web analytics
  

Waduh, Utang Indonesia Naik Jadi 6.166,13 Triliun

Jumat, 16 April 2021 11:22 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bisnis - Finansial, Waduh, Utang Indonesia Naik Jadi 6.166,13 Triliun, Utang Indonesia Naik,Bank Indonesia,BI,Pandemi Covid-19,Utang Luar Negeri,Utang Luar Negeri Indonesia,ULN,ULN Indonesia

Rupiah. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2021 tetap terkendali. Posisi ULN Indonesia pada akhir Februari 2021 tercatat sebesar 422,6 miliar dolar AS atau Rp 6.166,13 triliun.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono menyampaikan, nilai tersebut tumbuh 4,0 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 2,7 persen (yoy). Peningkatan pertumbuhan ULN didorong oleh ULN Pemerintah dan ULN swasta.  

"ULN Pemerintah tetap terkendali dan dikelola secara terukur dan berhati-hati," katanya dalam keterangan pers dikutip dari Republika (Jaringan Ayobandung.com), Jumat, 16 April 2021.

Secara tahunan, ULN Pemerintah tumbuh 4,6 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Januari 2021 sebesar 2,8 persen (yoy). Seiring dengan upaya penanganan dampak pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 dan akselerasi program vaksinasi serta perlindungan sosial pada triwulan I 2021.

Dalam memenuhi target pembiayaan APBN tahun 2021, Pemerintah memiliki strategi salah satunya memprioritaskan dan mengoptimalkan sumber pembiayaan dari dalam negeri. Sedangkan sumber dari luar negeri sebagai pelengkap.

Di samping itu, Pemerintah juga lebih mengutamakan pengadaan utang dengan tenor menengah-panjang, serta melakukan pengelolaan portofolio utang secara aktif untuk mengendalikan biaya dan risiko utang. Pemerintah tetap mengelola ULN Pemerintah secara terukur dan berhati-hati untuk mendukung belanja prioritas Pemerintah.

Antara lain sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (17,7 persen dari total ULN Pemerintah), sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (17,2 persen), sektor jasa pendidikan (16,3 persen), sektor konstruksi (15,3 persen), dan sektor jasa keuangan dan asuransi (12,7 persen).

"Posisi ULN Pemerintah pada Februari 2021 mencapai 209,2 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya sebesar 210,8 miliar dolar AS," katanya.

ULN swasta tetap didominasi oleh ULN jangka panjang. Pertumbuhan ULN swasta tercatat 3,4 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 2,5 persen (yoy). Perkembangan ini didorong oleh pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (PBLK) sebesar 5,9 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 5,1 persen (yoy).

Antara lain didorong oleh penerbitan global bond korporasi di sektor pertambangan. Sementara itu, ULN lembaga keuangan terkontraksi 4,9 persen (yoy), lebih rendah dari kontraksi pada bulan sebelumnya sebesar 6,1 persen (yoy).

Berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar dengan pangsa mencapai 77,3 persen dari total ULN swasta bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan.

Dengan perkembangan tersebut, posisi ULN swasta pada Februari 2021 sebesar 210,5 miliar dolar AS, didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 78,0 persen terhadap total ULN swasta. BI memandang struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

"ULN Indonesia pada Februari 2021 tetap terkendali, tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tetap terjaga di kisaran 39,7 persen, relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 39,6 persen," katanya.

Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap sehat, ditunjukkan oleh ULN Indonesia yang tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang, dengan pangsa mencapai 89,0 persen dari total ULN. Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional. Dengan meminimalisasi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Ingin Belajar Investasi? Mari Memulai dari Reksadana

Finansial Selasa, 18 Mei 2021 | 11:45 WIB

 Investasi apa yang cocok untuk pemula? Jawaban yang paling sering ditemukan adalah reksadana.

Bisnis - Finansial, Ingin Belajar Investasi? Mari Memulai dari Reksadana, Belajar Investasi,Pemula,Reksadana,Saham,Manajer Investasi

Usai Lebaran, Harga Emas Antam Melesat ke Rp947.000 per Gram

Finansial Selasa, 18 Mei 2021 | 10:01 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp947.000 per gram pada Selasa, 18 Mei 2021, atau naik Rp10...

Bisnis - Finansial, Usai Lebaran, Harga Emas Antam Melesat ke Rp947.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

GoTo Resmi Meluncur, Gojek dan Tokopedia Berjalan Seperti Biasa

Finansial Selasa, 18 Mei 2021 | 06:22 WIB

Hanya grup finansial dan merchant yang memakai nama baru, yakni GoTo Financial.

Bisnis - Finansial, GoTo Resmi Meluncur, Gojek dan Tokopedia Berjalan Seperti Biasa, GoTo,Gojek,Tokopedia,Gojek Tokopedia merger,CEO GoTo,Presiden GoTo,GoTo Financial

Gojek dan Tokopedia Resmi Perkenalkan GoTo

Finansial Senin, 17 Mei 2021 | 13:00 WIB

Gojek, platform layanan on-demand dan pembayaran serta finansial terkemuka di Asia Tenggara, dan Tokopedia, perusahaan t...

Bisnis - Finansial, Gojek dan Tokopedia Resmi Perkenalkan GoTo, Gojek,Tokopedia,GoTo,Gojek Tokopedia merger,investor GoTo,CEO GoTo,Presiden GoTo

Harga Emas Antam Awal Pekan Naik Jadi Rp937.000 per Gram

Finansial Senin, 17 Mei 2021 | 10:30 WIB

Harga Emas Antam Awal Pekan Naik Jadi Rp937.000 per Gram

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Awal Pekan Naik Jadi Rp937.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

Temukan Berbagai Promo Menarik HUT ke-60 bank bjb di Website bjb 60ver...

Finansial Minggu, 16 Mei 2021 | 10:37 WIB

Dengan tagline Melaju Penuh Energi Wujudkan Visi Negeri, bank bjb tahun ini menggelar berbagai promo yang dapat dinikmat...

Bisnis - Finansial, Temukan Berbagai Promo Menarik HUT ke-60 bank bjb di Website bjb 60versary, bank bjb,HUT ke-60 bank bjb,bjb Lucky Birthday 60,promo HUT bank bjb,bjb DIGI,bjb digicash,bjb 60versary

Ingin Maju ke Jenjang Serius? Intip Tips Kelola Keuangan Saat Pacaran

Finansial Minggu, 16 Mei 2021 | 08:45 WIB

Masa-masa berpacaran biasanya identik dengan pengeluaran boros, entah untuk makan bersama, menonton, atau membeli benda-...

Bisnis - Finansial, Ingin Maju ke Jenjang Serius? Intip Tips Kelola Keuangan Saat Pacaran, Prinsip Perencanaan Keuangan,Perencanaan Keuangan,tips perencanaan keuangan,rencanakan keuangan,tips menabung

Kenaikan Tarif PPN Dinilai Tambah Beban Hidup Masyarakat

Finansial Jumat, 14 Mei 2021 | 06:04 WIB

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, rencana kenaikan tarif pajak pertambahan nilai a...

Bisnis - Finansial,  Kenaikan Tarif PPN Dinilai Tambah Beban Hidup Masyarakat , Kenaikan PPN,Pajak Pertambahan Nilai (PPN),PPN Naik,PPN Naik bebani rakyat

artikel terkait

dewanpers