web analytics
  

Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Eropa

Kamis, 15 April 2021 19:07 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Eropa, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya,Masjid Manonjaya Tasik,Profil Masjid,Masjid di Tasik

Masjid Agung Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Masjid Agung Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dibangun pada tahun 1832 oleh Raden Tumenggung Daruningrat atau Wiradadaha VIII. Bangunan Masjid Agung Manonjaya tambah begitu megah dan mempunyai bentuk unik dibandingkan dengan bangunan masjid lainnnya.

Bangunan masjid mengusung konsep arsitektur neoklasik dengan perpaduan Sunda, Jawa, dan Eropa. Hal ini dilihat dari atap masjid yang menggunakan atap tumpang tiga. Neoklasik Eropa tampak dari kondisi serambi masjid yang memiliki banyak tiang penyangga. Menara masjid di sisi kanan, kiri, dan dua di tengah. Menara kanan dan kiri masjid berbentuk segi delapan dengan enam buah jendela di setiap menara.

Sementara pada Ruang utama, sedikitnya terdapat 10 tiang penyangga. Tiang tersebut terdiri atas empat tiang soko guru berbentuk segi delapan, empat tiang penyangga atap di antara tiang soko guru, ditambah dua tiang yang berdiri di depan mihrab.

Tidak hanya dari segi asrsitektur, Masjid Agung Manonjaya memiliki keunikan dari ruang salatnya. Terdapat ruang salat laki-laki dan perempuan secara terpisah. Khusus untuk perempuan (Pawastren), berada di sebelah selatan tempat salat utama dengan panjang 11,4 meter dan lebar 3,8 meter.

"Kelihatan indah dan berbeda dengan masjid lainnya. Ini harus dilestarikan karena mempunyai nilai nilai sejarah,” kata Ujang (43) salah satu warga Manonjaya, Kamis, 15 April 2021.

Masjid Agung Manonjaya sendiri sudah beberapa kali direnovasi dengan berbagai alasan. Namun, bentuk dan keaslinan bangunan tetap dilestarikan karena sudah termasuk cagar budaya. Renovasi pertama kali dilakukan tahun 1952 pada bagian atap masjid dan pelebaran masjid. Awalnya, masjid hanya memiliki lebar hanya 16 x 16 meter, lalu dilakukan pelebaran menjadi 16 x 18 meter.

Renovasi ringan juga pernah dilakukan tahun 1972 dan 1992. Sedangkan Renovasi besar pada Masjid Agung Manonjaya dilakukan pada 2011 lalu karena bangunan masjid rusak akibat gempa yang melanda Tasikmalaya pada 2009.

“Kalau lagi Ramadan, masjid selalu dipenuhi jemaah yang mengaji. Sorenya banyak yang melihat masjid karena penasaran dengan nilai sejarahnya," ucap Ujang.
 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 21:00 WIB

Penyekatan di sepanjang Jalan Mangunsarkoro sebagai pusat pertokoan utama di Kabupaten Cianjur, ternyata cukup efektif u...

Umum - Regional, Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan, Penyekatan di Cianjur,Cianjur,Belanja Lebaran,belanja lebaran di cianjur

Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:45 WIB

Menyambut libur lebaran 1442 Hijriah, objek wisata Gunung Galunggung terus berbenah. Salah satu fokus yang dipersiapkan...

Umum - Regional, Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran, Gunung Galunggung,Wisata Gunung Galunggung,Kaki gunung Galunggung,gunung galunggung dibuka,Idulfitri 2021,Lebaran 2021

1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:00 WIB

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, selama empat hari melakukan penyekatan pemudik. Selama itu 1.479 k...

Umum - Regional, 1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi, kendaraan diputarbalikkan di cirebon,kendaraan diputarbalikkan,Mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Po...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 19:25 WIB

Polisi masih memburu pedagang goreng kulit keliling yang menyebabkan 29 warga di tiga kampung di Kecamatan Cibeber kerac...

Umum - Regional, Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Polisi, keracunan Makanan,keracunan goreng kulit sapi,keracunan goreng kulit sapi cianjur,Polres Cianjur

Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 18:26 WIB

Sejak diberlakukannya aturan pelarangan mudik lebaran pada Kamis 6 Mei 2021, PT Jasa Marga mencatat sebanyak 245.496 ken...

Umum - Regional, Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%, Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Mudik Jabodetabek,Mudik Lebaran,larangan mudik lebaran

Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:40 WIB

Kepala Pusat Pengelola Pendapatan Wilayah (P3PDW) Subang Lovita Adriana mengatakan, insentif Pajak Penjualan atas Barang...

Umum - Regional, Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pajak,relaksasi pajak,Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM),Relaksasi PPnBM

Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sep...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:30 WIB

Tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021, Terminal Pasir Hayam Cianjur sepi pemudik dari luar ko...

Umum - Regional, Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sepi, Terminal Pasir Hayam Cianjur,terminal pasir hayam,mudik cianjur,Penyekatan Mudik Cianjur,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021

2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:42 WIB

Selam tiga hari pelaksanaan operasi ketupat 2021, Polres Tasikmalaya Kota telah memutar balikan ribuan kendaraan di 6 ti...

Umum - Regional, 2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota , kendaraan diputarbalikkan di tasik,kendaraan dipputarbalikkan,Polres Tasikmalaya Kota,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021
dewanpers