web analytics
  

Ridwan Kamil: Kota Cirebon Saingan Kota Bandung

Rabu, 21 April 2021 20:12 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Ridwan Kamil: Kota Cirebon Saingan Kota Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Kota Cirebon,Kota Bandung,Pariwisata Kota Cirebon

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (kiri) bermain jungkat jungkit bersama seorang anak seusai peresmian Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menilai Kota Cirebon berpotensi menyaingi Kota Bandung

Emil, sapaan akrabnya, menyebut, sektor pariwisata Kota Cirebon semakin baik, terutama setelah Alun-alun Kejaksan rampung direvitalisasi. Alun-alun pusat Kota Cirebon itu diharap menjadi ikon dan magnet bagi para pelancong dari luar kota.

"Sejak ada Tol Cipali, pariwisata Kota Cirebon semakin bagus. (Kota Cirebon) saingan Kota Bandung sebenarnya," kata Emil seusai meresmikan Alun-alun Kejaksan, Rabu, 21 April 2021.

Alun-alun itu saat ini dipandang telah representatif sebagai ruang publik dan layak dikunjungi pelancong. Berbeda dengan sebelumnya yang hanya berupa lapangan berumput, Alun-alun Kejaksan kini dilengkapi pula ruang literasi, taman bermain anak, rubanah, produk UMKM, yang melengkapi Masjid Raya At Taqwa.

Dia menyebut, Alun-alun Kejaksan menjadi salah satu dari 4 alun-alun se-Jabar yang rampung direvitalisasi. Alun-alun lainnya masing-masing Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Majalengka.

Dia mengakui nilai proyek revitalisasi Alun-alun Kejaksan fantastis, sekitar Rp40 miliar, lebih besar dibanding daerah lain di Wilayah Cirebon Raya yaitu Kabupaten Majalengka yang pula baru diresmikannya hari ini.

Pekerjaan atas Alun-alun Kejaksan diperhitungkan lebih kompleks sebab meliputi pembangunan rubanah (basement) sebagai tempat parkir kendaraan pengunjung.

"Nilai proyeknya sekitar Rp40 miliar karena kita bangun basement permanen untuk sekitar 70 mobil dan 120 sepeda motor," bebernya.

Keberadaan rubanah sejak awal diproyeksikan sebagai penyelesai problem kemacetan di kawasan sekitar alun-alun. 

Wajah Alun-alun Kejaksan pun diakui Emil berbeda dengan alun-alun di daerah lain. Mempertimbangkan kepopuleran Cirebon sebagai daerah yang dikenal atas sejarahnya, dimensi sejarah pun dikedepankan pada wajah alun-alun ini.

"Beda dg alun-alun lain yang desainnya sedikit kontemporer," tambahnya.

Untuk memperkaya dukungan terhadap sektor pariwisata di kota itu, Emil salah satunya menginstruksikan jajarannya di Pemprov Jabar untuk memperbanyak hibah bis pariwisata.

Emil pula menyarankan kepala daerah setempat mengembangkan Alun-alun Kejaksan. Dia mengingatkan, fungsi alun-alun sebagai ruang segala rupa yang bernilai positif, baik ekonomi, kebudayaan, dan lainnya.

"Pak Wali (Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis), silakan (alun-alun) dikembangkan, misalnya ada air mancur, pameran karya seni, batik, dan lain-lain. Kalau ada seniman mau menyumbang karya seni, silakan," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, dia pun meminta kepala daerah membangun fasilitas fisik lainnya, antara lain jalan, jembatan, hingga ruang publik. Emil meyakini, fasilitas publik yang mumpuni, salah satunya ketersediaan ruang publik yang nyaman, akan membahagiakan warga dan bernilai ekonomis.

"Fenomena pariwisata sekarang selfie ekonomi. Asal datang ke suatu tempat, foto-foto, dan diupload (diunggah ke media sosial) pasti orang udah bahagia," paparnya.

Dia pun mengusulkan adanya petugas Satpol PP khusus yang menjaga keamanan dan kenyamanan Alun-alun Kejaksan. Petugas khusus ini dimintanya pula menjaga kebersihan dan ketertiban di alun-alun.

Seusai Alun-alun Kejaksan, Pemprov Jabar rencananya merevitalisasi pula Alun-alun Kasepuhan di Kecamatan Lemahwungkuk. Alun-alun yang berada di depan Keraton Kasepuhan itu akan direvitalisasi tahun ini.

Emil menargetkan seluruh alun-alun di 27 kota/kabupaten se-Jabar direvitalisasi. Secara umum, Emil menilai ruang publik di Jabar telah mencukupi, hanya rendah secara kualitas.

"Kecukupan ruang publik, cukup mah cukup, tapi kurang berkualitas. Contohnya Alun-alun Kejaksan dulu juga cuma lapangan aja," ungkapnya.

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis dalam kesempatan itu mengemukakan, faedah alun-alun baru telah banyak dirasakan masyarakat.

"Masyarakat sangat merasakan manfaat alun-alun. Terima kasih," ucapnya kepada gubernur.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Seribuan Pemudik Putar Arah saat Masuk Cianjur

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 21:33 WIB

Seribuan pemudik yang hendak melintas maupun mudik ke Kabupaten Cianjur terpaksa gigit jari tidak bisa merayakan Hari Ra...

Umum - Regional, Seribuan Pemudik Putar Arah saat Masuk Cianjur, Penyekatan Pemudik di Cianjur,Penyekatan Mudik Cianjur,Pemkab Cianjur

Ketika Pemudik dan Sepeda Motornya Nekat Sembunyi di Mobil Boks

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 20:48 WIB

Berbagai cara dilakukan pemudik agar bisa mudik ke kampung halamannya. Mereka berupaya agar bisa melintas dan lolos dari...

Umum - Regional, Ketika Pemudik dan Sepeda Motornya Nekat Sembunyi di Mobil Boks, Cerita Unik Mudik,Pemudik Masuk Mobil Boks,penyekatan pemudik di Tasik

Sungai Cileungsi Siaga 1, Waspadai Potensi Banjir Lintasan!

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 19:57 WIB

Masyarakat yang berada di sepanjang jalur lintas aliran Sungai Ciluengsi diimbau agar tetap waspada terhadap potensi ban...

Umum - Regional, Sungai Cileungsi Siaga 1, Waspadai Potensi Banjir Lintasan!, Sungai Cileungsi Siaga 1,Sungai Cileungsi,Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C),status aliran sungai Cileungsi-Cikeas,curah hujan di Bogor,curah hujan bogor,potensi banjir lintasan,air Hulu Sungai Cileugsi Siaga 1

Jalur Tikus Bogor Macet di Hari Pertama Penyekatan Larangan Mudik

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 19:21 WIB

Salah satunya jalan tikus di Bogor macet yakni menuju arah Bantar Kemang Bogor. Sejak pagi hingga petang tadi arus lalu...

Umum - Regional, Jalur Tikus Bogor Macet di Hari Pertama Penyekatan Larangan Mudik, Jalur Tikus Bogor Macet,Jalur Tikus di Bogor,Hari Pertama Penyekatan Larangan Mudik,jalan tikus di Bogor,jalur alternatif

Hari Pertama Larangan Mudik: 17 Ribu Kendaraan Diperiksa, 5 Ribu Diput...

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 19:11 WIB

Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Eddy Sumitro sambangi pos penyekatan mudik lebaran di Gerbang Tol Bogor di Baranangsia...

Umum - Regional, Hari Pertama Larangan Mudik: 17 Ribu Kendaraan Diperiksa, 5 Ribu Diputarbalikkan, Hari Pertama Larangan Mudik,Pemeriksaan Kendaraan Mudik,Larangan Mudik di Jabar,Mudik Jabar

Hari Pertama Larangan Mudik, 5.022 Kendaraan di Jabar Diputarbalik

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 17:32 WIB

5.022 Kendaraan di Jabar Diputarbalik di Hari Pertama Larangan Mudik

Umum - Regional, Hari Pertama Larangan Mudik, 5.022 Kendaraan di Jabar Diputarbalik, titik penyekatan Jabar,penyekatan jabar,kendaraan diputarbalik Jabar,Larangan Mudik Lebaran 2021

Lebih dari 30 Saksi Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi Dana Madrasah Jabar

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 17:05 WIB

Lebih dari 30 Saksi Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi Dana Madrasah Jabar

Umum - Regional, Lebih dari 30 Saksi Diperiksa Dugaan Kasus Korupsi Dana Madrasah Jabar, korupsi dana bos Madrasah Jabar,korupsi dana bos Jabar,korupsi dana Madrasah,korupsi dana bos madrasah,Kemenag Jabar,Kejati Jabar

Dampak Penyekatan, GT Cikarang Barat Macet 8 Km

Regional Kamis, 6 Mei 2021 | 15:43 WIB

Kemacetan sepanjang 8 kilometer terjadi di Gerbang Tol Cikarang Barat. Hal ini merupakan imbas dari adanya pemeriksaan d...

Umum - Regional, Dampak Penyekatan, GT Cikarang Barat Macet 8 Km, GT Cikarang Barat,GT Cikarang Barat Macet,GT Cikarang Barat sekarang,GT Cikarang Barat terkini,Kondisi GT Cikarang Barat

artikel terkait

dewanpers