web analytics
  

Ridwan Kamil Akan Telusuri Penyebab Insentif Ribuan Nakes KBB Belum Dibayar

Senin, 19 April 2021 14:14 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Ridwan Kamil Akan Telusuri Penyebab Insentif Ribuan Nakes KBB Belum Dibayar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Nakes Kabupaten Bandung barat,Insentif Nakes KBB,Insentif Nakes KBB belum dibayar,Naker KBB belum Dibayar,Nakes KBB,Nakes KBB,Ribuan Nakes KBB Belum Dapat Insentif

Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Ayobandung.com/Restu)

BATUJAJAR, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan segera menelusuri penyebab ribuan tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum mendapat insentif Covid-19. Tercatat, hampir selama empat bulan, mulai dari Desember 2020 hingga Maret 2021 para nakes belum mendapat hak mereka.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, jumlah tenaga kesehatan di KBB berjumlah 1.618 orang. Terdiri dari 233 dokter, 41 dokter gigi, 670 perawat, dan 674 bidan. Jumlah nakes itu tersebar di 8 rumah sakit, 32 puskesmas, dan 54 klinik swasta.

Selain mencari tahu penyebabnya, penelusuran yang dilakukan Ridwan Kamil bertujuan untuk membedakan kasus serupa dengan daerah-daerah lain di Jabar.

"Insentif nakes belum dibayar ini terjadi dimana-mana. Jadi sedang saya telusuri karena level insentif itu ada yang sebagian kewajiban kabupaten, sebagian provinsi, dan ada juga pusat," Ridwan Kamil kepada wartawan di Batujajar, Senin, 19 April 2021.

Ridwan Kamil tak menampik bahwa kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bandung Barat Non Aktif Aa Umbara Sutisna, akan berpengaruh terhadap pelayanan publik dan birokrasi di KBB.

"Jadi yang KBB ditelusuri dulu itu jatah mana untuk dukungan terhadap nakes yang macetnya. Karena kita tahu KBB sedang ada permasalahan sehingga lini pelayanan publik dan birokrasinya sedang sedikit terganggu dengan masalah pak bupatinya," papar pria akrab disapa Kang Emil itu.

Emil menjanjikan permasalahan keterlambatan pencairan nakes di Bandung Barat dan daerah lain di Jawa Barat bisa segera diselesaikan pada pekan ini.

"Jadi saya dorong supaya hak nakesnya yang luar biasa bekerja sebagai pahlawan selama Covid-19 ini tidak terlambat. Komplain ini ada dari kabupaten lainnya, minggu ini coba saya urai dan selesaikan," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah KBB Asep Sodikin mengatakan, keterlambatan itu lantaran adanya perubahan pola pembayaran. Jika sebelumnya insentif nakes Covid-19 dibayarkan oleh Pemerintah Pusat, maka saat ini menjadi beban Pemerintah Daerah.

"Saya dengar ada insentif nakes yang belum cair, tapi sedang kita coba konfirmasi. Laporan dari Dinas Kesehatan bahwa kebijakan pusat insentif nakes jadi tanggung jawab daerah dulu kan tanggung jawab pusat," ungkap Asep.

Hingga saat ini pihaknya belum menerima surat dari pemerintah pusat terkait perubahan pola pembayaran yang dibebankan ke Pemerintah Daerah. Jika pun dibebankan pada Perintah Daerah, Asep akan melakukan perubahan APBD parsial.

Pihaknya mesti menunggu surat kebijakan dari pemerintah pusat tersebut sebagai dasar hukum untuk melakukan perubahan APBD parsial. Anggaran perubahan itu nantinya akan dialokasikan untuk dana insentif nakes yang belum cair sejak empat bulan lalu.

"Kalau ada surat resminya nanti dari Dinkes dan itu bisa harus dilakukan. Kalau memang memungkinkan dan ada uangnya, bisa (perubahan) parsial kita lakukan. Perubahan parsial bisa asal ada normatifnya jelas, jadi instruksinya jelas," pungkasnya.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Resmi! Bandung Barat Tutup Semua Wisata Usai Masuk Zona Merah

Ngamprah Rabu, 5 Mei 2021 | 13:53 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi menutup seluruh objek wisata selama satu pekan, mulai 6-14 Mei 2021. Hal...

Bandung Raya - Ngamprah, Resmi! Bandung Barat Tutup Semua Wisata Usai Masuk Zona Merah, wisata bandung barat ditutup,wisata lembang ditutup,wisata lembang tutup 6-14 Mei,Wisata Lembang,Bandung Barat Zona Merah,Kabupaten Bandung Barat Zona Merah

Halau Pemudik, Gununghalu dan Cipeundeuy Dijaga Ketat

Ngamprah Rabu, 5 Mei 2021 | 13:34 WIB

Tugas perbatasan wilayah akan diserah kepada aparat di daerah yang dipimpin langsung oleh Camat. 

Bandung Raya - Ngamprah, Halau Pemudik, Gununghalu dan Cipeundeuy Dijaga Ketat, pos penyekatan Bandung Barat,Gununghalu,Cipeundeuy,mudik jalur air Cipeundeuy,Larangan Mudik Lebaran 2021

Tingkat Kematian Covid-19 Naik, Bandung Barat Zona Merah

Ngamprah Rabu, 5 Mei 2021 | 12:38 WIB

Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi satu dari dua wilayah di Jawa Barat yang kembali masuk zona merah atau daerah deng...

Bandung Raya - Ngamprah, Tingkat Kematian Covid-19 Naik, Bandung Barat Zona Merah, Kabupaten Bandung Barat Zona Merah,Bandung Barat Zona Merah,kabupaten bandung barat zona merah corona,Bandung Barat Zona Apa,Update Covid-19 Bandung Barat,Informasi Covid-19 Bandung Barat,Data Covid-19 Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat

Pemudik Curi Waktu Setelah Sahur dan Buka Puasa, Polres Cimahi Siaga 2...

Ngamprah Rabu, 5 Mei 2021 | 11:23 WIB

Guna mengantisipasi hal itu, sebanyak 600 personel gabungan disiapkan untuk menghalau pemudik di wilayah hukum Polres Ci...

Bandung Raya - Ngamprah, Pemudik Curi Waktu Setelah Sahur dan Buka Puasa, Polres Cimahi Siaga 24 Jam, Penyekatan Mudik Cimahi,pos penyekatan Cimahi,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan mudik Cimahi,Cimahi

Bandung Barat Ikut Arahan Pusat Soal Larangan Mudik

Ngamprah Selasa, 4 Mei 2021 | 19:24 WIB

Pemkab Bandung Barat memastikan bakal mengikuti arahan pemerintah pusat terkait larangan mudik di hari raya Idulfitri 14...

Bandung Raya - Ngamprah, Bandung Barat Ikut Arahan Pusat Soal Larangan Mudik, Pemkab Bandung Barat,Larangan Mudik,Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan

Jelang Idulfitri, Harga Daging Sapi di KBB Meroket

Ngamprah Selasa, 4 Mei 2021 | 17:07 WIB

Permintaan besar terhadap daging sapi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat harga komoditas ini mulai meroket ke angk...

Bandung Raya - Ngamprah, Jelang Idulfitri, Harga Daging Sapi di KBB Meroket, Harga Daging Sapi di KBB Meroket,Harga Daging Sapi Jelang Lebaran,Harga Daging Sapi Naik,Harga Daging Sapi di Bandung,Kebutuhan daging sapi,Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah,kenaikan harga menjelang Lebaran

Biaya Lebih Besar, Bandung Barat Pikir-pikir Buang Sampah ke Legok Nan...

Ngamprah Selasa, 4 Mei 2021 | 16:17 WIB

Biaya pengangkutan sampah dari Kabupaten Bandung Bandung Barat (KBB) ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (T...

Bandung Raya - Ngamprah, Biaya Lebih Besar, Bandung Barat Pikir-pikir Buang Sampah ke Legok Nangka, Tempat Pengolahan dan Pengelolaan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka,TPPAS Legok Nangka,TPA Sarimukti,pembuangan sampah Bandung Barat

Jelang Lebaran, Stok Kebutuhan Pokok di Bandung Barat Aman

Ngamprah Selasa, 4 Mei 2021 | 13:32 WIB

Disperindag KBB telah memantau stok bahan pokok di sejumlah pasar Pemda Bandung Barat, yang meliputi Pasar Batujajar, Pa...

Bandung Raya - Ngamprah, Jelang Lebaran, Stok Kebutuhan Pokok di Bandung Barat Aman, Harga Bahan Pokok Bandung Barat,pasar tradisional Bandung Barat,harga ayam Bandung Barat,Disperindag KBB

artikel terkait

dewanpers