web analytics
  

Dianggap Gunakan Data Anak, TikTok Digugat Pelanggaran Berat

Kamis, 22 April 2021 11:51 WIB
Umum - Internasional, Dianggap Gunakan Data Anak, TikTok Digugat Pelanggaran Berat, TikTok,Uni Eropa,Anne Longfield,Inggris,mantan komisaris anak-anak untuk Inggris

TikTok memiliki lebih dari 800 juta pengguna di seluruh dunia. Perusahaan induk ByteDance juga menghasilkan miliaran keuntungan tahun lalu, dengan sebagian besar berasal dari pendapatan iklan. (Pixabay/amrothman)

LONDON, AYOBANDUNG.COM — Anne Longfield menuduh perusahaan pengembang Tiktok sebagai layanan pengumpulan data dan jaringan sosial terselubung, yang sengaja dan berhasil menipu orang tua.

TikTok pun menghadapi gugatan hukum dari mantan komisaris anak-anak untuk Inggris itu, tentang cara mengumpulkan dan menggunakan data anak-anak.

Klaim ini diajukan atas nama jutaan anak di Inggris dan Uni Eropa yang telah menggunakan aplikasi video tersebut.

Pengacara mengajukan tuduhan, TikTok mengambil informasi pribadi anak-anak, termasuk nomor telepon, video, lokasi, tanpa peringatan yang memadai. Anak dan orang tua tidak mengetahui apa yang akan dilakukan dengan data tersebut.

Menanggapi hal ini, TikTok mengatakan pihaknya selalu menjaga privasi dan keamanan aplikasinya. Bahkan, dua hal tersebut merupakan prioritas utama TikTok untuk terus dijaga dan dilindungi.

"Kami memiliki kebijakan, proses, dan teknologi yang kuat, untuk membantu melindungi semua pengguna, dan pengguna remaja kami pada khususnya. Kami yakin klaim tersebut tidak pantas," kata TikTok, dilansir di BBC, Rabu (21 April 2021).

TikTok memiliki lebih dari 800 juta pengguna di seluruh dunia. Perusahaan induk ByteDance juga menghasilkan miliaran keuntungan tahun lalu, dengan sebagian besar berasal dari pendapatan iklan.

Sementara itu, Longfield mengatakan pada BBC alasannya fokus kepada TikTok. Menurutnya, dibandingkan dengan platform media sosial lainnya, TikTok memiliki kebijakan pengumpulan data yang berlebihan.

"TikTok adalah platform media sosial yang sangat populer yang telah membantu anak-anak tetap berhubungan dengan teman-teman mereka selama tahun yang sangat sulit. Namun, di balik lagu-lagu yang menyenangkan, tantangan menari dan tren sinkronisasi bibir ada sesuatu yang jauh lebih menyeramkan," kata Longfield.

Kasus ini diwakili oleh firma hukum Scott and Scott. Mitra Tom Southwell mengatakan, dia yakin informasi yang dikumpulkan oleh TikTok mewakili pelanggaran berat hukum perlindungan data Inggris dan Uni Eropa. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Suruh Muslimah Lepas Hijab, Perusahaan Ini Disidang

Internasional Sabtu, 8 Mei 2021 | 08:49 WIB

Hal tersebut terjadi di Perusahaan Transportasi Antarkomune Brussel (STIB-MIVB).

Umum - Internasional, Suruh Muslimah Lepas Hijab, Perusahaan Ini Disidang, Hijab,Diskriminasi,diskriminasi hijab,Islamophobia,islamofobia

Duh! Dana Covid-19 Malah Dipakai Bangun Patung Cumi Cumi

Internasional Jumat, 7 Mei 2021 | 12:18 WIB

Sebuah kota pesisir di bagian barat Jepang bernama Noto, menggunakan sebagian dana bantuan Covid-19 untuk membangun patu...

Umum - Internasional, Duh! Dana Covid-19 Malah Dipakai Bangun Patung Cumi Cumi, Patung Cumi-cumi,patung cumi cumi,patung cumi cumi di Jepang,Dana Covid-19,Dana Covid-19 Patung Cumi cumi

7.500 Pengeras Suara Canggih Dipasang di Masjidil Haram

Internasional Jumat, 7 Mei 2021 | 12:09 WIB

Masjidil Haram sekarang dilengkapi dengan 7.500 pengeras suara yang tersebar di seluruh area masjid, seperti lantai, alu...

Umum - Internasional,  7.500 Pengeras Suara Canggih Dipasang di Masjidil Haram, Masjidil Haram,Pengeras Suara,Pengeras suara masjidil haram,berita Masjidil Haram

Planet Ini Kumpulkan Gas dan Debu untuk Perberat Massa

Internasional Jumat, 7 Mei 2021 | 12:04 WIB

Teleskop Luar Angkasa Hubble mengamati kejadian unik dari eksoplanet bernama PDS 70b yang sedang mengumpulkan massa di...

Umum - Internasional, Planet Ini Kumpulkan Gas dan Debu untuk Perberat Massa, Eksoplanet,teleskop hubble,eksoplanet PDS 70b,PDS 70b,Nasa

Belum Ada Instruksi Resmi tentang Haji 2021

Internasional Jumat, 7 Mei 2021 | 11:56 WIB

Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi menegaskan belum mengeluarkan instruksi resmi terkait pelaksanaan ibadah haji 2021...

Umum - Internasional, Belum Ada Instruksi Resmi tentang Haji 2021, Jamaah haji 2021,haji 2021,Kerajaan Arab Saudi,Arab Saudi,Ketentuan resmi haji 2021

Kerajaan Inggris Jelaskan Penyebab Kematian Pangeran Philip

Internasional Kamis, 6 Mei 2021 | 22:22 WIB

Sertifikat kematian Pangeran Philip mengungkapkan keluarga kerajaan berusia 99 tahun itu meninggal dunia karena usia tua...

Umum - Internasional, Kerajaan Inggris Jelaskan Penyebab Kematian Pangeran Philip, Pangeran Philip,Pangeran Philip meninggal,Penyebab Pangeran Philip Meninggal,Kerajaan Inggris

Luar Biasa! Wanita Ini Lahirkan Bayi Kembar 9

Internasional Kamis, 6 Mei 2021 | 13:36 WIB

Seorang wanita di Mali bernama Halima Cisse berhasil melahirkan bayi kembar 9. Wanita berusia 25 tahun itu dan semua bay...

Umum - Internasional, Luar Biasa! Wanita Ini Lahirkan Bayi Kembar 9, bayi kembar 9,melahirkan bayi kembar 9,perempuan di mali,Bayi Kembar

Haji Kemungkinan Tak Akan Digelar Tahun Ini

Internasional Kamis, 6 Mei 2021 | 08:17 WIB

Arab Saudi dikabarkan bakal melarang jutaan jamaah haji dari luar negeri di tengah meningkatnya kasus virus corona dan m...

Umum - Internasional, Haji Kemungkinan Tak Akan Digelar Tahun Ini, haji 2021,Jamaah haji 2021,pelaksanaan haji 2021,haji 2021 tidak digelar,Arab Saudi

artikel terkait

dewanpers