web analytics
  

Ateja Mask Diklaim Bisa Bunuh Virus dalam 30 Menit

Senin, 19 April 2021 15:32 WIB Restu Nugraha
Umum - Regional, Ateja Mask Diklaim Bisa Bunuh Virus dalam 30 Menit, Ateja Mask,Masker Ateja Mask,masker  Berstandar WHO,masker  Berstandar WHO bunuh virus,Masker Covid-19

Karyawan PT Ateja membuat masker kain di Batujajar, KBB, Senin 19 April 2021. (Ayobandung.com/Restu)

BATUJAJAR, AYOBANDUNG.COM -- Perusahaan tekstil asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) Ateja meluncurkan masker kain bernama Ateja Mask. Masker tersebut memiliki efisiensi filtrasi partikulat yang dapat membunuh virus dalam 30 menit.

“Memang secara filtrasi ada lapisan anti virus di depan, masker medis pun tidak memiliki keunggulan tersebut, dalam 30 menit virus pun hancur. Melalui filtrasi di depan. Ada 3 lapis masker sehingga droplet tidak bisa masuk,” kata Senior Director PT Ateja Tritunggal, Benny Judihardjo, Senin, 19 April 2021.

Menurut Benny, Ateja Mask telah melalui serangkaian uji coba. Pada tanggal 30 November 2020, Ateja Mask menjadi satu-satunya produk masker kain produksi Indonesia yang mendapatkan sertifikasi AFNOR UNS-1 atau standar masker kain yang dipergunakan di Benua Eropa.

Ateja Mask sejalan dengan acuan standar masker kain WHO melalui Interim Guidance, yaitu model masker flat-fold dinyatakan sebagai salah satu model masker yang efektif guna meredam penyebaran Covid-19. Dengan capaian itu masker kain buatan Ateja meraih sertifikat SNI bernomor seri 8914:2020.

"Ini menjadi yang pertama dan satu-satunya di tanah air yang meraih Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT-SNI) tipe C dari LSpro TEXPA Balai Besar Tekstil, yakni lembaga sertifikasi produk yang ditunjuk BSN sebagai lembaga penilai kesesuaian mutu SNI untuk lingkup produk masker kain," jelas Benny.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengapresiasi sejumlah industri yang berhasil berinovasi di tengah pandemi. Dengan inovasi, industri diharapkan dapat tumbuh dan berkembang kendati dalam situasi pandemi.

"Kita sedang beradaptasi melalui inovasi. Ciptakan kain-kain yang aman dari virus. Kain anti virus dibutuhkan untuk menahan disrupsi masa depan," kata Ridwan Kamil saat menyerahkan Sertifikat SNI Produk Ateja Mask di PT Ateja Tritunggal, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin 19 April 2021.

Ridwan Kamil memastikan Pemda Provinsi Jabar akan turut mendorong industri untuk berinovasi. Hal itu bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat dan mendongkrak ekonomi kerakyatan.  

“inovasi anti penyakit yang ujung-ujungnya untuk ekonomi kerakyatan agar harga yang dijual tidak mahal,” ucapnya.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 21:00 WIB

Penyekatan di sepanjang Jalan Mangunsarkoro sebagai pusat pertokoan utama di Kabupaten Cianjur, ternyata cukup efektif u...

Umum - Regional, Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan, Penyekatan di Cianjur,Cianjur,Belanja Lebaran,belanja lebaran di cianjur

Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:45 WIB

Menyambut libur lebaran 1442 Hijriah, objek wisata Gunung Galunggung terus berbenah. Salah satu fokus yang dipersiapkan...

Umum - Regional, Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran, Gunung Galunggung,Wisata Gunung Galunggung,Kaki gunung Galunggung,gunung galunggung dibuka,Idulfitri 2021,Lebaran 2021

1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:00 WIB

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, selama empat hari melakukan penyekatan pemudik. Selama itu 1.479 k...

Umum - Regional, 1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi, kendaraan diputarbalikkan di cirebon,kendaraan diputarbalikkan,Mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Po...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 19:25 WIB

Polisi masih memburu pedagang goreng kulit keliling yang menyebabkan 29 warga di tiga kampung di Kecamatan Cibeber kerac...

Umum - Regional, Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Polisi, keracunan Makanan,keracunan goreng kulit sapi,keracunan goreng kulit sapi cianjur,Polres Cianjur

Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 18:26 WIB

Sejak diberlakukannya aturan pelarangan mudik lebaran pada Kamis 6 Mei 2021, PT Jasa Marga mencatat sebanyak 245.496 ken...

Umum - Regional, Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%, Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Mudik Jabodetabek,Mudik Lebaran,larangan mudik lebaran

Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:40 WIB

Kepala Pusat Pengelola Pendapatan Wilayah (P3PDW) Subang Lovita Adriana mengatakan, insentif Pajak Penjualan atas Barang...

Umum - Regional, Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pajak,relaksasi pajak,Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM),Relaksasi PPnBM

Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sep...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:30 WIB

Tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021, Terminal Pasir Hayam Cianjur sepi pemudik dari luar ko...

Umum - Regional, Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sepi, Terminal Pasir Hayam Cianjur,terminal pasir hayam,mudik cianjur,Penyekatan Mudik Cianjur,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021

2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:42 WIB

Selam tiga hari pelaksanaan operasi ketupat 2021, Polres Tasikmalaya Kota telah memutar balikan ribuan kendaraan di 6 ti...

Umum - Regional, 2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota , kendaraan diputarbalikkan di tasik,kendaraan dipputarbalikkan,Polres Tasikmalaya Kota,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

artikel terkait

dewanpers