web analytics
  

4 Area Rawan Penularan Covid-19 Selama Ramadan

Jumat, 16 April 2021 22:15 WIB
Gaya Hidup - Sehat, 4 Area Rawan Penularan Covid-19 Selama Ramadan, Area Rawan Penularan Covid-19,tempat penularan covid-19,Ngabuburit Ramadan,Tempat Ngabuburit

Area ngabuburit rawan penularan Covid-19 selama Ramadan. (Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Masyarakat diingatkan bahwa ada empat area yang kemungkinan menjadi tempat penularan Covid-19 terbanyak selama Ramadan. 

Satgas Covid-19 melihat adanya tradisi masyarakat selama Ramadan yang bisa menimbulkan peningkatan kerumunan. 

"Kita sudah sampaikan ke tim Satgas di daerah bahwa ada beberapa titik yang rawan menjadi tingkat penularan Covid selama Ramadan. Kita punya tradisi misalkan, suka ngabuburit, sahur keliling, takbir keliling atau mencari takjil. Jadi ini juga akan diamati," kata Sonny dalam konferensi pers virtual, Jumat (16/4/2021).

Area pertama yang harus diwaspadai penyebaran kasus yakni titik orang berbelanja. Sonny mengatakan, area tersebut bisa pusat perbelanjaan pasar maupun kerumunan saat memberi takjil. Kedua, penyebaran kasus juga rawan terjadi di tempat ibadah.

"Kemudian ketiga, kita juga harus waspadai penyebaran kasus di tempat wisata atau misalkan restoran, tempat yang menjadi kemungkinan terjadinya penularan. Keempat tentu kita harus mencoba mendorong pembatasan mobilitas. Oleh karenanya pemerintah melarang mudik," jelas Sonny.

Menurut Sonny, pemerintah melarang mudik dengan alasan yang jelas.

"Bahwa kita ingin melindungi 271 juta penduduk Indonesia. Kami sampaikan juga, bukan soal tanggal mudiknya, tetapi kami betul-betul masyarakat harus sadar keputusan untuk tidak mudik demi melindungi semua. Di tanggal berapa pun mudik tentu akan sangat berbahaya apabila ternyata terjadi penyebaran kasus," ucapnya.

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya tetap disiplin protokol kesehatan di mana pun dan apapun aktivitas masyarakat. Sonny juga menyarankan agar selama Ramadan, pengurus masjid bisa memanfaatkan momentum untuk menyisipkan pesan terkait Covid-19 pada setiap ceramah. 

"Kami telah meminta kepada Dewan Masjid Indonesia agar ceramah, tausiah, kultum, pengajian yang dilakukan baik secara luring maupun daring, itu menyampaikan pesan tentang pentingnya kita menjaga kesehatan, mematuhi protokol kesehatan, menghindari bahaya Covid-19, dan seterusnya," ujarnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

4 Aktivitas untuk Turunkan Kolesterol Tinggi

Sehat Kamis, 6 Mei 2021 | 02:34 WIB

Kolesterol tinggi sering menjadi keluhan banyak orang. Namun kamu bisa melakukan beberapa hal untuk mencegah kolesterol...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Aktivitas untuk Turunkan Kolesterol Tinggi, kolesterol tinggi,menurunkan kolesterol tinggi,Cara menurunkan kolesterol tinggi,tanda kolesterol tinggi,Kolesterol

Durian Ternyata Tidak Mengandung Kolesterol

Sehat Kamis, 6 Mei 2021 | 01:29 WIB

Durian yang selama ini disebut-sebut mengandung kolestrol ternyata hanya mitos. Sebaliknya, buah itu justru mengandung b...

Gaya Hidup - Sehat, Durian Ternyata Tidak Mengandung Kolesterol, kolesterol tinggi,durian kolesterol,kolesterol durian,makanan kolesterol,makanan mengandung kolesterol,makanan kolesterol tinggi

Jaga Kesehatan Jantung di Usia Muda dengan 7 Tips Ini!

Sehat Rabu, 5 Mei 2021 | 18:18 WIB

Mengingat fungsi jantung yang sangat vital, maka penting untuk menjaga kesehatan jantung dari sekarang.

Gaya Hidup - Sehat, Jaga Kesehatan Jantung di Usia Muda dengan 7 Tips Ini!, Jaga Kesehatan Jantung di Usia Muda,Cara Jaga Kesehatan Jantung sejak dini,Tips Menjaga Kesehatan Jantung di Usia Muda,menjaga kesehatan jantung,kesehatan jantung saat usia muda

Jangan Abaikan Kesemutan dan Rasa Terbakar, Bisa Jadi Tanda Penyakit I...

Sehat Rabu, 5 Mei 2021 | 16:42 WIB

Sensasi ini biasanya dirasakan di tangan, lengan, tungkai atau kaki, tetapi juga bisa terjadi di bagian tubuh lain.

Gaya Hidup - Sehat, Jangan Abaikan Kesemutan dan Rasa Terbakar, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ini!, Sering Kesemutan,Penyakit Sering Kesemutan,Penyakit sering merasa terbakar,Paraesthesia,Penyebab Paraesthesia,Gejala dan Tanda Paraesthesia,gejala tekanan darah tinggi,Gejala penyakit  jantung berdebar-debar

Bisa di Rumah! Ini 7 Cara Cepat Turunkan Tekanan Darah

Sehat Rabu, 5 Mei 2021 | 15:26 WIB

Ada banyak cara sederhana untuk menurunkan tekanan darah yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

Gaya Hidup - Sehat, Bisa di Rumah! Ini 7 Cara Cepat Turunkan Tekanan Darah, Cara Cepat Turunkan Tekanan Darah,Tips menurunkan tekanan darah,penderita hipertensi,Cara Sederhana Menurunkan Tekanan darah,gaya hidup penderita hipertensi,pola makan penderita hipertensi

Jarang Disadari! 6 Hal Ini Bisa Bikin Kamu Sulit Punya Anak

Sehat Rabu, 5 Mei 2021 | 15:10 WIB

Hampir semua pasangan suami istri ingin memiliki anak. Namun sayang, tidak semua pasangan diberi kemudahan untuk memilik...

Gaya Hidup - Sehat, Jarang Disadari! 6 Hal Ini Bisa Bikin Kamu Sulit Punya Anak, Sulit Punya Anak,Penyebab Sulit Punya Anak,Cara Mengatasi Sulit Punya Anak,pasangan suami istri,Susah punya anak,Penyebab Susah punya anak,Cara Cepat Punya Anak,Cara Cepat Hamil,Makanan untuk Cepat Hamil

Mudah Didapat, 9 Makanan Ini Bisa Cegah Kanker!

Sehat Rabu, 5 Mei 2021 | 14:56 WIB

Makanan dan minuman ini umumnya adalah makanan yang rendah lemak dan kalori tetapi kaya akan antioksidan yang bermanfaat...

Gaya Hidup - Sehat, Mudah Didapat, 9 Makanan Ini Bisa Cegah Kanker!, makanan pencegah kanker,makanan dan minuman pencegah kanker,makanan rendah lemak,menurunkan risiko kanker usus,mencegah pembentukan sel kanker,melindungi tubuh dari kanker,penyebab kanker

Jangan Simpan Makanan Bertepung Terlalu Lama, Bisa Picu Keracunan!

Sehat Rabu, 5 Mei 2021 | 14:26 WIB

Anda bisa saja keracunan makanan dari pati yang dimasak yang telah disimpan terlalu lama.

Gaya Hidup - Sehat, Jangan Simpan Makanan Bertepung Terlalu Lama, Bisa Picu Keracunan!, Jangan Simpan Makanan Bertepung Terlalu Lama,Bahaya Simpan Makanan Bertepung Terlalu Lama,makanan bertepung,keracunan makanan dari pati,Risiko keracunan makanan dari pati,cara mengobati keracunan makanan
dewanpers