web analytics
  

PSG VS Manchester City, Peta Kekuatan Tim Tajir Tanpa Trofi UCL

Jumat, 16 April 2021 11:25 WIB Aris Abdulsalam
Olahraga - Sepak Bola, PSG VS Manchester City, Peta Kekuatan Tim Tajir Tanpa Trofi UCL, Paris Saint-Germain (PSG),Manchester City,Peta Kekuatan Paris Saint-Germain (PSG),Peta Kekuatan Manchester City,UEFA Champions League (UCL),Liga Champions,Semifinal Liga Champions,Semifinal UCL,Kylian Mbappé,Kevin De Bruyne,Pep Guardiola,Mauricio Pochetti

Paris Saint-Germain (PSG) versus Manchester City, akan bertemu di semifinal Liga Champions 2020/2021. (Ayobandung.com)

PARIS, AYOBANDUNG.COM — Performa cemerlang anak asuh Pep Guardiola berhasil membawa Manchester City melangkah lebih jauh di Liga Champions, dengan mengalahkan Borussia Dortmund di perempat final.

Pada fase berikutnya, di semifinal UEFA Champions League (UCL) ini, City akan bermain tandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama, Selasa, 27 April 2021. Laga leg kedua kemudian akan dilanjutkan pada tanggal 4 Mei 2021.

Bagaimana peluang kedua klub dalam memenangkan ajang paling bergengsi bagi klub di Eropa? Pun seperti apa kekuatan masing-masing yang perlu diwaspadai? Berikut Ayobandung.com rangkum peta kekuatan semifinal Liga Champions, antara PSG kontra City.

Peta Kekuatan Paris Saint-Germain (PSG)

Peringkat UEFA: 7
Juara UCL: Tidak Pernah
Musim lalu (2019/2020): Runners-up (kalah oleh Bayern Muenchen)

Catatan UCL Musim ini
Laga: Menang 6 kali, Seri 1 kali, Kalah 3 kali 
Gol: Memasukkan 20 gol, kemasukan 10 gol
Pencetak gol terbanyak: Kylian Mbappé (8 gol)
Grup H Liga Champions: Juara Grup

Lawan Sebelumnya
Perempat final (agregat 3-3 menang gol tandang) Bayern Muenchen
Babak 16 Besar (agregat 5-2) versus Barcelona

Pemain andalan
Kylian Mbappé telah merebut sorotan saat ini, dengan terus memaksimalkan potensinya. Striker Prancis itu kurang trengginas sampai matchday 6, teapi setelahnya gol terus mengalir. Tiga gol di Barcelona, dua di Munich, dan tiga lainnya di fase grup. 

Kontribusinya membuat PSG memenangkan pertandingan, dari seorang pemain yang memiliki kecepatan, kekuatan, dan penyelesaian akhir yang membuat takjub.

Kualitas Pelatih
Mauricio Pochettino mengakhiri hiatusnya dari dunia kepelatihan selama 13 bulan, ketika ia mengambil alih kendali PSG pada Januari lalu. Mantan pemain Argentina berusia 49 tahun itu pernah mencapai final Liga Champions bersama Tottenham pada 2019. Sayang, timnya kalah dari Liverpool.

Kini ia berkesempatan mengulangi catatan terbaiknya di UCL, bahkan mungkin menjuarainya bersama PSG.

Alasan Bisa Juara UCL
Tim mana pun yang bisa menang telah dengan skor 4-1 di Barcelona, lalu menyingkirkan Bayern Muenchen, pantas ditakuti sebagai calon juara UCL.

Dengan Neymar sebagai kendali orkestra, Mbappé yang menghancurkan pertahanan lawan, dan Keylor Navas melakukan aksi heroik di garis akhir, segala impian mungkin menjadi kenyataan.

Peta Kekuatan Manchester City

Peringkat UEFA: 5
Juara UCL: Tidak Pernah
Musim lalu (2019/2020): Gugur di Babak Perempat Final UCL (kalah dari Lyon)

Catatan UCL Musim ini
Laga: Menang 9 kali, Seri 1 kali, Kalah 0
Gol: Memasukkan 21 gol, kemasukan 3 gol
Pencetak gol terbanyak: Ferran Torres (4 gol)
Grup C Liga Champions: Juara Grup

Lawan Sebelumnya
Perempat final (agregat 4-2) Borussia Dortmund
babak 16 Besar (agregat 4-0) versus Borussia Mönchengladbach

Pemain andalan
City memiliki banyak pemain hebat, tetapi Kevin De Bruyne tetap menjadi nakhoda permainan mereka. Keanggunan bermain, visi, dan jangkauan umpannya yang sempurna (belum lagi kecepatan dan penyelesaian spektakulernya), menjadikannya salah satu pemain paling menyenangkan untuk ditonton di dunia sepakbola.

Kualitas Pelatih
Dalam 11 musim kariernya sebagai pelatih utama, Pep Guardiola telah merasakan dua kali juara Liga Champions. Sekarang, ia melatih salah satu tim terbaik di Eropa. Kesempatannya besar untuk mersakan impian terbaik yang ketiga kalinya.

Alasan Bisa Juara UCL
City tidak memiliki banyak masalah di kompetisi Eropa musim ini. Kecemerlangan cara menyerang mereka sudah lama terbentuk. Mereka pun telah menambahkan soliditas pertahanan yang lebih kokoh, dengan hanya kebobolan tiga gol dalam sepuluh pertandingan yang dimainkan sejauh ini.

Secara keseluruhan, baik City atau PSG sama-sama kuat untuk sebagai calon juara UCL. Keduanya pun tim kaya raya dengan uang belanja yang amat banyak, tetapi sama-sama belum pernah merasakan gelar juara UCL. Jadi, siapa yang bakal pertama merasakannya? [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Conte Yakin Italia Bisa Melangkah Jauh di Euro 2020

Sepak Bola Senin, 21 Juni 2021 | 21:11 WIB

Mantan pelatih Italia Antonio Conte percaya Azzurri salah satu kandidat melaju jauh di Euro 2020. Mantan pelatih Inter M...

Olahraga - Sepak Bola, Conte Yakin Italia Bisa Melangkah Jauh di Euro 2020, Antonio Conte,Euro 2020,Timnas Italia,Azzurri,Roberto Mancini,Kandidat Juara Euro 2020

Nazar Jika Juara Euro 2020, Skuad Timnas Inggris Siap Cat Rambut Piran...

Sepak Bola Senin, 21 Juni 2021 | 17:13 WIB

Semua pemain timnas Inggris bernazar akan mengecat rambut menjadi berwarna pirang jika berhasil menjuarai turnamen EURO...

Olahraga - Sepak Bola, Nazar Jika Juara Euro 2020, Skuad Timnas Inggris Siap Cat Rambut Pirang, Timnas Inggris,Euro 2020,Cat Rambut Pirang,Phil Foden,Nazar Juara Euro 2020

Timnas Cile Terancam Denda Gara-Gara Tukang Cukur

Sepak Bola Senin, 21 Juni 2021 | 11:00 WIB

Sejumlah pemain tim nasional Cile terancam dijatuhi denda gara-gara kedapatan mengundang tukang cukur saat Copa America ...

Olahraga - Sepak Bola, Timnas Cile Terancam Denda Gara-Gara Tukang Cukur, Timnas,Cile,Tukang Cukur,Copa America 2021

Manchester United Mulai Hubungi Sergio Ramos

Sepak Bola Minggu, 20 Juni 2021 | 19:14 WIB

Manchester United (MU) dilaporkan mulai menghubungi Sergio Ramos untuk menjajal kemungkinan sang bek legendaris berlabuh...

Olahraga - Sepak Bola, Manchester United Mulai Hubungi Sergio Ramos, Manchester United (MU),Sergio Ramos,real madrid

Gareth Bale Ngamuk, Roberto Mancini Samakan Timnas Wales dengan Stoke...

Sepak Bola Minggu, 20 Juni 2021 | 18:41 WIB

Megabintang sekaligus kapten Timnas Wales, Gareth Bale menolak komentar pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini yang meny...

Olahraga - Sepak Bola, Gareth Bale Ngamuk, Roberto Mancini Samakan Timnas Wales dengan Stoke City, Gareth Bale,Timnas Wales,Italia VS Wales,Roberto Mancini,Euro 2020,Grup A EURO 2020

LIB Kembali Gelar Pertemuan dengan Klub Liga 1, Begini Hasilnya

Sepak Bola Minggu, 20 Juni 2021 | 12:30 WIB

Jelang Kick Off Liga 1 2021, PT Liga Indonesia Baru (LIB) kembali menggelar pertemuan dengan tim-tim Liga 1 2021/2022.

Olahraga - Sepak Bola, LIB Kembali Gelar Pertemuan dengan Klub Liga 1, Begini Hasilnya, Kick Off,PT Liga Indonesia Baru,LIB,Liga 1,Persib,PSSI

Prediksi Italia VS Wales, Laga Krusial di Akhir Fase Grup A EURO 2020

Sepak Bola Minggu, 20 Juni 2021 | 09:50 WIB

Pertandingan krusial antara Italia dan Wales tersaji di laga terakhir grup A dalam gelaran Euro 2020.

Olahraga - Sepak Bola, Prediksi Italia VS Wales, Laga Krusial di Akhir Fase Grup A EURO 2020, Euro 2020,Prediksi,Italia VS Wales,Grup A EURO 2020,Italia,wales

Grup F Euro 2020: Portugal, Jerman, Prancis, dan Hungaria, Masih Bisa...

Sepak Bola Minggu, 20 Juni 2021 | 01:35 WIB

Sebutan grup neraka Euro 2020 memang layak disandang Grup F.

Olahraga - Sepak Bola, Grup F Euro 2020: Portugal, Jerman, Prancis, dan Hungaria, Masih Bisa Lolos!, Grup F,Grup Neraka,Euro 2020,Piala Eropa 2020,Portugal,Jerman,Prancis,Hungaria

artikel terkait

dewanpers