web analytics
  

Awas, Kurang Tidur dalam Jangka Panjang Picu Risiko Demensia

Rabu, 21 April 2021 12:17 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Awas, Kurang Tidur dalam Jangka Panjang Picu Risiko Demensia, Kurang Tidur,Bahaya Kurang Tidur,Risiko Kurang Tidur,risiko terkena demensia,kurang tidur memicu demensia,faktor penyebab gangguan otak,Gangguan Tidur

[Ilustrasi] Tidak tidur nyenyak secara teratur setelah Anda mencapai usia paruh baya dapat meningkatkan risiko terkena demensia. (Freepik)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Tidak tidur nyenyak secara teratur setelah Anda mencapai usia paruh baya dapat meningkatkan risiko terkena demensia. Itu mengacu pada sebuah penelitian di Inggris yang mengikuti hampir 8 ribu orang selama 25 tahun.

Peneliti dari Universitas Paris menganalisis data dari studi longitudinal Whitehall II Inggris, yang mencatat kesehatan dan gaya hidup ribuan pegawai negeri Inggris dari tahun 1985. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal akademis Nature Communications menunjukkan bahwa responden berusia di atas 50 tahun yang secara konsisten tidur selama enam jam atau kurang dalam semalam.

Sekitar 30 persennya lebih mungkin mengembangkan demensia di usia tua. Ini terlepas dari apakah mereka memiliki faktor risiko lain seperti kondisi jantung, pola makan yang buruk, kesehatan mental yang buruk, atau kebiasaan merokok.

Meski studi ini tidak secara langsung membuktikan bahwa kurang tidur memicu demensia, namun menurut peneliti, studi ini menambah bukti bahwa kurang tidur secara terus-menerus bisa menjadi faktor penyebab gangguan otak.

“Satu teori untuk memperkuat argumentasi itu adalah bahwa racun dan protein yang menumpuk di otak dikeluarkan saat tidur, saat cairan bening yang disebut cairan serebrospinal bergerak melalui otak. Jadi ketika kurang tidur, maka akan terjadi penumpukan racun dalam otak,” kata peneliti seperti dilansir dari laman The New Daily, Rabu 21 April 2021.

Penelitian tersebut juga memperkuat studi dalam European Heart Journal yang menyoroti pentingnya tidur. Studi tersebut menemukan bahwa gangguan tidur yang parah hampir dapat menggandakan risiko wanita meninggal karena penyakit jantung. Risiko pada pria meningkat sekitar seperempat jika mereka secara teratur kurang tidur.

Demensia sendiri telah mempengaruhi sekitar satu dari 14 orang berusia di atas 65, dan sekitar satu dari enam orang di atas 80.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Minyak Kedelai Bisa Cegah Sakit Jantung

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 15:26 WIB

Sebagian besar masyarakat Indonesia kerap menggunakan minyak kelapa sawit untuk menggoreng pangan. Namun demikian, minya...

Gaya Hidup - Sehat, Minyak Kedelai Bisa Cegah Sakit Jantung, Minyak kedelai,minyak sehat,sakit jantung,mencegah sakit jantung,obat sakit jantung

Rematik Bisa Sebabkan Kecacatan, Begini Cara Mengatasinya

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 15:14 WIB

Ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dr Andry Reza Rahmadi mengatakan bahwa penyakit artritis rem...

Gaya Hidup - Sehat, Rematik Bisa Sebabkan Kecacatan, Begini Cara Mengatasinya, Rematik,Obat rematik,Rematik Asam Urat,Pemicu Rematik Asam Urat,Waspada Pemicu Rematik Asam Urat

Ketahui Sejarah Asam Urat, Agar Kamu Bisa Mengatasinya

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 13:56 WIB

Artritis gout atau peradangan sendi akibat tingginya kadar asam urat darah sebenarnya telah lama dikenal. Bahkan sejak z...

Gaya Hidup - Sehat, Ketahui Sejarah Asam Urat, Agar Kamu Bisa Mengatasinya, Asam Urat,obat asam urat,Penderita asam urat,meredakan asam urat,obat alami asam urat,sejarah asam urat,Artritis gout

Kolesterol Mengintai, Amankah Makan Telur Setiap Hari?

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 10:11 WIB

Beberapa orang mengonsumsinya setiap hari, sedangkan yang lain takut dengan kandungan kolesterol di dalamnya.

Gaya Hidup - Sehat, Kolesterol Mengintai, Amankah Makan Telur Setiap Hari?, Manfaat Telur,Makan telur setiap hari,kolesterol dalam telur,telur

Lebih Sehat Kopi Gula Putih atau Gula Merah bagi Penderita Diabetes?

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 16:22 WIB

Minum kopi dengan gula merah atau brown sugar dianggap lebih sehat daripada gula putih. Bahkan hal tersebut dianggap ta...

Gaya Hidup - Sehat, Lebih Sehat Kopi Gula Putih atau Gula Merah bagi Penderita Diabetes?, Kopi,kopi gula merah,kopi gula putih,Diabetes,Penderita Diabetes

7 Obat Alami Meredakan Asam Urat, Bisa Dibuat Sendiri

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 15:55 WIB

Asam urat atau gout membuat penderitanya nyeri, terutama di bagian sendi. Selain dengan obat, ada sejumlah bahan alami y...

Gaya Hidup - Sehat, 7 Obat Alami Meredakan Asam Urat, Bisa Dibuat Sendiri, Asam Urat,obat asam urat,Obat asam urat alami,obat asam urat gampang,obat asam urat mudah,meredakan asam urat,cara meredakan asam urat

Begini Cara Sehatkan Rambut dengan Teh Hitam

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 15:00 WIB

Menggunakan jenis teh yang tepat juga dapat membantu merawat kesehatan dan keindahan rambut.

Gaya Hidup - Sehat, Begini Cara Sehatkan Rambut dengan Teh Hitam, Sehatkan Rambut dengan Air Teh,Camellia sinensis,rambut,Teh,Teh Hitam

Pukul 12.00 Jadi Waktu Terbaik Berjemur, Ini Penjelasannya

Sehat Senin, 17 Mei 2021 | 13:54 WIB

Dokter spesialis penyakit dalam dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI), Jeffri Aloys Gunawan mengataka...

Gaya Hidup - Sehat, Pukul 12.00 Jadi Waktu Terbaik Berjemur, Ini Penjelasannya, berjemur,Manfaat Berjemur,waktu paling bagus berjemur,waktu tepat berjemur,waktu berjemur,berjemur jam berapa
dewanpers