,Israel Palestina,Israel Serang Palestina,Israel,Indonesia tak akui Israel

CEK FAKTA: Tes Sederhana Bebas Covid-19 dengan Tahan Napas 10 Detik

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 08:52 WIB

Beredar sebuah postingan di Facebook yang berisikan cara mendeteksi infeksi virus corona dengan mudah, sederhana, dan pr...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Tes Sederhana Bebas Covid-19 dengan Tahan Napas 10 Detik, tes Covid-19 tahan napas 10 detik,Hoaks Covid-19,tahan napas 10 detik,Hoaks,Cek Fakta,Ayobandung cek fakta

Kakorlantas: 1,5 Juta Orang Akan Kembali ke Jabodetabek

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 06:57 WIB

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, diperkirakan 1,5 juta orang bakal kembali ke...

Umum - Nasional, Kakorlantas: 1,5 Juta Orang Akan Kembali ke Jabodetabek, Kakorlantas Polri,Kakorlantas Irjen Pol Istiono,pemudik Jabodetabek,Lebaran 2021,Rapid Test Antigen Acak,Jabodetabek

6 Tewas Usai Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedung Ombo

Nasional Minggu, 16 Mei 2021 | 06:04 WIB

Koordinator Basarnas pos SAR Surakarta, Arif Sugiarto, mengatakan, penyebab terbaliknya perahu wisata tersebut lantaran...

Umum - Nasional, 6 Tewas Usai Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Waduk Kedung Ombo,perahu terbalik Waduk Kedung Ombo,wisatawan tewas Waduk Kedung Ombo,wisatawan tenggelam Waduk Kedung Ombo

artikel terkait

dewanpers