web analytics

Kotoran Telinga Ternyata Melindungi dari Infeksi

clockJumat, 23 April 2021 06:30 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Kotoran Telinga Ternyata Melindungi dari Infeksi, kesehatan telinga,telinga,cara bersihkan telinga,Sakit Telinga,Kotoran Telinga,Warna Kotoran Telinga,fungsi kotoran telinga

Ilustrasi Sakit telinga. (Ulrike Mai dari Pixabay )

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sebagian orang memiliki kebiasaan membersihkan telinga dengan cutton bud secara rutin. Namun, ada pula yang membiarkan kotoran telinga menumpuk begitu saja di telinga.

Kotoran telinga pada dasarnya diproduksi oleh sel-sel yang melapisi bagian telinga luar dan liang telinga. Kotoran telinga terdiri dari sebum yang merupakan senyawa berminyak alami yang diproduksi di kelenjar sebaceous.

"Yang menjadi tercampur dengan sel-sel kulit mati, keringat, dan kotoran," ujar Dr Deborah Lee dari Dr Fox Online Pharmacy, seperti dilansir Independent.

Tubuh memproduksi kotoran telinga dengan tujuan untuk mencoba melindungi tubuh dari infeksi. Kombinasi sebum di bagian telinga luar dengan rambut-rambut di bagian telinga luar dan liang telinga akan memerangkap kotoran dan partikel asing, serta mencegah bakteri dan virus yang berpotensi membahayakan untuk masuk lebih jauh lagi ke dalam telinga.

Merupakan hal yang normal bagi kotoran telinga untuk memiliki warna yang beragam. Beberapa di antaranya adalah kuning, oranye, cokelat, atau hitam.

Dr Lee menekankan bahwa tidak perlu khawatir bila melihat adanya perubahan warna pada kotoran telinga. Dr Lee mengatakan perubahan warna ini bukan hal yang penting untuk dikhawatirkan.

Kotoran telinga sebenarnya jarang menyebabkan masalah. Dr Lee mengatakan kotoran telinga juga secara alami akan keluar dari telinga, didorong oleh pergerakan rahang. Sebagai contoh, pergerakan rahang yang terjadi saat makan atau bicara. Tanpa disadari, kotoran yang sudah keluar akan tercuci saat seseorang mandi.

Akan tetapi. Dr Lee mengatakan sebagian orang lebih rentan untuk memiliki kotoran telinga berlebih. Kondisi ini lebih umum ditemukan pada orang-orang dengan liang telinga yang sangat sempit, sangat berambut, atau pada orang-orang yang terbiasa menggunakan headphone.

"Kotoran telinga berlebih seringkali mengganggu para lansia," jelas Dr Lee.

Ketika kotoran yang menumpuk terlalu banyak, kotoran bisa terdorong masuk lebih dalam di liang teling. Setelah itu, penyumbatan liang telinga bisa terjadi.

"Gumpalan kotoran telinga bisa berada tepat di atas gendang telinga Anda, atau bahkan menempel keras pada (gendang telinga)-nya," ungkap Dr Lee.

Bila hal tersebut terjadi, beberapa keluhan yang mengganggu bisa muncul. Sebagian di antaranya adalah sakit telinga dan terkadang tuli tiba-tiba.

Bila gumpalan kotoran telinga yang masuk ke dalam liang telinga memerangkap organisme di dalamnya, masalah infeksi telinga juga bisa terjadi. Infeksi telinga akan memunculkan perasaan yang sangat tidak nyaman.

Terkait menjaga kebersihan telinga, secara umum Dr Lee mengatakan tak perlu dilakukan upaya apa pun. Karena, lanjut Dr Lee, telinga memiliki mekanisme untuk membersihkan kotoran tersebut.

"Terima saja bahwa mekanisme alami akan mengurusnya untuk Anda," jelas Dr Lee.

American Academy of Otolaryngology juga telah mengeluarkan imbauan untuk tidak memasukkan apa pun ke dalam telinga. Seberap pun tidak nyamannya, jangan memasukkan stick tajam atau cotton bud ke dalam liang telinga.

Tindakan tersebut justru bisa memunculkan trauma pada bagian telinga luar dan memunculkan risiko infeksi. Tindakan ini juga dapat mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam ke liang telinga.

Bukan tidak mungkin, hal tersebut akan menyebabkam gendang telinga berlubang. Bila itu terjadi, pendengaran juga akan terganggu.

"(Gendang telinga berlubang) mungkin tak bisa membaik sendiri dan mungkin membutuhkan operasi untuk perbaikan," jelas Dr Lee.

Bila khawatir memiliki kotoran telinga yang menumpuk, solusi yang diberikan Dr Lee adalah menggunakan tetes kuping pada sisi kuping yang dianggap bermasalah dengan kotoran telinga. Gunakan lima tetes sebanyak dua kali per hari selama tiga hingga tujuh hari.

"Bisa dibutuhkan sekitar dua pekan untuk melihat manfaatnya. Tapi bila pada waktu ini, gejala masih dirasakan, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter," ungkap Dr Lee.

Selain itu, bila saat penggunaan tetes telinga muncul tanda infeksi, periksakan diri ke dokter segera juga. Tanda infeksi ini bisa berupa demam dan nyeri telinga yang semakin buruk.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Lemak Tak Sepenuhnya Buruk, Ini 5 Manfaat Baiknya bagi Tubuh

Sehat Selasa, 3 Agustus 2021 | 17:20 WIB

Lemak dikenal sering menggangu penampilan dan mendatangkan berbagai penyakit mulai dari obesitas, penyakit kardiovaskule...

Gaya Hidup - Sehat, Lemak Tak Sepenuhnya Buruk, Ini 5 Manfaat Baiknya bagi Tubuh, Lemak,Kesehatan,Manfaat Baik,menyerap vitamin,sumber energi,menyehatkan kulit

Kolesterol hingga Hipertensi Kabur dengan Buah Ini, Manis nan Sehat!

Sehat Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:51 WIB

Pecinta jambu biji pasti sudah tahu apa itu buah jambu kristal. Buah yang satu ini sudah banyak ditemukan di Indonesia d...

Gaya Hidup - Sehat, Kolesterol hingga Hipertensi Kabur dengan Buah Ini, Manis nan Sehat!, Jambu Kristal,manfaat jambu kristal,Khasiat Jambu Kristal,Nutrisi Jambu Kristal,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,buah obat kolesterol,buah penderita kolesterol,obat hipertensi,obat alami hipertensi,buah obat hipertensi,buah penderita hipertensi

Kolesterol hingga Diabetes Tipe 2 Kabur dengan Rempah Ini, Konsumsi Se...

Sehat Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:14 WIB

Pada masakan khas Indonesia, serai termasuk rempah yang sering digunakan. Selain menambah cita rasa pada masakan, serai...

Gaya Hidup - Sehat, Kolesterol hingga Diabetes Tipe 2 Kabur dengan Rempah Ini, Konsumsi Sekarang!, Serai,Manfaat Serai,Khasiat Serai,Obat Kolesterol,Obat Alami Diabetes,obat alami kolesterol,Obat Diabetes,obat alami diabetes tipe 2,rempah obat diabetes,rempah obat kolesterol

Seberapa Besar Potensi Penularan Covid-19 Lewat Uang Kertas-Logam?

Sehat Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:10 WIB

Penularan virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) yang menyebabkan penyakit Covid-19 masih menjadi pertanyaan dari banyak o...

Gaya Hidup - Sehat, Seberapa Besar Potensi Penularan Covid-19 Lewat Uang Kertas-Logam?, Penularan Covid-19 Lewat Uang,Penularan Covid-19 Lewat Uang Kertas,Penularan Covid-19 Lewat Uang Logam,Penularan virus corona jenis baru

Kolesterol, Diabetes, hingga Penyakit Jantung Minggat dengan Bumbu Ini...

Sehat Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:56 WIB

Selain dapat menambah cita rasa, daun bawang memiliki segudang nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Simak yuk apa sa...

Gaya Hidup - Sehat, Kolesterol, Diabetes, hingga Penyakit Jantung Minggat dengan Bumbu Ini, Jarang Diketahui!, Daun Bawang,Manfaat Daun Bawang,Khasiat Daun Bawang,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,Obat penyakit jantung,obat alami penyakit jantung,Nutrisi Daun Bawang

Cara Cek dan Download PeduliLindungi. Sertifikat Vaksin

Sehat Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:37 WIB

Sertifikat vaksin menjadi sesuatu yang penting saat ini, terutama untuk syarat perjalanan jauh. Lalu bagaimana cara cek...

Gaya Hidup - Sehat, Cara Cek dan Download PeduliLindungi. Sertifikat Vaksin, PeduliLindungi Sertifikat Vaksin,cara cek PeduliLindungi Sertifikat Vaksin,cara download PeduliLindungi Sertifikat Vaksin,PeduliLindungi Sertifikat Vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19,PeduliLindungi. sertifikat vaksin

Kolesterol hingga Diabetes Lenyap dengan Makanan Ini, Bisa Beli di Pas...

Sehat Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:32 WIB

Kecipir adalah sayuran dari tanaman merambat yang tumbuh subur di wilayah tropis, seperti Indonesia. Dikenal sebagai say...

Gaya Hidup - Sehat, Kolesterol hingga Diabetes Lenyap dengan Makanan Ini, Bisa Beli di Pasar!, Kicipir,Manfaat Kicipir,Khasiat Kicipir,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,sayuran obat kolesterol,daftar makanan obat kolesterol,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,sayuran obat diabetes,makanan obat diabetes

Kolesterol, Hipertensi hingga Diabetes Lenyap dengan Bahan Ini, Kaya K...

Sehat Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:14 WIB

Walaupun mempunyai rasa yang pahit, namun brotowali ternyata dapat memberi manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan. Ap...

Gaya Hidup - Sehat, Kolesterol, Hipertensi hingga Diabetes Lenyap dengan Bahan Ini, Kaya Khasiat!, Brotowali,Manfaat Brotowali,Khasiat brotowali,obat hipertensi,obat alami hipertensi,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,obat alami turun-temurun,cara mengolah Brotowali
dewanpers
arrow-up