web analytics
  

Waktu Imsak dan Salat Bandung 16 April 2021

Jumat, 16 April 2021 03:42 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bandung Raya - Bandung, Waktu Imsak dan Salat Bandung 16 April 2021, Waktu imsak Bandung,Waktu imsak hari ini,Waktu Imsak,Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Salat Bandung,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Sejumlah umat muslim melaksanakan ibadah salat tarawih di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 12 April 2021. Pemerintah Jawa Barat mengizinkan pelaksanaan ibadah salat tarawih perdana pada bulan Ramdan 1442 Hijriah di tengah pandemi Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta pembatasan jumlah jemaah hanya 50 persen dari total kapasitas masjid. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ibadah salat lima waktu merupakan ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT kepada setiap muslim. Rukun Islam yang kedua ini memiliki keutamaan lebih jika dilaksanakan di awal waktu.

Sebagai panduan untuk bisa menunaikan salat tepat waktu, berikut jadwal salat untuk wilayah Kota Bandung dan sekitarnya pada Jumat, 16 April 2021 dilansir dari situs Kementerian Agama (Kemenag):

Waktu Imsak dan Salat Bandung 16 April 2021 atau 4 Ramadan 1442 H:

Imsak: 04:25 WIB

Subuh: 04:35 WIB

Duha: 06:15 WIB

Zuhur: 11:53 WIB

Asar: 15:11 WIB

Magrib: 17:55 WIB

Isya: 19:00 WIB

 

Zikir Sesudah Salat

KH Imam Zarkasyi dalam buku Fikih Jilid 1 tentang Syahadat, Thaharah, dan Shalat menjabarkan beberapa doa dan dzikir yang dapat dibaca seusai sholat. Doanya sebagai berikut.

“Astaghfirullahal-adzim alladzi laa ilaha illa huwal-hayyul-qayyumu wa atubu ilaihi,”.

Yang artinya: “Saya memohon ampun kepada Allah Yang Mahamulia, Yang tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Hidup lagi tegak pribadi, dan saya bertaubat kepada-Nya,”.

Dzikir dan doa itu dapat dibaca berulang sebanyak tiga kali.

Lalu dilanjutkan dengan membaca “Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul-mulku wa lahu-lhamdu yuhyi wa yumitu wa huwa ala kulli syai-in qadir,”.

Yang artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri, tidak ada sekutu bagi-Nya segala kekuasaan, dan hanya bagi-Nya segala puji. Dia-lah yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu,”.

Kemudian, dilanjutkan dengan membaca:

“Subhanallahi” sebanyak 33 kali

“Alhamdulillah” sebanyak 33 kali

“Allahu Akbar” sebanyak 33 kali.

Lalu ditutup dengan membaca: “La haula wa laa quwwata illa billahil-aliyyil azhim,”.

Yang artinya: “Tidak ada daya dan tidak ada kekuatan, kecuali dari hadirat Allah Yang Mahaluhur dan Mahaagung,”.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:44 WIB

Ketua Umum Sundawani Wirabuana, Robby Maulana Zulkarnaen, mengimbau kepada masyarakat Sunda di Indonesia untuk beradapta...

Bandung Raya - Bandung, Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu, Sunda Nusantara,Romantisme Masa Lalu,Sundawani Wirabuana,Orang Sunda,masyarakat Sunda

Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:35 WIB

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagin), Elly Wasliah memprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung mal k...

Bandung Raya - Bandung, Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes, Kings Shopping Center,Pengunjung Memadati Kings,Kings Ramai Pengunjung

Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 16:39 WIB

Menurut Robby, kasus fenomena Sunda Nusantara kurang-lebih memiliki persamaan dengan Sunda Empire yang sempat menggegerk...

Bandung Raya - Bandung, Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi, Negara Kekaisaran Sunda Nusantara,plat nomor Kekaisaran Sunda,STNK kekaisaran Sunda,SIM kekaisaran Sunda,kekaisaran sunda nusantara,Sunda Empire

Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteu...

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 14:51 WIB

Di antara kendaraan dengan pelat nomor selain D yang lolos pemeriksaan, kendaraan dengan pelat nomor B adalah yang palin...

Bandung Raya - Bandung, Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteur, pos penyekatan Pasteur,pos penyekatan Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan mudik Bandung,pemudik masuk Bandung,Bandung

Bandung Tanginas: Rumah Amal Salman Beri Bingkisan Bumil Cantik 

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 13:35 WIB

Kota Bandung terus berupaya menurunkan angka stunting dengan program Bandung Tanginas (Tanggap Stunting dengan Pangan Am...

Bandung Raya - Bandung, Bandung Tanginas: Rumah Amal Salman Beri Bingkisan Bumil Cantik , Bandung Tanginas,Rumah Amal Salman,Bingkisan Bumil Cantik,Kota Bandung

Pemerintah Tegas Larang Mudik di Wilayah Aglomerasi, Oded: Saya Dukung

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 13:24 WIB

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dengan tegas melarang aktivitas mudik lokal di wilayah aglomerasi pada Hari Ra...

Bandung Raya - Bandung, Pemerintah Tegas Larang Mudik di Wilayah Aglomerasi, Oded: Saya Dukung, Wali Kota Bandung Oded M. Danial,aglomerasi Bandung Raya,larangan mudik lokal Bandung Raya,larangan mudik aglomerasi Bandung Raya,Larangan Mudik Lebaran 2021,Bandung,mudik lokal,mudik lokal Bandung Raya

Covid-19 di Antapani Melonjak, 105 Orang Masih dalam Perawatan

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 12:59 WIB

Covid-19 di Kecamatan Antapani kembali melonjak pada, Kamis, 6 Mei 2021. Merujuk situs covid19.bandung.go.id, diakses Ju...

Bandung Raya - Bandung, Covid-19 di Antapani Melonjak, 105 Orang Masih dalam Perawatan, Kasus Covid-19 Antapani,Covid-19 Antapani,Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,tren positif Covid-19 Kota Bandung,kecamatan terbanyak kasus Covid-19 Bandung,Kecamatan kasus Covid-19 terbanyak Bandung

Dalam Hitungan Jam, Petugas Penyekatan Putar Balik 610 Kendaran

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 12:17 WIB

Jumlah tersebut tercatat di hari pertama pelaksanaan penyekatan lewat 8 titik cek poin di Kota Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Dalam Hitungan Jam, Petugas Penyekatan Putar Balik 610 Kendaran, Petugas Penyekatan,Kendaraan putar balik,Larangan Mudik,Kota Bandung
dewanpers