web analytics

Suara Gemuruh Terdengar Hingga 4 KM, Ini Penjelasan Star Energy

clockKamis, 22 April 2021 19:04 WIB userMildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Suara Gemuruh Terdengar Hingga 4 KM, Ini Penjelasan Star Energy, Suara Gemuruh,eksploitasi panas bumi,eksploitasi panas bumi Star Energy,lokasi uji sumur,Discharge Well,produksi uap,cara mengeluarkan fluida,ledakan pipa saluran gas panas bumi

Lokasi eksploitasi panas bumi milik PT Star Energy di Pangalengan. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

PANGALENGAN, AYOBANDUNG.COM -- Suara gemuruh cukup keras terdengar dari lokasi eksploitasi panas bumi milik PT Star Energy di Pangalengan beberapa hari lalu. Tak tanggung-tanggung, berdasaran informasi, suara gemuruh tersebut terdengar sampai sejauh 4 KM dari lokasi uji sumur.

Suara gemuruh tersebut sempat membuat warga sekitar khawatir. Terlebih pada 2015 lalu terjadi longsor disertai ledakan pipa saluran gas panas bumi dari perusahaan itu. Akibat, kejadian tersebut membuat puluhan warga Kampung Cibitung, Desa Margamukti tewas. 

Tim Uji Sumur Star Energy, Rian marfiansyah mengatakan suara gemuruh tersebut berasal dari uji sumur atau Discharge Well yang dilakukan beberapa hari lalu.

Uji sumur dilakukan karena adanya pengurangan produksi uap. Discharge Well merupakan cara untuk mencari tahu penyebab pengurangan produksi dengan cara mengeluarkan fluida atau uap air dari lubang sumur ke separator.

"Penyebab pengurangan produksi itu biasanya karena ada sumbatan kotoran atau hal lain. Discharge well merupakan cara mencari tahu penyebab pengurangan produksi tersebut. Ini kegiatan rutin yang dilakukan di seluruh geothermal di dunia sebenarnya," ujar Rian, Kamis 22 April 2021.

Saat discharge well akan terdengar suara gemuruh yang disebabkan oleh pergerakan uap air yang masuk ke separator. Tingkat kebisingan dipengaruhi oleh kandungan uap dan air. Makin besar kandungan uap dibanding air maka makin keras suara yang dihasilkan.

Rian menyebut, pada selasa lalu, kandungan uap memang lebih besar, sehingga menyebabkan kerasnya suara gemuruh. Saat bersamaan, turun hujan disertai petir dan angin yang mengarah ke wilayah Pangalengan.

"Mungkin karena anginnya kencang dan mengarah ke pangalengan, jadinya suara gemuruh terdengar keras," ujarnya.

"Tidak ada dampak yang dihasilkan dari discharge itu sendiri, itu adalah suatu hal yang sudah biasa," imbuhya.

Rian melanjutkan, sebetulnya pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui surat edaran mengenai kegiatan Discharge well yang memungkinkan akan menimbulkan kebisingan.

Sosialisasi dilakukan kepada dua desa di Pangalengan. Namun diduga tidak maksimal sehingga masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui.

"Kedepan kami akan lebih meningkatkan sosialisasi," katanya.

Rian Menyebut, discharge well sendiri rencananya akan dilakukan sampai sabtu pekan ini.

"Discharge well akan dilakukan siang hari. Kalau malam hari takut mengganggu masyarakat," tutupnya.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kabupaten Bandung 3 Agustus 2021

Soreang Selasa, 3 Agustus 2021 | 06:45 WIB

Lokasi perpanjangan SIM pertama hadir di Alun-alun Cicakengka. Lokasi perpanjangan SIM kedua hadir di Permata Buah Batu...

Bandung Raya - Soreang, Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kabupaten Bandung 3 Agustus 2021, SIM Kabupaten Bandung,Perpanjangan SIM Kabupaten Bandung,Syarat Permohonan SIM Kabupaten Bandung,cara buat SIM Kabupaten Bandung,SIM Keliling Kabupaten Bandung,Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung,Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung

Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kabupaten Bandung 2 Agustus 2021

Soreang Senin, 2 Agustus 2021 | 06:33 WIB

Lokasi perpanjangan SIM pertama hadir di Halaman Polsek Majalaya. Lokasi perpanjangan SIM kedua hadir di Griya Cinunuk C...

Bandung Raya - Soreang, Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kabupaten Bandung 2 Agustus 2021, SIM Kabupaten Bandung,Perpanjangan SIM Kabupaten Bandung,Syarat Permohonan SIM Kabupaten Bandung,cara buat SIM Kabupaten Bandung,SIM Keliling Kabupaten Bandung,Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung,Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Bolehkan Penyerahan Fasos Fasum Perumahan Parsial

Soreang Minggu, 1 Agustus 2021 | 20:06 WIB

Bupati Bandung Dadang Supriatna memperbolehkan pengembang perumahan menyerahkan fasos-fasum secara parsial.

Bandung Raya - Soreang, Bupati Bandung Bolehkan Penyerahan Fasos Fasum Perumahan Parsial, Bupati Bandung Dadang Supriatna,Perumahan di Kabupaten Bandung,Pengembang Perumahan,fasos fasum

Lebih Dari 90% Perumahan di Kabupaten Bandung Belum Menyerahkan Fasos...

Soreang Minggu, 1 Agustus 2021 | 20:03 WIB

Sebagian besar Komplek perumahan di Kabupaten Bandung belum menyerahkan fasilitas sosial dan fasilitas umum kepada pemer...

Bandung Raya - Soreang, Lebih Dari 90% Perumahan di Kabupaten Bandung Belum Menyerahkan Fasos Fasum, Perumahan di Kabupaten Bandung,Fasos Fasum Perumahan,Bupati Bandung Dadang Supriatna

Wisata Gratisan Rancabali, Wisatawan Abaikan Prokes

Soreang Minggu, 1 Agustus 2021 | 19:45 WIB

Kawasan perkebunan teh di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung menjadi tempat wisata gratisan bagi wisatawan selama PP...

Bandung Raya - Soreang, Wisata Gratisan Rancabali, Wisatawan Abaikan Prokes, Kebun Teh,Wisata Gratisan,Rancabali Kabupaten Bandung

Tempat Wisata Gratisan Jadi Buruan Pelancong Saat PPKM

Soreang Minggu, 1 Agustus 2021 | 19:14 WIB

Penutupan objek wisata selama PPKM Level 3 Kabupaten Bandung, tidak lantas menyurutkan niat pelancong untuk berwisata. K...

Bandung Raya - Soreang, Tempat Wisata Gratisan Jadi Buruan Pelancong Saat PPKM, Wisata Gratisan,PPKM Level,Kebun Teh,Rancabali Kabupaten Bandung

Bantu Warga Terdampak PPKM, Polresta Bandung Bagi-Bagi Sembako

Soreang Jumat, 30 Juli 2021 | 19:50 WIB

Polresta Bandung membagikan ribuan paket sembako kepada masyarakat terdampak PPKM.

Bandung Raya - Soreang, Bantu Warga Terdampak PPKM, Polresta Bandung Bagi-Bagi Sembako, Bantu Warga,Terdampak PPKM, polresta bandung,Bagi-Bagi Sembako,Kabupaten Bandung

Guru Non-ASN Dapat Tunjangan Rp200.000/Bulan dari Pemkab Bandung

Soreang Jumat, 30 Juli 2021 | 17:20 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan tunjangan atau intensif kepada Guru non-ASN di Kabupaten Bandung.

Bandung Raya - Soreang, Guru Non-ASN Dapat Tunjangan Rp200.000/Bulan dari Pemkab Bandung, Guru Non-ASN,Tunjangan Rp200.000/Bulan,Pemkab Bandung,Kabupaten Bandung
dewanpers
arrow-up