web analytics
  

Insentif Nakes KBB Terancam Molor 11 Bulan, Ini Komentar Dewan

Rabu, 21 April 2021 18:32 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Insentif Nakes KBB Terancam Molor 11 Bulan, Ini Komentar Dewan, Insentif Nakes KBB,Insentif Nakes KBB belum dibayar,Keterlambatan pencairan insentif nakes,pencarian insentif nakes,Insentif Nakes KBB Molor,Penanganan Covid-19

Tenaga Kesehatan (Nakes). (Istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Insentif Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum dibayar selama 5 bulan. Mulai dari November 2020 hingga Maret 2021. 

Keterlambatan pencairan insentif nakes itu disebabkan perubahan nomenklatur anggaran yang semula di tanggung Pemerintah Pusat, kini menjadi beban Pemerintah Daerah. 

Terkait hal itu, DPRD KBB mendorong pemerintah daerah mempercepat perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 agar pencarian insentif segera diterima nakes. 

Jadwal reguler perubahan APBD biasa dilakukan tiap bulan September. Artinya, jika perubahan anggaran mengikuti jadwal itu, nakes terancam puasa hingga 11 bulan. 

"Kita akan coba tanyakan langkah-langkah teknis apa yang disiapkan Dinkes menghadapi perubahan aturan ini. Bagus kalau mereka punya solusi. Jika tidak, kita akan mendorong TAPD mempercepat proses perubahan APBD," kata Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KBB Bagja Setiawan, saat dihubungi, Rabu 21 April 2021. 

Insentif nakes saat ini memang belum dianggarkan di APBD 2021. Perubahan mekanisme penganggaran dari pusat ke daerah harus dibarengi dengan perubahan APBD reguler. Kecuali, jika ada aturan yang mengatur perubahan anggaran parsial seperti Penanganan Covid-19 dengan skema refokusing. 

"Ini tidak bisa melalui perubahan parsial seperti dana Penanganan Covid-19. Harus dianggarkan dulu di perubahan reguler. Makanannya kita dorong perubahannya dipercepat," ujar politisi partai PKS itu. 

Menurut Bagja, skema perubahan APBD reguler adalah solusi yang mungkin ditempuh berdasarkan regulasi yang ada. Ia minta apapun solusi yang diambil Pemkab Bandung Barat harus sesuai prosedur yang berlaku agar tak menimbulkan masalah di kemudian hari. 

Bagja mencontohkan, beberapa waktu lalu, RSUD Cililin memakai anggran jasa pelayanan (jaspel) untuk membeli APD. Secara niat itu bagus, namun menurut prosedur itu salah.

Contoh lainnya terjadi ketika gaji TKK RSUD Cikalong belum dibayar. Pihak RSUD Cikalong melakukan pinjaman uang ke RSUD Cililin. Niatnya bagus, tapi imbasnya RSUD Cililin kekurangan anggaran. 

"Jangan menyelesaikan masalah dengan masalah baru. Walau pun secara administrasi bisa dipertanggung jawabkan tapi faktanya di lapangan jadi masalah," pungkasnya. 

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.7...

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 18:34 WIB

Sebanyak 4.774 formasi bakal dibuka dalam rekrutmen CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 202...

Bandung Raya - Ngamprah, Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.774, CPNS KBB,PPPK KBB,CPNS Bandung Barat,PPPK Bandung Barat,Formasi CPNS Pemkab Bandung Barat

Wisata ke Kebun Binatang Bandung, 2 Warga Padalarang Positif Covid-19

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 17:00 WIB

Pada periode liburan Lebaran mulai 12-16 Mei 2021, angka kunjungan ke Kebun Binatang Bandung mengalami lonjakan.

Bandung Raya - Ngamprah, Wisata ke Kebun Binatang Bandung, 2 Warga Padalarang Positif Covid-19, Kebun Binatang Bandung,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Padalarang,Bandung Zoological Garden,Positif Covid-19,Rapid Test Antigen Acak,kebun binatang bandung hari ini,COVID-19

Penutupan Wisata Akibat Pengunjung Membludak Harus Jadi Pelajaran

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 16:15 WIB

Pelaku wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus memetik pelajaran dari penutupan wisata.

Bandung Raya - Ngamprah, Penutupan Wisata Akibat Pengunjung Membludak Harus Jadi Pelajaran, Penutupan Wisata,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Pelaku wisata,Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB Heri Pratomo,Kasus Covid-19

Heboh! Warga Citatah Temukan Hewan Langka Mirip Kukang Jawa

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 15:54 WIB

Penampakan hewan langka mirip kukang Jawa membuat heboh warga Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (...

Bandung Raya - Ngamprah, Heboh! Warga Citatah Temukan Hewan Langka Mirip Kukang Jawa, Kukang Jawa,kukang jawa citatah,kukang jawa bandung,warga citatah lihat kukang jawa,Hewan Langka

Resmi! Aa Umbara Dicopot dari DPD Nasdem Bandung Barat

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 12:12 WIB

Partai Nasdem resmi mencopot Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpina...

Bandung Raya - Ngamprah, Resmi! Aa Umbara Dicopot dari DPD Nasdem Bandung Barat, Aa Umbara dicopot Partai Nasdem,aa umbara tersangka korupsi,KPK Tetapkan Aa Umbara Tersangka,Aa Umbara Tersangka,aa umbara korupsi,Aa Umbara korupsi bansos,Aa Umbara,Partai NasDem

Fantastis! Omzet Jembatan Apung Waduk Saguling Capai Rp100 Juta per Bu...

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 06:38 WIB

Ada empat jembatan berbahan kayu yang mengapung di perairan Waduk Saguling, yang menghubungKan beberapa wilayah di Bandu...

Bandung Raya - Ngamprah, Fantastis! Omzet Jembatan Apung Waduk Saguling Capai Rp100 Juta per Bulan, Waduk Saguling,jembatan Waduk Saguling,Jembatan Jubang,Jembatan Sasak Bodas,Jembatan Bucin,Jembatan Surapatin

Meski Libur Lebaran, Okupansi Hotel di KBB Masih Terlalu Rendah

Ngamprah Senin, 17 Mei 2021 | 17:15 WIB

Bahkan selama periode libur Lebaran mulai 12-16 Mei 2021, okupansi hotel KBB masih lesu. 

Bandung Raya - Ngamprah, Meski Libur Lebaran, Okupansi Hotel di KBB Masih Terlalu Rendah, Libur Lebaran,Okupansi Hotel,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud),penyekatan wilayah

2 Pemudik Positif Covid-19 Ditemukan di Cimahi

Ngamprah Senin, 17 Mei 2021 | 16:20 WIB

Kedua orang pemudik tersebut hendak melakukan perjalanan ke Bandung Raya.

Bandung Raya - Ngamprah, 2 Pemudik Positif Covid-19 Ditemukan di Cimahi, Pemerintah Kota Cimahi,Pemudik Positif Covid-19,Rapid Test Antigen,Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi,Bandung Raya,Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana,Pelaksana Tugas (Plt),Kota Cimahi
dewanpers