web analytics
  

Bank BTN Biayai Rumah Prajurit TNI AD

Jumat, 16 April 2021 17:39 WIB A. Dadan Muhanda
Bisnis - Finansial, Bank BTN Biayai Rumah Prajurit TNI AD, Bank BTN,TNI AD

Agenda kerjasama Bank BTN dengan TNI AD dalam rangka pembiayaan sekitar 10.000 unit rumah setiap tahun untuk para anggota TNI AD. (Dok. Bank BTN)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Untuk menyediakan hunian bagi para prajurit negara, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menjalin kemitraan strategis dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Melalui kerja sama tersebut, Bank BTN menyatakan siap membiayai sekitar 10.000 unit rumah setiap tahun untuk para anggota TNI AD.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan pihaknya mendukung misi para petinggi TNI AD yang sangat peduli atas kebutuhan para prajuritnya akan tempat tinggal. Misi tersebut, lanjut Haru, sejalan dengan tugas yang diemban Bank BTN untuk menyediakan rumah layak bagi masyarakat Indonesia melalui program Satu Juta Rumah.

“Kerja sama ini menjadi suatu kehormatan bagi Bank BTN untuk mendukung dan mewujudkan impian para prajurit TNI AD akan hunian. Kami berkomitmen siap membiayai sekitar 10.000 unit rumah bagi para prajurit TNI AD setiap tahun dengan skema yang lebih murah dan lebih mudah,” jelas Haru di sela Seremonial Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD) di Jakarta, Jumat, 16 April 2021.

Haru optimistis komitmen tersebut dapat tercapai didukung pengalaman serta jaringan perseroan yang kuat di bidang perumahan. 

“Kami memiliki pengalaman selama lebih dari 44 tahun  menyalurkan KPR di Indonesia, sehingga kepercayaan dari TNI AD akan kami optimalkan,” terangnya.

Dalam kerjasama tersebut, Bank BTN juga akan mengelola dan mengoptimalkan dana Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD). Perseroan juga akan menyediakan banyak layanan kredit konsumer, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk para anggota TNI AD.

Haru menjelaskan terdapat dua skema kredit yang ditawarkan untuk mencapai target 10.000 unit rumah setiap tahun. Pertama, KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan suku bunga 5%, uang muka 1%, dan bantuan uang muka Rp4 juta. Untuk skema KPR ini, BTN mengalokasikan realisasi penyaluran berkisar 7.000-8.500 unit per tahun.

Kedua, Bank BTN menawarkan program KPR TWP AD yang memiliki angsuran lebih murah melalui jangka waktu panjang dan suku bunga rendah. KPR TWP AD memberikan suku bunga 5,25%, jangka waktu hingga 30 tahun, dan uang muka mulai 0%. Untuk program KPR ini, bank BTN mengalokasikan realisasi penyaluran berkisar 1.500-3.000 unit per tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Consumer and Commercial Banking Bank BTN Hirwandi Gafar menuturkan selain dua tipe KPR tersebut, kemitraan ini juga membuka kesempatan bagi para anggota TNI AD untuk mengakses layanan Kredit Ringan Tanpa Agunan (KRING) BTN Patriot, KPR BTN Patriot, dan  KPR Takeover.

“Kami juga menyediakan berbagai jasa dan layanan perbankan lainnya yang dapat dimanfaatkan TNI AD untuk mempermudah dalam operasional,  khususnya terkait layanan keuangan,” kata Hirwandi

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Masyarakat Diingatkan Waspada Investasi Ilegal, OJK Minta Lakukan Hal...

Finansial Rabu, 5 Mei 2021 | 21:48 WIB

OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Investasi Ilegal, Segera Lakukan Hal Ini

Bisnis - Finansial, Masyarakat Diingatkan Waspada Investasi Ilegal, OJK Minta Lakukan Hal Ini, ojk,investasi ilegal,ojk jabar

Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%, Masih Resesi

Finansial Rabu, 5 Mei 2021 | 11:39 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi 0,74% year on year (yoy) pada kuartal I 202...

Bisnis - Finansial,  Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%, Masih Resesi, resesi indonesia,Ekonomi Indonesia,Pertumbuhan Ekonomi Indonesia,ekonomi indonesia kuartal 1,ekonomi indonesia kuartal 1 2021

Anjlok Lagi, Harga Emas Antam Kembali Rp922.000 per Gram

Finansial Rabu, 5 Mei 2021 | 11:17 WIB

Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas Logam Mulia Antam di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung.

Bisnis - Finansial, Anjlok Lagi, Harga Emas Antam Kembali Rp922.000 per Gram, Harga Emas,Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

Tambah Delapan, Kini Sudah Ada 65 Pemungut PPN PMSE

Finansial Selasa, 4 Mei 2021 | 19:37 WIB

Direktur Jenderal Pajak telah menunjuk delapan perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai Pemungut Pajak Pertambahan Nila...

Bisnis - Finansial, Tambah Delapan, Kini Sudah Ada 65 Pemungut PPN PMSE, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Pemungut PPN PMSE,PPN Digital

Plafon KUR Tanpa Jaminan Akhirnya Dinaikkan Sampai Rp 100 Juta

Finansial Selasa, 4 Mei 2021 | 12:55 WIB

Plafon kredit usaha rakyat (KUR) tanpa jaminan dinaikkan hingga Rp100 Juta. Ini tentu akan memudahkan para pegiat UMKM d...

Bisnis - Finansial, Plafon KUR Tanpa Jaminan Akhirnya Dinaikkan Sampai Rp 100 Juta, Kredit Usaha Rakyat (KUR),Plafon KUR Dinaikkan,Plafon KUR tanpa Jaminan,Plafon KUR tanpa jaminan dinaikkan,Plafon KUR

Ternyata Mudah, Ini Cara Analisis dan Prediksi Harga Emas

Finansial Selasa, 4 Mei 2021 | 12:28 WIB

Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang digemari oleh masyarakat. Bahkan, emas sudah digunakan untuk menyimpa...

Bisnis - Finansial, Ternyata Mudah, Ini Cara Analisis dan Prediksi Harga Emas, Cara Analisis Harga Emas,Penyebab Pergerakan Harga Emas,Waktu yang Tepat untuk Berinvestasi Emas,Cara Prediksi Harga Emas

Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp933.000 per Gram

Finansial Selasa, 4 Mei 2021 | 10:34 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp930.000 per gram pada Selasa, 4 Mei 2021, atau naik Rp9.0...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp933.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga emas Antam Bandung,Harga Emas Hari ini,Harga Emas,Emas

Pemulihan Ekonomi Indonesia Diprediksi Lebih Cepat dengan Kebijakan Ga...

Finansial Senin, 3 Mei 2021 | 19:47 WIB

Perekonomian Indonesia diprediksi akan cepat pulih lantaran kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah dalam penanganan...

Bisnis - Finansial, Pemulihan Ekonomi Indonesia Diprediksi Lebih Cepat dengan Kebijakan Game Changer, Pemulihan Ekonomi Indonesia,game changer,Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI),Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI)
dewanpers