web analytics
  

Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan

Selasa, 20 April 2021 21:40 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Pesantren Amanah Muhammadiyah di Tasikmalaya, Siapkan Ulama Masa Depan, Pesantren Amanah Muhammadiyah,Pesantren di Tasik,Ulama Masa Depan,Profil Pesantren Pesantren Amanah Muhammadiyah

Pesantren Amanah Muhammadiyah di Kota Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya adalah salah satu lembaga pendidikan yang dimiliki Persarikatan Muhammadiyah Daerah Tasikmalaya. Didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan lembaga pendidikan yang mampu melayani peserta didik memperoleh pendidikan menyeluruh yakni pendidikan agama dan pendidikan umum secara profesional.

Pendirian Pesantren Amanah Muhammadiyah tidak terlepas dari kekkhawatiran Persyarikatan Muhammadiyah atas kemungkinan langkanya sosok ulama di masa mendatang. Kekhawatiran ini sudah muncul pada Muktamar Muhammadiyah ke-39 tanggal 17–22 Januari 1975 di Padang Sumatra Barat.

Dari kekhawatiran tersebut dan sesuai dengan visi persyarikatan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tasikmalaya merasa perlu untuk membentengi akidah generasi muda muslim dengan pendidikan keagamaan yang kokoh, sekaligus berkemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Motivasi tersebut mendorong pimpinan persyarikatan dan masyarakat Tasikmalaya untuk berusaha secara maksimal mempersiapkan konsep dan mempersiapkan material (dana ). Sekalipun dalam perjalanannya tidak selalu mulus, maka berdirilah Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya berdasar surat keputusan Majlis Pemdidikan Dasar dan menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tasikmalaya No. 195/SK/III.A/I.a/98 tanggal 30 Juni 1998 untuk mulai beroperasi tahun pelajaran 1998-1999.

Selain pendalaman ilmu agama, di pesantren ini juga terdapat lembaga pendidikan formal yakni SMP dan SMA.

Pesantren yang berada di jalan Sambongjaya Nomor 50 Kelurahan Mangkubumi Kota Tasikmalaya ini memiliki visi misi yang berlandaskan Al-Quran dan Al-Sunnah dengan watak tajdid menjadi Pondok Pesantren unggulan di Tasikmalaya tahun 2014.

Misi

1. Menyiapkan peserta didik yang beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia mempunyai kemampuan yang memadai dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama yang diridhoi Allah SWT.

2. Mengamalkan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam.

3. Menjadikan Pondok Pesantren Amanah sebagai lahan perkaderan ulama, pendidik, kader persyarikatan dan kader bangsa dalam rangka melangsungkan dan menyempurnakan amal usaha Muhammadiyah.

Tujuan

1. Menjawab tuntutan dan perkembangan masyarakat yang menginginkan putra–putrinya dapat belajar di sekolah yang bermutu, terbimbing agamanya bagi perannya pada masa datang, baik secara individual yaitu menjadi hamba Allah yang taat sedangkan secaara kolegial mampu menciptakan kemakmuran di muka bumi.

2. Menampung anak–anak cerdas dan berbakat untuk dikembangkan secara optimal sehingga tersedai Sumber Daya Manusia yang berkualitas sebagai kader ummat dan bangsa pada masa datang.

3. Manjadikan arena pembinaan dan pembentukan kader inti Muhammadiyah yang siap berkompetisi di segala bidang dalam era globalisasi, dengan bekal pengetahuan agama, Iptek, keterampilan dan bahasa yang memadai.

4. Menjadikan rujukan bagi sekolah–sekolah Muhammadiyah khususnya dan Sekolah Swasta Islam (SUSI) pada umumnya.

5. Mengembangkan bakat dan potensi individu secara demokratis sesuai dengan undang-undang bahwa kemampuan individu dalam menyelesaikan program kurikuler tidak terikat oleh waktu tetapi oleh kemampuan, sedangkan bakat individu didorong dan disalurkan secara wajar (Program Akselerasi).

6. Menjadikan arena pendidikan sebagai indikasi bagi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar- benarnya dengan prestasi amal usaha (output) pendidikan yang unggul.

7. Menjadikan pusat penelitian dan pengembangan pendidikan Muhammadiyah pada masa yang akan datang.

8. Menjadikan tempat beramal (berbakti) dan mengembangkan diri kader-kader persyarikatan di bidang pendidikan dan tidak menutup kemungkinan dapat mengembangkannya di tempat-tempat lain pada pendidikan yang diyakinnya tepat sesuai dengan keadaan.

9. Mendorong lahirnya ulama cendekiawan muslim yang paripurna.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Bu Cinta Sembuh dari Covid-19, Ini Kuncinya!

Regional Sabtu, 8 Mei 2021 | 20:39 WIB

Atalia meminta masyarakat Indonesia, khususnya Jabar, untuk tidak menganggap remeh COVID-19. Meski gejala yang ia alami...

Umum - Regional, Bu Cinta Sembuh dari Covid-19, Ini Kuncinya!, Istri Gubernur Jabar,Ridwan Kamil,Atalia Praratya,Bu Cinta,Gubernur Jabar,Perjuangan sembuh dari Covid-19,Cerita penyintas Covid-19,Atalia Praratya penyintas Covid-19,pengalaman menjadi penyintas COVID-19

Ular Piton Pemakan Ayam Akhirnya Ditangkap Warga

Regional Sabtu, 8 Mei 2021 | 16:48 WIB

Keberadaan ular Piton di perkampungan penduduk sudah ramai sejak banyak warga yang melaporkan kehilangan ayam peliharaan...

Umum - Regional, Ular Piton Pemakan Ayam Akhirnya Ditangkap Warga, Ular Piton,ular piton sepanjang 5 meter,ular Piton di perkampungan penduduk,Ular Piton Pemakan Ayam,penangkapan ular piton,cara menangkap ular piton

Larangan Mudik, Jalur Arteri Purwakarta-Bandung hingga Tol Cipularang...

Regional Sabtu, 8 Mei 2021 | 16:29 WIB

Setelah ditetapkannya larangan mudik 6 sampai 17 Mei 2021 arus lalu lintas di jalur arteri Purwakarta-Bandung dan Tol Ci...

Umum - Regional, Larangan Mudik, Jalur Arteri Purwakarta-Bandung hingga Tol Cipularang Sepi, Larangan Mudik,Jalur arteri Purwakarta-Bandung,Tol Cipularang,volume kendaraan menurun,arus lalu lintas tol,mudik ke Purwakarta

Tiket Pesawat di Bandara Husein Tidak Laku Gegara Larangan Mudik

Regional Sabtu, 8 Mei 2021 | 16:17 WIB

Tiket pesawat di Bandara Husein Sastranegara tidak terjual sejak Kamis, 6 Mei 2021.

Umum - Regional, Tiket Pesawat di Bandara Husein Tidak Laku Gegara Larangan Mudik, Tiket Pesawat,Bandara Husein Sastranegara,larangan mudik Idulfitri 2021,periode larangan mudik,Tiket pesawat tidak laku

Wakapolri: Polda Jabar Sudah Putar Balikan 37.000 Kendaraan

Regional Sabtu, 8 Mei 2021 | 16:09 WIB

Sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah, Polri bersama intansi terkait melakukan kegiatan penyekatan di titik-titik y...

Umum - Regional, Wakapolri: Polda Jabar Sudah Putar Balikan 37.000 Kendaraan, Polda Jabar,Penyekatan larangan mudik,Larangan Mudik Lebaran 2021,Operasi Ketupat Lodaya 2021,titik penyekatan di jabar

Nestapa Warga Sodonghilir, 25 Tahun Jalan Rusak Berat Tanpa Perbaikan

Regional Sabtu, 8 Mei 2021 | 14:33 WIB

Kondisi jalan Taraju - Sodonghilir - Derah dan Gununganten - Parumasan sudah 25 tahun rusak berat. Badan jalan hanya ter...

Umum - Regional, Nestapa Warga Sodonghilir, 25 Tahun Jalan Rusak Berat Tanpa Perbaikan, Jalan di Tasik Rusak Berat,Warga Sodonghilir,Pembiaran jalan rusak tasik,Pemkab Tasikmalaya,Jalan Rusak,Kecelakaan Lalu Lintas,kecelakaan lalu lintas di tasikmalaya

Kasus Covid-19 Jabar Naik Seribu dalam Sehari

Regional Sabtu, 8 Mei 2021 | 13:56 WIB

Total kasus terkonfirmasi positif di Jabar mencapai 286.868 kasus.

Umum - Regional, Kasus Covid-19 Jabar Naik Seribu dalam Sehari, COVID-19,update covid jabar,Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar)

Pemudik Jabar Menuju Lebak Diputar Balik di Perbatasan Bogor-Banten

Regional Sabtu, 8 Mei 2021 | 08:34 WIB

Terpantau cukup banyak kendaraan pemudik yang diputar balik di perbatasan tersebut.

Umum - Regional, Pemudik Jabar Menuju Lebak Diputar Balik di Perbatasan Bogor-Banten, Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,mudik diputar balik,Kendaraan putar balik
dewanpers