web analytics
  

Batasi Konsumen Pilih Jasa Ekspedisi, Shopee Terancam Sanksi Rp1 Miliar

Rabu, 14 April 2021 22:09 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Batasi Konsumen Pilih Jasa Ekspedisi, Shopee Terancam Sanksi Rp1 Miliar, Shopee,Shopee Terancam Sanksi,Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU),Shopee Batasi Konsumen Pilih Jasa Ekspedisi,Shopee Express,shopee bermasalah

Shopee. (Istimewa)

CIBEUNYING KIDUL, AYOBANDUNG.COM -- Mengacu kepada Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, Shopee bisa diharuskan bayar denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp25 miliar. Sanksi itu dapat dikenakan kepada Shopee jika KPPU menemukan adanya indikasi pelanggaran terhadap prinsip persaingan usaha yang dilakukan marketplace tersebut.

Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil III Kota Bandung Aru Armando mengatakan setiap pelaku usaha yang terbukti telah melanggar hak konsumen untuk memilih dan membatasi mitra-mitra yang berkaitan dalam berjalannya suatu usaha dapat dituntut karena diduga telah menjalankan prinsip usaha yang tidak sehat.

“Jika dari hasil proses pemeriksaan perkara di KPPU (pelaku usaha yang bersangkutan) terbukti melanggar (prinsip persaingan yang sehat), maka ada denda yang bisa dijatuhkan KPPU kepada pihak-pihak yang dinyatakan terbukti secara sadar telah melanggar Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999,” ujar Aru di Kantor Wilayah III KPPU Bandung, Rabu, 14 April 2021.

Menurut KPPU, ada dua jenis investigasi yang dapat dilakukan lembaga tersebut terhadap pelaku-pelaku usaha yang terindikasi telah melanggar prinsip persaingan dan hak konsumen untuk memilih produk dan jasa. Yang pertama adalah investigasi yang didasari oleh laporan dari konsumen, dan yang kedua berangkat dari inisiatif pihak KPPU sendiri. Dari kedua-keduanya, jika nantinya dalam investigasi ditemukan tindak pelanggaran akan prinsip persaingan usaha yang diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 1999, KPPU dapat menjatuhkan sanksi kepada pelaku usaha yang bersangkutan.

“Salah satu yang umumnya bisa dijatuhkan KPPU adalah denda dengan jumlah tertentu. Kalau kita mengacu kepada Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999, minimal dendanya Rp1 miliar, maksimal Rp25 miliar. Tapi kan sekarang sudah ada UU Ciptaker yang mengatur lebih lanjut soal besaran denda dari KPPU, kita sedang menunggu PP-nya. Dalam undang-undang itu diatur (dendanya) minimal Rp1 miliar dan jumlah maksimalnya akan diatur lebih lanjut. Tapi, jumlah minimalnya tetap Rp1 miliar,” ujar Aru.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:44 WIB

Ketua Umum Sundawani Wirabuana, Robby Maulana Zulkarnaen, mengimbau kepada masyarakat Sunda di Indonesia untuk beradapta...

Bandung Raya - Bandung, Orang Sunda Diimbau Tidak Terjebak Romantisme Masa Lalu, Sunda Nusantara,Romantisme Masa Lalu,Sundawani Wirabuana,Orang Sunda,masyarakat Sunda

Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 18:35 WIB

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagin), Elly Wasliah memprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung mal k...

Bandung Raya - Bandung, Ramai Pengunjung, Beberapa Toko di Kings Kena Sanksi Prokes, Kings Shopping Center,Pengunjung Memadati Kings,Kings Ramai Pengunjung

Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 16:39 WIB

Menurut Robby, kasus fenomena Sunda Nusantara kurang-lebih memiliki persamaan dengan Sunda Empire yang sempat menggegerk...

Bandung Raya - Bandung, Paguyuban Sunda: Kekaisaran Sunda Nusantara Halusinasi, Negara Kekaisaran Sunda Nusantara,plat nomor Kekaisaran Sunda,STNK kekaisaran Sunda,SIM kekaisaran Sunda,kekaisaran sunda nusantara,Sunda Empire

Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteu...

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 14:51 WIB

Di antara kendaraan dengan pelat nomor selain D yang lolos pemeriksaan, kendaraan dengan pelat nomor B adalah yang palin...

Bandung Raya - Bandung, Kendaraan Selain Plat D Curi Waktu saat Petugas Istirahat di GT Pasteur, pos penyekatan Pasteur,pos penyekatan Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan mudik Bandung,pemudik masuk Bandung,Bandung

Bandung Tanginas: Rumah Amal Salman Beri Bingkisan Bumil Cantik 

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 13:35 WIB

Kota Bandung terus berupaya menurunkan angka stunting dengan program Bandung Tanginas (Tanggap Stunting dengan Pangan Am...

Bandung Raya - Bandung, Bandung Tanginas: Rumah Amal Salman Beri Bingkisan Bumil Cantik , Bandung Tanginas,Rumah Amal Salman,Bingkisan Bumil Cantik,Kota Bandung

Pemerintah Tegas Larang Mudik di Wilayah Aglomerasi, Oded: Saya Dukung

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 13:24 WIB

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dengan tegas melarang aktivitas mudik lokal di wilayah aglomerasi pada Hari Ra...

Bandung Raya - Bandung, Pemerintah Tegas Larang Mudik di Wilayah Aglomerasi, Oded: Saya Dukung, Wali Kota Bandung Oded M. Danial,aglomerasi Bandung Raya,larangan mudik lokal Bandung Raya,larangan mudik aglomerasi Bandung Raya,Larangan Mudik Lebaran 2021,Bandung,mudik lokal,mudik lokal Bandung Raya

Covid-19 di Antapani Melonjak, 105 Orang Masih dalam Perawatan

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 12:59 WIB

Covid-19 di Kecamatan Antapani kembali melonjak pada, Kamis, 6 Mei 2021. Merujuk situs covid19.bandung.go.id, diakses Ju...

Bandung Raya - Bandung, Covid-19 di Antapani Melonjak, 105 Orang Masih dalam Perawatan, Kasus Covid-19 Antapani,Covid-19 Antapani,Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,tren positif Covid-19 Kota Bandung,kecamatan terbanyak kasus Covid-19 Bandung,Kecamatan kasus Covid-19 terbanyak Bandung

Dalam Hitungan Jam, Petugas Penyekatan Putar Balik 610 Kendaran

Bandung Jumat, 7 Mei 2021 | 12:17 WIB

Jumlah tersebut tercatat di hari pertama pelaksanaan penyekatan lewat 8 titik cek poin di Kota Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Dalam Hitungan Jam, Petugas Penyekatan Putar Balik 610 Kendaran, Petugas Penyekatan,Kendaraan putar balik,Larangan Mudik,Kota Bandung
dewanpers