web analytics
  

Warga Cirebon Raya Protes, Tak Masuk Aglomerasi Boleh Mudik Lokal

Jumat, 16 April 2021 22:20 WIB Erika Lia
Gaya Hidup - Sehat, Warga Cirebon Raya Protes, Tak Masuk Aglomerasi Boleh Mudik Lokal, Penyekatan Mudik,Cirebon Raya,mudik lokal,Warga Cirebon Raya,Mudik Cirebon Raya

Ilustrasi -- Penyekatan Mudik. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Warga di Cirebon Raya atau diakrabi pula dengan sebutan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) memprotes ketiadaan kebijakan pergerakan perjalanan mudik di wilayah mereka tinggal.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menoleransi pergerakan perjalanan mudik di 8 wilayah se-Indonesia. Sayangnya, Wilayah Cirebon Raya/Ciayumajakuning tak termasuk di dalamnya.

Warga setempat pun protes sebab kebijakan itu dinilai tak adil. Menurut mereka, nyaris mustahil mengabaikan mudik ke daerah tetangga di wilayah Cirebon Raya yang tergolong dekat.

Mereka menilai, warga di Cirebon Raya layak diperlakukan serupa dengan warga di 8 wilayah aglomerasi lain dengan kebijakan toleransi mudik.

Salah seorang warga Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Kholid (28), menyesalkan ketiadaan toleransi mudik lokal bagi warga Cirebon Raya. Pasalnya, dia bekerja di Cirebon dan tiada libur saat Lebaran.

"Sangat disayangkan warga Ciayumajakuning tak termasuk warga yang bisa mudik lokal. Kalau saat saya kerja di Cirebon tidak boleh mudik ke Majalengka, bagaimana saya bisa ketemu istri dan keluarga di Majalengka, bagaimana saya bisa pulang," ungkapnya, Jumat, 16 April 2021.

Menurut karyawan swasta ini, mudik lokal antar warga di wilayah Cirebon Raya sedianya dapat dilakukan. Pasalnya, waktu tempuh antar daerah tak memakan waktu lama.

Kholid sendiri misalnya, setiap hari dia setidaknya hanya menempuh waktu sekitar 1 jam dari Majalengka menuju Cirebon.

"Rata-rata kan waktu tempuh antar kota, seperti dari Cirebon ke Kuningan, Majalengka, atau Indramayu hanya 1 jam. Itu pun ke pusat kotanya, sementara di kawasan perbatasan malah lebih dekat," tuturnya.

Dia berharap kebijakan itu dikaji ulang dan menambahkan Cirebon Raya sebagai wilayah ke-9 yang menoleransi pergerakan perjalanan mudik.

Protes senada disampaikan pula Yopi (39), warga Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang setiap lebaran mudik ke Kabupaten Indramayu. Kebijakan yang tak memasukkan Cirebon Raya sebagai wilayah yang mengizinkan perjalanan mudik mengesankan wilayah ini terlupakan.

"Sayang, warga Ciayumajakuning ini tidak masuk daftar yang boleh mudik antar wilayah. Pemerintah sepertinya lupa atau bagaimana untuk mencantumkan Ciayumajakuning dalam izin mudik lokal tahun ini," katanya.

Yopi sendiri menantikan dapat mudik ke Indramayu, mengingat Lebaran 2020, dia dan keluarganya tak mudik sebab adanya larangan pemerintah. Ketiadaan toleransi perjalanan mudik di Cirebon Raya menjadikan warga seolah telah dikesampingkan.

"Tolong, warga Ciayumajakuning jangan dikesampingkan dan dilupakan. Menyakitkan rasanya melihat warga di wilayah lain boleh mudik lokal, sedangkan kami tidak dibolehkan," keluhnya.

Padahal, lanjutnya, meski pandemi belum usai perjalanan antar daerah tetap dapat dilakukan warga Cirebon Raya saat ini. Ketika perjalanan mudik dilarang, dia mencemaskan hal itu sebagai kemustahilan.

"Sekarang saja perjalanan antar daerah di Ciayumajakuning tetap berlaku, masak saat Lebaran mereka enggak bisa mudik. Kalau ke luar kota lain (di luar Cirebon Raya) okelah dilarang, tapi kan rasanya enggak mungkin orang Cirebon enggak bisa mudik ke Kuningan, Majalengka, atau Indramayu yang waktu tempuhnya rata-rata 1 jam," paparnya.

Yopi mengaku, memahami aturan larangan mudik. Pandemi Covid-19 sejak tahun lalu telah membatasi aktivitas warga.

Namun, lanjutnya, saat ini warga telah mengenal Covid-19. Menurutnya, sebatas 1 wilayah dan sepanjang warga menaati protokol kesehatan, perjalanan mudik warga Cirebon Raya sejatinya dapat ditoleransi seperti di wilayah lain.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

5 Kebiasaan yang Bisa Picu Depresi

Sehat Rabu, 19 Mei 2021 | 02:33 WIB

Efek depresi dapat berlangsung lama atau bahkan berulang. Hal ini jelas akan mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berf...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Kebiasaan yang Bisa Picu Depresi, tips atasi depresi,gejala depresi,Penyebab Depresi

Penyakit Stroke Mengintai Pasca Lebaran

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 23:23 WIB

Saat lebaran tiba, banyak masyarakat yang tanpa sadar mengonsumsi makanan tinggi serat kalori dan gula berlebih. Budaya...

Gaya Hidup - Sehat, Penyakit Stroke Mengintai Pasca Lebaran, penyakit stroke,Lebaran,Penyebab Stroke,Makanan Penyebab Stroke

4 Manfaat Melamun, Redakan Stres dan Picu Kreativitas

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 22:32 WIB

Melamun kerap diasosiasikan sebagai pekerjaan bagi si pemalas. Padahal nyatanya, melamun memiliki manfaat baik bagi kese...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Manfaat Melamun, Redakan Stres dan Picu Kreativitas, Melamun,Manfaat Melamun,Dampak Melamun

Luar Biasa! Ini Manfaat Rutin Minum Air Putih di Pagi Hari

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 19:52 WIB

Apakah Anda terbiasa minum air putih pada pagi hari setelah bangun tidur? Ternyata rutinitas ini memiliki banyak manfaat...

Gaya Hidup - Sehat, Luar Biasa! Ini Manfaat Rutin Minum Air Putih di Pagi Hari, Air Minum,Minum Air Putih,manfaat minum air putih,rutin minum air putih

Gerakan dan Kebiasaan Sederhana untuk Menurunkan Berat Badan

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 19:20 WIB

Strategi yang tepat dapat mempermudah dan mengoptimalkan proses penurunan berat badan. Beberapa pelatih olahraga selebri...

Gaya Hidup - Sehat, Gerakan dan Kebiasaan Sederhana untuk Menurunkan Berat Badan, menurunkan berat badan,Cara Menurunkan Berat Badan,Tips Menurunkan Berat Badan,cara mudah menurunkan berat badan,gerakan menurunkan berat badan

Minyak Kedelai Bisa Cegah Sakit Jantung

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 15:26 WIB

Sebagian besar masyarakat Indonesia kerap menggunakan minyak kelapa sawit untuk menggoreng pangan. Namun demikian, minya...

Gaya Hidup - Sehat, Minyak Kedelai Bisa Cegah Sakit Jantung, Minyak kedelai,minyak sehat,sakit jantung,mencegah sakit jantung,obat sakit jantung

Rematik Bisa Sebabkan Kecacatan, Begini Cara Mengatasinya

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 15:14 WIB

Ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dr Andry Reza Rahmadi mengatakan bahwa penyakit artritis rem...

Gaya Hidup - Sehat, Rematik Bisa Sebabkan Kecacatan, Begini Cara Mengatasinya, Rematik,Obat rematik,Rematik Asam Urat,Pemicu Rematik Asam Urat,Waspada Pemicu Rematik Asam Urat

Ketahui Sejarah Asam Urat, Agar Kamu Bisa Mengatasinya

Sehat Selasa, 18 Mei 2021 | 13:56 WIB

Artritis gout atau peradangan sendi akibat tingginya kadar asam urat darah sebenarnya telah lama dikenal. Bahkan sejak z...

Gaya Hidup - Sehat, Ketahui Sejarah Asam Urat, Agar Kamu Bisa Mengatasinya, Asam Urat,obat asam urat,Penderita asam urat,meredakan asam urat,obat alami asam urat,sejarah asam urat,Artritis gout

artikel terkait

dewanpers