web analytics
  

Ngaku Dimintai Rp200 Juta, Jaksa Pertanyakan Pengakuan Janggal Ajay

Senin, 19 April 2021 15:48 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Ngamprah, Ngaku Dimintai Rp200 Juta, Jaksa Pertanyakan Pengakuan Janggal Ajay, Ajay M Priatna,Eks Walikota Cimahi,Suap Ajay M Priatna,KPK Ajay M Priatna,Operasi Tangkap Tangan (OTT),KPK,OTT Ajay M Priatna,Ajay dijerat OTT

Wali Kota Cimahi Nonaktif Ajay Muhammad Priatna. (Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Sekretaris Daerah (Sekda) Cimahi Dikdik Suratno mengatakan, Ajay M Priatna Eks Walikota Cimahi dimintai uang sekitar Rp200 juta oleh orang yang mengaku sebagai penyidik dari KPK. Dikdik menyampaikan hal tersebut dalam sidang pemeriksaan saksi kasus suap yang menyeret Ajay sebagai terdakwa. 

Menurut kesaksian Dikdik, Ajay pada awalnya diminta uang sejumlah Rp1 miliar oleh orang yang disebut oleh Ajay bernama Roni.

Berdasarkan kesaksian Dikdik yang dibacakan oleh Jaksa KPK Budi Nugraha pada hari Senin, 19 April 2021, di Pengadilan Tipikor PN Kelas 1A Bandung, uang itu diminta kepada Ajay supaya pihak KPK tidak melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dengan kasus gratifikasi pengembangan RS Kasih Bunda. 

"Akhirnya Pak Ajay meminta bantuan kepada saya supaya (kebutuhan dana itu) disampaikan kepada kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk iuran sukarela," ujar Dikdik. 

Uang iuran itu pun disalurkan kepada Asisten Ekonomi Pembangunan Kantor Walikota Cimahi Ahmad Nuryana untuk selanjutnya diserahkan kepada seorang karyawan Ajay yang bernama Yanti. 

Sebelumnya, Ajay dijerat OTT pada tanggal 27 November 2020. Sejumlah pejabat pemerintahan kota Cimahi pun turut terseret dalam operasi tersebut, termasuk beberapa pihak swasta yang diduga bekerja sama dalam proyek pengembangan RS Kasih Bunda. 

Untuk memperlancar izin pengembangan, Ajay menerima uang sejumlah Rp1,6 miliar dari Hutama Yonathan selaku pemilik RS Kasih Bunda. 

Dalam persidangan, Ajay pun sempat menyebut nama "Roni" sebagai orang yang mengaku sebagai anggota KPK dan meminta uang ratusan juta kepada dirinya. Menurut pembelaan Ajay, orang itu menurunkan permintaannya menjadi Rp500 juta. Sebelum akhirnya kasus gratifikasi terkuak, uang sudah terkumpul sebanyak Rp100 juta.

Jaksa Budi mengatakan akan menyelidiki kebenaran akan kesaksian Ajay dan Dikdik dalam agenda sidang pemeriksaan terdakwa selanjutnya. Pihak KPK pun akan mencari tahu apakah pernyataan Ajay itu memang benar adanya atau sekadar siasat. 

Kalaupun kondisi itu memang merupakan fakta, Jaksa Budi pun mempertanyakan mengapa pihak Ajay tidak melaporkan permintaan itu kepada polisi atau kepada KPK

"Pertanyaannya jika memang faktanya seperti itu, kenapa yang bersangkutan tidak melaporkan kepada polisi atau kepada kami? Makanya, di persidangan kita kejar. Apakah permintaan uang itu akal-akalan terdakwa saja? Toh yang bersangkutan tertangkap juga kan," ujar Jaksa Budi saat ditemui setelah sidang. 

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Jejak Kejayaan Jalur Mudik Cikalongwetan KBB, Hancur Dilindas Tol Cipu...

Ngamprah Kamis, 6 Mei 2021 | 20:51 WIB

Arus lalu lintas di Jalan Raya Padalang menuju Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tampak lenggang, pada Kamis...

Bandung Raya - Ngamprah, Jejak Kejayaan Jalur Mudik Cikalongwetan KBB, Hancur Dilindas Tol Cipularang, Jalur Mudik Cikalongwetan,Jalur Mudik KBB,Tol Cipularang,Cerita Mudik

Halau Pemudik di Jalur Tikus, Bandung Barat Tambah 4 Pos Penyekatan

Ngamprah Kamis, 6 Mei 2021 | 11:12 WIB

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menambah 4 pos penyekatan mudik 2021. Penambahan posko ini bert...

Bandung Raya - Ngamprah, Halau Pemudik di Jalur Tikus, Bandung Barat Tambah 4 Pos Penyekatan, pos penyekatan Bandung Barat,larangan mudik Bandung Barat,titik penyekatan mudik Bandung Barat,perbatasan Bandung Barat disekat,Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021

Ratusan Nakes Bandung Barat Siap 'Colok Hidung' Pemudik Bandel

Ngamprah Kamis, 6 Mei 2021 | 11:03 WIB

Sebanyak 343 tenaga kesehatan diterjunkan untuk bersiaga di dua lokasi pos penyekatan larangan mudik 2021, Kabupaten Ban...

Bandung Raya - Ngamprah, Ratusan Nakes Bandung Barat Siap 'Colok Hidung' Pemudik Bandel, pos penyekatan Lembang,pos penyekatan Bandung Barat,pos penyekatan Padalarang,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan mudik Bandung

Hari Pertama, Pos Penyekatan Padalarang Periksa Ratusan Kendaraan Pemu...

Ngamprah Kamis, 6 Mei 2021 | 10:25 WIB

Para pemudik yang menggunakan jalur alternatif juga mendapatkan halauan.

Bandung Raya - Ngamprah, Hari Pertama, Pos Penyekatan Padalarang Periksa Ratusan Kendaraan Pemudik, pos penyekatan Padalarang,Larangan Mudik,Kendaraan Pemudik,Padalarang,Kabupaten Bandung Barat (KBB)

Resmi! Bandung Barat Tutup Semua Wisata Usai Masuk Zona Merah

Ngamprah Rabu, 5 Mei 2021 | 13:53 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi menutup seluruh objek wisata selama satu pekan, mulai 6-14 Mei 2021. Hal...

Bandung Raya - Ngamprah, Resmi! Bandung Barat Tutup Semua Wisata Usai Masuk Zona Merah, wisata bandung barat ditutup,wisata lembang ditutup,wisata lembang tutup 6-14 Mei,Wisata Lembang,Bandung Barat Zona Merah,Kabupaten Bandung Barat Zona Merah

Halau Pemudik, Gununghalu dan Cipeundeuy Dijaga Ketat

Ngamprah Rabu, 5 Mei 2021 | 13:34 WIB

Tugas perbatasan wilayah akan diserah kepada aparat di daerah yang dipimpin langsung oleh Camat. 

Bandung Raya - Ngamprah, Halau Pemudik, Gununghalu dan Cipeundeuy Dijaga Ketat, pos penyekatan Bandung Barat,Gununghalu,Cipeundeuy,mudik jalur air Cipeundeuy,Larangan Mudik Lebaran 2021

Tingkat Kematian Covid-19 Naik, Bandung Barat Zona Merah

Ngamprah Rabu, 5 Mei 2021 | 12:38 WIB

Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi satu dari dua wilayah di Jawa Barat yang kembali masuk zona merah atau daerah deng...

Bandung Raya - Ngamprah, Tingkat Kematian Covid-19 Naik, Bandung Barat Zona Merah, Kabupaten Bandung Barat Zona Merah,Bandung Barat Zona Merah,kabupaten bandung barat zona merah corona,Bandung Barat Zona Apa,Update Covid-19 Bandung Barat,Informasi Covid-19 Bandung Barat,Data Covid-19 Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat

Pemudik Curi Waktu Setelah Sahur dan Buka Puasa, Polres Cimahi Siaga 2...

Ngamprah Rabu, 5 Mei 2021 | 11:23 WIB

Guna mengantisipasi hal itu, sebanyak 600 personel gabungan disiapkan untuk menghalau pemudik di wilayah hukum Polres Ci...

Bandung Raya - Ngamprah, Pemudik Curi Waktu Setelah Sahur dan Buka Puasa, Polres Cimahi Siaga 24 Jam, Penyekatan Mudik Cimahi,pos penyekatan Cimahi,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan mudik Cimahi,Cimahi

artikel terkait

dewanpers