web analytics
  

Ini Permintaan 'Maaf' Jokowi Karena Larang Mudik Lebaran

Jumat, 16 April 2021 20:47 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Ini Permintaan 'Maaf' Jokowi Karena Larang Mudik Lebaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi),jokowi,jokowi mudik,Larangan Mudik,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,mudik,Mudik Lebaran,COVID-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (instagram@jokowi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah/2021 masih dilalui umat muslim di tengah pandemi sehingga upaya pencegahan penyebaran wabah COVID-19 terus dilakukan. Dalam upaya tersebut, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik pada libur Lebaran tahun ini, yang berlaku sejak 6 hingga 17 Mei 2021.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mengikuti kebijakan pemerintah ini sebagai bagian dari ikhtiar atau usaha memutus penyebaran COVID-19.

“Saya mengerti kita semuanya pasti rindu sanak saudara di saat-saat seperti ini, apalagi di Lebaran nanti, tapi mari kita utamakan keselamatan bersama dengan tidak mudik ke kampung halaman. Mari kita isi Ramadan dengan ikhtiar memutus rantai penularan wabah demi keselamatan seluruh sanak saudara kita dan juga diri kita sendiri dan seluruh masyarakat,” ujarnya, Jumat 16 April 2021, yang juga diunggah di kanal YouTube Sekretariat Kabinet.

Jokowi menjelaskan, kebijakan pelarangan mudik ini diputuskan setelah melalui berbagai macam pertimbangan. Pertimbangan pertama adalah, terjadinya peningkatan tren kasus COVID-19 pasca empat kali libur panjang di tahun 2020.

“Pertama, saat libur Idulfitri tahun lalu terjadi kenaikan kasus harian hingga 93 persen dan terjadi tingkat kematian mingguan hingga 66 persen,” ujar Presiden.

Kemudian, libur panjang pada 20-23 Agustus 2020 mengakibatkan terjadi kenaikan kasus hingga 119 persen dan tingkat kematian mingguan meningkat mencapai 57 persen. Sedangkan libur panjang pada 28 Oktober-1 November 2020 menyebabkan terjadinya kenaikan kasus hingga 95 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan mencapai 75 persen.

“Terakhir yang keempat, terjadi kenaikan saat libur di akhir tahun 24 Desember 2020-3 Januari 2021, mengakibatkan kenaikan jumlah kasus harian mencapai 78 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan hingga 46  persen,” ungkap Jokowi.

Pertimbangan lainnya, terang Presiden, bahwa Indonesia harus menjaga tren penurunan kasus aktif yang terjadi dalam dua bulan terakhir, yaitu menurun dari 176.672 kasus pada 5 Februari menjadi 108.032 kasus pada 15 April.

“Penambahan kasus harian juga sudah relatif menurun. Kita pernah mengalami 14-15 ribu kasus per hari pada bulan Januari 2021 tapi kini berada di kisaran 4-6 ribu kasus per hari,” ujarnya.

Tren kesembuhan juga terus mengalami peningkatan. Pada 1 Maret tercatat sebanyak 1.151.915 pasien yang sembuh atau 85,88 persen dari total kasus, sedangkan pada 15 April meningkat menjadi 1.438.254 pasien sembuh atau telah mencapai 90,5 persen sembuh dari total kasus.

Presiden Jokowi menyampaikan, tren penanganan COVID-19 yang positif tersebut harus terus dijaga, termasuk melalui kebijakan peniadaan mudik yang diambil oleh pemerintah. “Oleh karena itu, kita harus betul-betul menjaga bersama momentum yang sangat baik. Untuk itulah pada Lebaran kali ini pemerintah memutuskan melarang mudik bagi ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta dan seluruh masyarakat,” ujar Jokowi.
 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Pemerintah: Vaksin Gotong Royong tak Bisa Dipalsukan

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 23:06 WIB

Pemerintah menjamin keaslian vaksin Covid-19 yang dipakai dalam program vaksinasi gotong royong. Melalui skema ini, peru...

Umum - Nasional, Pemerintah: Vaksin Gotong Royong tak Bisa Dipalsukan, vaksin gotong royong,vaksinasi gotong royong,Vaksin Sinopharm

Distributor Barang Perlu dapat Prioritas Vaksin Gotong Royong

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 22:46 WIB

Pemerintah mulai pelaksanaan program vaksinasi Gotong Royong. Vaksinasi diberikan kepada ribuan pekerja di Kawasan Indus...

Umum - Nasional, Distributor Barang Perlu dapat Prioritas Vaksin Gotong Royong, vaksinasi gotong royong,vaksin gotong royong,Distributor Barang,Dekan Fakultas Kedokteran UNPAD Yudi Mulyana Hidayat

Novel Baswedan: Presiden Jokowi Bebaskan Kami dari Tuduhan

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:24 WIB

Novel Baswedan menyampaikan rasa terima kasih atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap memberikan nam...

Umum - Nasional, Novel Baswedan: Presiden Jokowi Bebaskan Kami dari Tuduhan, 75 Pegawai KPK,Novel Baswedan,Presiden Jokowi,TWK Pegawai KPK,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Daftar Formasi CPNS dan PPPK 2021 Lengkap dari Pusat dan Daerah

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:15 WIB

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah resmi mengumumkan formasi CPNS dan Pegaw...

Umum - Nasional, Daftar Formasi CPNS dan PPPK 2021 Lengkap dari Pusat dan Daerah, Formasi CPNS 2021,Formasi PPPK 2021,Jadwal Seleksi CPNS 2021,Jadwal Seleksi PPPK 2021,KemenPANRB CPNS 2021,KemenPANRB PPPK 2021

BST Rp300 Ribu Segera Cair, Cek Daftar Penerima di Sini

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 19:11 WIB

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bakal segera mencairkan bantuan sosial tunai (BST) dalam waktu dekat. M...

Umum - Nasional, BST Rp300 Ribu Segera Cair, Cek Daftar Penerima di Sini, Bantuan Sosial Tunai (BST),BST Cair,BST 300 Ribu,bst kemensos,bst,pencairan bst,kapan BST cair,cara mencairkan bst 300 ribu

Jokowi: Waspada Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Usai Lebaran

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 18:54 WIB

Presiden Joko Widodo mengingatkan masyakarat agar waspada atas potensi peningkatan kasus baru Covid-19 pasca libur lebar...

Umum - Nasional, Jokowi: Waspada Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Usai Lebaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Lonjakan Kasus Baru Covid-19,Lonjakan Covid-19 Usai Lebaran

Vaksin AstraZeneca Disetop, Masyarakat Diminta Jangan Khawatir

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 15:44 WIB

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut masyarakat tidak perlu khawatir dengan penghentian sementara distribu...

Umum - Nasional, Vaksin AstraZeneca Disetop, Masyarakat Diminta Jangan Khawatir, vaksin AstraZeneca,vaksin astrazeneca disetop,vaksin astrazeneca dihentikan,Satgas Covid-19

Kapal Cina Temukan Potongan Kapal Selam KRI Nanggala-402

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 14:47 WIB

Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan salah satu Kapal Cina telah menemukan beberapa potongan badan kapa...

Umum - Nasional, Kapal Cina Temukan Potongan Kapal Selam KRI Nanggala-402, KRI Nanggala-402,KRI Nanggala 402 Hilang,Potongan badan KRI Nanggala 402,Kapal China

artikel terkait

dewanpers