web analytics
  

Negara Pertama, Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca

Kamis, 15 April 2021 11:56 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Internasional, Negara Pertama, Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca, Otoritas Kesehatan Denmark,Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca,Vaksin Covid-19 AstraZeneca,efek samping vaksin Covid-19 AstraZeneca,Vaksinasi Covid-19,Badan pengawas obat Uni Eropa,risiko kematian akibat Covid-19,vaksin AstraZeneca

Vaksin COVID-19 AstraZeneca. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Otoritas Kesehatan Denmark mengonfirmasi pada Rabu (14/4/2021), bahwa mereka akan berhenti menggunakan vaksin Covid-19 AstraZeneca, menjadi negara pertama di dunia.

"Otoritas Kesehatan Denmark telah memutuskan untuk melanjutkan vaksinasi Covid-19 tanpa vaksin dari AstraZeneca," katanya dalam sebuah pernyataan disadur dari Global News, Kamis, 15 April 2021.

Keputusan tersebut dapat menunda peluncuran program vaksinasi negara itu hingga empat minggu, berdasarkan pernyataan sebelumnya oleh badan kesehatan.

Badan pengawas obat Uni Eropa (EMA) mengatakan pekan lalu telah menemukan kemungkinan hubungan antara vaksin dan kasus pembekuan darah yang sangat langka.

Di sisi lain, EMA juga mengatakan risiko kematian akibat Covid-19 "jauh lebih besar" daripada risiko kematian akibat efek samping dari vaksin yang jarang terjadi tersebut.

Namun, regulator menyerahkan kepada masing-masing negara anggotanya untuk membuat penilaian risiko mereka sendiri dan memutuskan bagaimana mengelola vaksin berdasarkan kondisi.

Serentetan negara di seluruh dunia, termasuk Prancis dan Jerman, telah kembali memberikan vaksin kepada warganya, kebanyakan mereka yang berusia di atas 50 atau 60 tahun.

Denmark, negara berpenduduk 5,8 juta orang, sedang dalam proses membuka kembali sekolah, restoran, pusat perbelanjaan dan kegiatan budaya, setelah tingkat infeksi harian menurun menjadi 500-600 dalam sehari.

Dikutip dari Suara.com (jaringan Ayobandung.com), Direktur Otoritas Kesehatan Denmark Soren Brostrom mengatakan bulan lalu bahwa Denmark "mengikuti prinsip kehati-hatian" sehubungan dengan vaksin AstraZeneca.

Denmark menjadi negara pertama yang pada awalnya menangguhkan semua penggunaan vaksin pada bulan Maret karena masalah keamanan.

Sebelumnya Denmark juga telah menghentikan vaksin Johnson & Johnson untuk menunggu penyelidikan lebih lanjut mengenai kemungkinan kaitannya dengan kasus pembekuan darah yang langka.

Hampir satu juta orang Denmark telah menerima suntikan pertama mereka, 77% dengan vaksin Pfizer-BioNTech, 7,8 persen dengan suntikan Moderna dan 15,3 persen dengan suntikan AstraZeneca, sebelum ditangguhkan.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Suruh Muslimah Lepas Hijab, Perusahaan Ini Disidang

Internasional Sabtu, 8 Mei 2021 | 08:49 WIB

Hal tersebut terjadi di Perusahaan Transportasi Antarkomune Brussel (STIB-MIVB).

Umum - Internasional, Suruh Muslimah Lepas Hijab, Perusahaan Ini Disidang, Hijab,Diskriminasi,diskriminasi hijab,Islamophobia,islamofobia

Duh! Dana Covid-19 Malah Dipakai Bangun Patung Cumi Cumi

Internasional Jumat, 7 Mei 2021 | 12:18 WIB

Sebuah kota pesisir di bagian barat Jepang bernama Noto, menggunakan sebagian dana bantuan Covid-19 untuk membangun patu...

Umum - Internasional, Duh! Dana Covid-19 Malah Dipakai Bangun Patung Cumi Cumi, Patung Cumi-cumi,patung cumi cumi,patung cumi cumi di Jepang,Dana Covid-19,Dana Covid-19 Patung Cumi cumi

7.500 Pengeras Suara Canggih Dipasang di Masjidil Haram

Internasional Jumat, 7 Mei 2021 | 12:09 WIB

Masjidil Haram sekarang dilengkapi dengan 7.500 pengeras suara yang tersebar di seluruh area masjid, seperti lantai, alu...

Umum - Internasional,  7.500 Pengeras Suara Canggih Dipasang di Masjidil Haram, Masjidil Haram,Pengeras Suara,Pengeras suara masjidil haram,berita Masjidil Haram

Planet Ini Kumpulkan Gas dan Debu untuk Perberat Massa

Internasional Jumat, 7 Mei 2021 | 12:04 WIB

Teleskop Luar Angkasa Hubble mengamati kejadian unik dari eksoplanet bernama PDS 70b yang sedang mengumpulkan massa di...

Umum - Internasional, Planet Ini Kumpulkan Gas dan Debu untuk Perberat Massa, Eksoplanet,teleskop hubble,eksoplanet PDS 70b,PDS 70b,Nasa

Belum Ada Instruksi Resmi tentang Haji 2021

Internasional Jumat, 7 Mei 2021 | 11:56 WIB

Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi menegaskan belum mengeluarkan instruksi resmi terkait pelaksanaan ibadah haji 2021...

Umum - Internasional, Belum Ada Instruksi Resmi tentang Haji 2021, Jamaah haji 2021,haji 2021,Kerajaan Arab Saudi,Arab Saudi,Ketentuan resmi haji 2021

Kerajaan Inggris Jelaskan Penyebab Kematian Pangeran Philip

Internasional Kamis, 6 Mei 2021 | 22:22 WIB

Sertifikat kematian Pangeran Philip mengungkapkan keluarga kerajaan berusia 99 tahun itu meninggal dunia karena usia tua...

Umum - Internasional, Kerajaan Inggris Jelaskan Penyebab Kematian Pangeran Philip, Pangeran Philip,Pangeran Philip meninggal,Penyebab Pangeran Philip Meninggal,Kerajaan Inggris

Luar Biasa! Wanita Ini Lahirkan Bayi Kembar 9

Internasional Kamis, 6 Mei 2021 | 13:36 WIB

Seorang wanita di Mali bernama Halima Cisse berhasil melahirkan bayi kembar 9. Wanita berusia 25 tahun itu dan semua bay...

Umum - Internasional, Luar Biasa! Wanita Ini Lahirkan Bayi Kembar 9, bayi kembar 9,melahirkan bayi kembar 9,perempuan di mali,Bayi Kembar

Haji Kemungkinan Tak Akan Digelar Tahun Ini

Internasional Kamis, 6 Mei 2021 | 08:17 WIB

Arab Saudi dikabarkan bakal melarang jutaan jamaah haji dari luar negeri di tengah meningkatnya kasus virus corona dan m...

Umum - Internasional, Haji Kemungkinan Tak Akan Digelar Tahun Ini, haji 2021,Jamaah haji 2021,pelaksanaan haji 2021,haji 2021 tidak digelar,Arab Saudi

artikel terkait

dewanpers