web analytics
  

PLTB Sukabumi Bakal Punya Menara Kincir Angin Lokal Senilai Rp500 M

Kamis, 22 April 2021 12:52 WIB Administrator
Umum - Regional, PLTB Sukabumi Bakal Punya Menara Kincir Angin Lokal Senilai Rp500 M, PLTB Sukabumi,Menara Kincir Angin Lokal,Kenertec,UPC Renewables

PLTB Sukabumi Bakal Punya Menara Kincir Angin Lokal Senilai Rp500 M. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kenertec dan UPC Renewables menyatakan kesiapan untuk membangun puluhan menara kincir angin untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk mendukung kebijakan energi terbarukan Presiden Joko Widodo dan transformasi pabrik setrum negara, PLN.

Kenertec, produsen lokal menara angin skala utilitas bersertifikat ISO 9001: 2015 dan ISO 14001: 2015 berlokasi di Cilegon, Banten, dan UPC Renewables, sebuah perusahaan multinasional yang berpengalaman dalam membangun PLTB, telah sepakat untuk kembali berkolaborasi.

Sebelumnya, kedua perusahaan ini bekerjasama membangun PLTB komersial pertama di Indonesia berlokasi di Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2018, di mana Sukabumi juga diumumkan sebagai salah satu target investasi berikutnya sejak ditandatanganinya MoU dengan PLN, yang juga disaksikan oleh Presiden Joko Widodo di Washington, USA pada 2015.

Menara kincir angin buatan lokal ini akan berlokasi di Geopark Nasional Ciletuh Pelabuhanratu (GNCP), Sukabumi, dengan kontrak senilai Rp 500 miliar. Total menara akan mencapai 50-55 menara dengan tinggi sekitar 120 meter.

Komitmen kesiapan Kenertec dan UPC Renewables merupakan bagian dari dukungan kepada pemerintah Indonesia yang menargetkan pemanfaatan energi terbarukan pada tahun 2025. Selain itu, rencana pembangunan PLTB di Sukabumi juga merupakan dukungan terhadap salah satu pilar transformasi PLN, yakni penggunaan green energy sebagai pembangkit listrik masa depan.

Kesiapan pembangunan PLTB Sukabumi ini juga mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Jika terealisasi, puluhan menara kincir angin di lokasi wisata GNCP, Sukabumi, yang sudah dinobatkan sebagai situs geopark global oleh UNESCO, juga bisa menjadi ikon wisata baru kelas dunia bagi Kabupaten Sukabumi dan memperkuat citra Indonesia dan Jawa Barat yang mendukung energi bersih.

CD Choi, tim pemasaran Kenertec, berharap kolaborasi yang sangat baik antara Kenertec dan UPC Renewables dapat berhasil dan direalisasikan.

“Tidak hanya karena nilai kontraknya yang besar, tetapi lebih karena penggunaan menara kincir angin buatan dalam negeri akan memberikan peluang yang lebih besar bagi pabrikan lokal untuk berkembang di bidang energi terbarukan,” katanya.

Menara kincir angin buatan Kenertec sudah digunakan di berbagai belahan dunia, namun untuk pertama kalinya di Indonesia digunakan di PLTB Sidrap, dimana 30 turbin berspesifikasi tinggi menghasilkan kapasitas terpasang 75 MW.

Sementara itu, Senior Project Developer UPC Renewables Kalla Primista, meyakini kalau pembangunan PLTB di Ciletuh, Sukabumi, akan mendongkrak peningkatan investasi bagi wilayah tersebut. Keberadaan PLTB nantinya tidak hanya akan memberikan energi bersih dan hijau, serta nilai tambah pariwisata di Kabupaten Sukabumi, namun juga menyeimbangkan antara konservasi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Ini sebagai bentuk dukungan untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena dampak pandemi Covid-19, melalui real deliverable projects dengan manfaat nyata dan terukur,” terang Kalla.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Tahanan Meninggal Positif Covid-19, Mapolsek Indihiang Disterilkan

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:48 WIB

Usai adanya salah seorang tahanan meninggal di dalam sel dan terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid tes antigen, Map...

Umum - Regional, Tahanan Meninggal Positif Covid-19, Mapolsek Indihiang Disterilkan, tahanan mapolsek indihiang,tahanan mapolsek indihiang positif covid-19,COVID-19,Virus Corona,Tahanan meninggal,Tahanan Meninggal dalam Sel

Wagub Jabar Beberkan Alasan Lansia Belum Vaksinasi

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:36 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum membeberkan alasan lansia di Jawa Barat yang belum melakukan vaksinas...

Umum - Regional, Wagub Jabar Beberkan Alasan Lansia Belum Vaksinasi, vaksinasi lansia Jabar,Vaksinasi Lansia,Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,aturan vaksinasi lansia

Habib Bahar Siap Menerima Hukuman atas Kasus Penganiayaan

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:22 WIB

Habib Bahar bin Smith siap menerima hukuman pidana jika dirinya terbukti melanggar hukum atas kasus penganiayaan terhada...

Umum - Regional, Habib Bahar Siap Menerima Hukuman atas Kasus Penganiayaan , Habib Bahar bin Smith,Habib Bahar tersangka,Sidang Perdana Habib Bahar,sidang Habib Bahar,Sidang Habib Bahar bin Smith

11.870 Kendaraan Diputarbalikan di Pos Gentong Selama Penyekatan

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:19 WIB

Operasi Ketupat Lodaya 2021 telah selesai kemarin, Senin, 17 Mei 2021. Selama 12 hari pihak kepolisian melakukan pengama...

Umum - Regional, 11.870 Kendaraan Diputarbalikan di Pos Gentong Selama Penyekatan, Pos Gentong,Penyekatan Pos Gentong,Kendaraan Diputarbalikkan di Gentong,Jalur Gentong,Jalur Gentong Tasik

Pejabat Cianjur Gelar Nobar Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:14 WIB

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur nonton bareng pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherma da...

Umum - Regional, Pejabat Cianjur Gelar Nobar Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, Pelantikan Bupati Cianjur,bupati cianjur,wakil bupati cianjur,Nobar pelantikan bupati cianjur

Seharusnya Ditutup, Pengunjung Wisata Galunggung Malah Membludak

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 16:45 WIB

Pasalnya, masih banyak pengunjung yang memadati objek wisata pemandian air panas tersebut.

Umum - Regional, Seharusnya Ditutup, Pengunjung Wisata Galunggung Malah Membludak, Objek wisata Galunggung,Kecamatan Sukaratu,Kabupaten Tasikmalaya,Satgas penanggulangan Covid-19,Pengunjung Wisata Galunggung Malah Membludak

Memilukan, Kasus Infeksi Covid-19 India Tembus 25 juta

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 13:25 WIB

Kasus kematian akibat Covid-19 di India, pada Selasa (18 Mei 2021), juga tembus rekor dengan 4.329 kasus.

Umum - Regional, Memilukan, Kasus Infeksi Covid-19 India Tembus 25 juta, Kasus Infeksi Covid-19 India Tembus 25 juta,tsunami Covid-19,kasus positif Covid-19,kasus infeksi Covid-19,kematian akibat Covid-19,India

Usai Lebaran, Kabupaten Tasik Masih Zona Oranye

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 13:18 WIB

Wakil ketua 2 Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin menegaskan, hingga saat ini belum ada lapo...

Umum - Regional, Usai Lebaran, Kabupaten Tasik Masih Zona Oranye, Zona oranye Tasikmalaya,Kabupaten Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,Kabupaten Tasik Zona Oranye
dewanpers