web analytics
  

Ali Ngabalin Ungkap Alasan Jokowi Belum Diumumkan Reshuffle

Senin, 19 April 2021 13:54 WIB
Umum - Nasional, Ali Ngabalin Ungkap Alasan Jokowi Belum Diumumkan Reshuffle, Reshuffle Kabinet,reshuffle menteri,Reshuffle kabinet Jokowi,Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin (Republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkap alasan Presiden Joko Widodo belum mengumumkan reshuffle kabinet.

Wacana reshuffle menguat pasca rencana peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), serta dibentuknya Kementerian Investasi.

Dewan Perwakilan Rakyat menyepakati pembentukan Kementerian Investasi serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 9 April 2021.

Ngabalin menyebut, keputusan reshuffle perlu diambil secara cermat dan bijak. Pengumuman reshuffle pun akhirnya meleset dari prediksi Ngabalin.

"Sekarang ini dilakukan adalah penataan kembali kelembagaan dan penjadwalkan bapak Presiden. Kan mesti ada SK baru dan pelantikan 2 menteri itu Menteri Investasi dan Mendikbudristek," kata Ngabalin kepada Republika, Senin, 19 April 2021.

Ngabalin menjelaskan, penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek perlu penataan kelembagaan ulang. Hal inilah yang dianggap memakan waktu. Selanjutnya, Presiden Jokowi baru akan mengatur jadwal pengumumannya.

 "Penekanannya harus dilantik menteri baru karena BKPM naik tingkat dari badan menjadi kementerian, kemudian Dikbud berubah nomenklaturnya jadi Kemendikbudristek. Itu prinsipnya. Maka harus SK baru kemudian dilantik," ujar Ngabalin.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menanggapi belum diumumkannya reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo. Pangi menduga, alasannya lantaran isu reshuffle sudah terlanjur gaduh.

Pangi mengamati, Presiden Jokowi tak menyukai ramainya isu reshuffle. Ini disebabkan Ngabalin yang menyebut reshuffle dilakukan pada pekan lalu.

"Nanti mungkin sudah tenang, situasi tidak bising lagi bahas reshuffle baru ada kejutan. Presiden selama ini, pola kapan beliau reshuffle, kan begitu modelnya," kata Pangi kepada Republika, Jumat, 16 April 2021.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

BPOM Larang 2 Obat Herbal Ini Dipakai Tangani Pasien Covid-19

Nasional Rabu, 19 Mei 2021 | 06:06 WIB

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memastikan penghentian produk herbal dengan merek Lianhua Qingwen Capsules (LQ...

Umum - Nasional, BPOM Larang 2 Obat Herbal Ini Dipakai Tangani Pasien Covid-19, BPOM,obat herbal terlarang,obat herbal Covid-19 terlarang,Lianhua Qingwen Capsules,LQC,Phellodendron,obat covid-19

Pemerintah: Vaksin Gotong Royong tak Bisa Dipalsukan

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 23:06 WIB

Pemerintah menjamin keaslian vaksin Covid-19 yang dipakai dalam program vaksinasi gotong royong. Melalui skema ini, peru...

Umum - Nasional, Pemerintah: Vaksin Gotong Royong tak Bisa Dipalsukan, vaksin gotong royong,vaksinasi gotong royong,Vaksin Sinopharm

Distributor Barang Perlu dapat Prioritas Vaksin Gotong Royong

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 22:46 WIB

Pemerintah mulai pelaksanaan program vaksinasi Gotong Royong. Vaksinasi diberikan kepada ribuan pekerja di Kawasan Indus...

Umum - Nasional, Distributor Barang Perlu dapat Prioritas Vaksin Gotong Royong, vaksinasi gotong royong,vaksin gotong royong,Distributor Barang,Dekan Fakultas Kedokteran UNPAD Yudi Mulyana Hidayat

Novel Baswedan: Presiden Jokowi Bebaskan Kami dari Tuduhan

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:24 WIB

Novel Baswedan menyampaikan rasa terima kasih atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap memberikan nam...

Umum - Nasional, Novel Baswedan: Presiden Jokowi Bebaskan Kami dari Tuduhan, 75 Pegawai KPK,Novel Baswedan,Presiden Jokowi,TWK Pegawai KPK,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Daftar Formasi CPNS dan PPPK 2021 Lengkap dari Pusat dan Daerah

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:15 WIB

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah resmi mengumumkan formasi CPNS dan Pegaw...

Umum - Nasional, Daftar Formasi CPNS dan PPPK 2021 Lengkap dari Pusat dan Daerah, Formasi CPNS 2021,Formasi PPPK 2021,Jadwal Seleksi CPNS 2021,Jadwal Seleksi PPPK 2021,KemenPANRB CPNS 2021,KemenPANRB PPPK 2021

BST Rp300 Ribu Segera Cair, Cek Daftar Penerima di Sini

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 19:11 WIB

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bakal segera mencairkan bantuan sosial tunai (BST) dalam waktu dekat. M...

Umum - Nasional, BST Rp300 Ribu Segera Cair, Cek Daftar Penerima di Sini, Bantuan Sosial Tunai (BST),BST Cair,BST 300 Ribu,bst kemensos,bst,pencairan bst,kapan BST cair,cara mencairkan bst 300 ribu

Jokowi: Waspada Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Usai Lebaran

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 18:54 WIB

Presiden Joko Widodo mengingatkan masyakarat agar waspada atas potensi peningkatan kasus baru Covid-19 pasca libur lebar...

Umum - Nasional, Jokowi: Waspada Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Usai Lebaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Lonjakan Kasus Baru Covid-19,Lonjakan Covid-19 Usai Lebaran

Vaksin AstraZeneca Disetop, Masyarakat Diminta Jangan Khawatir

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 15:44 WIB

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut masyarakat tidak perlu khawatir dengan penghentian sementara distribu...

Umum - Nasional, Vaksin AstraZeneca Disetop, Masyarakat Diminta Jangan Khawatir, vaksin AstraZeneca,vaksin astrazeneca disetop,vaksin astrazeneca dihentikan,Satgas Covid-19
dewanpers