web analytics

Pesantren Bahrul Ulum Tasikmalaya, Kombinasikan Sistem Salafiah dan Kholafiyah

clockRabu, 14 April 2021 19:44 WIB userIrpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Pesantren Bahrul Ulum Tasikmalaya, Kombinasikan Sistem Salafiah dan Kholafiyah, Pesantren Bahrul Ulum Tasikmalaya,Pesantren di Tasikmalaya,Profil Pesantren

Pondok pesantren Bahrul Ulum di Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

CIBEUREUM, AYOTASIK.COM -- Pondok pesantren Bahrul Ulum yang berada di Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, berdiri tahun 1920 dengan nama pondok pesantren Awipari.

Didirikan KH. Masduki yang merupakan putra KH. Husen yang beradal dari Tonjong, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya.

KH. Husen merupakan cucu dari salah seseorang keluarga Syekh Abdul Muhyi Pamijahan salah seorang wali penyebar Islam di wilayah Tasikmalaya.

Karena KH. Masduki kerap melakukan ibadah haji serta sempat tinggal di Mekkah, pengajian dan kepengurusan pesantren dibantu keluarganya KH. Ahmad. KH. Masduki mempunyai 4 putra, yakni KH. Busthomi, KH. Tijani, KH. Syail Mawardhi serta Hj. Ai.

Pada tahun 1940 KH. Busthomi bersama KH. Ruhiat pendiri Pondok Pesantren Cipasung, sempat menawarkan diri untuk ikut berperang kepada KH. Zaenal Musthofa yang merupakan pendiri pesantren Sukamanah Kecamatan Sukarame. Namun, niatan KH. Busthomi itu dilarang KH. Zaenal Musthofa. Bahkan, KH. Busthomi disuruh kembali ke Awipari untuk membina masyarakat.

Kepemimpinan KH. Masduki selesai sampai 1942, setelah itu diteruskan putra sulungnya. Ketika kepemimpinan KH. Busthomi, kemajuan pesantren lumayan cepat dengan banyaknya santri yang tinggal. Bahkan pada tahun 1965 ada sekitar 3000 santri yang menuntut ilmu di pesantren Bahrul Ulum tersebut. Kondisi bangunan yang sederhana yakni berupa bedeng- bedeng tidak mambuat santri ciut dalam menuntut ilmu agama.

Pada tahun 1970, pesantren bertukar nama menjadi pondok pesantren Bahrul Ulum. Bersamaan kemajuan, sistem pengajarannya, tidak hanya Salafiyah saat ini memakai sistem kholafiyah. System pembelajaran Kholafiyah diperuntukkan untuk santri yang bersekolah umum. Sedangkan Salafiyah dikhususkan untuk santri spesial tidak sekolah atau Takhosus.

Kepemimpinan pesantren diteruskan putra serta menantu KH. Busthomi yakni KH. Abdullah Muhaemin serta KH. Ma’sum Suhaemi.  Saat ini, pimpinan pondok pesantren dipegang oleh KH. Cecep Ridwan Busthomi

Bukan hanya pondok pesantren yang menekankan kajian kitab kuning saja, di pesantren Bahrul Ulum juga ada jenjang pendidikan MTs dan Madrasah Aliyah (MA). Sedangkan untuk Pendidikan Informal yakni Madrasah Diniyah dan Takhosus Al-Qur'an.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 22:00 WIB

HUT RI yang biasa dikenal dengan Agustus-an sudah biasa menjadi berkah tersendiri buat pedagang musiman bendera dan umbu...

Umum - Regional, Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM, Pedagang,Bendera Merah Putih,Umbul-umbul,PPKM,Cianjur,Pandemi Covid-19

Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 21:20 WIB

Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmy Perkasa Has, membagikan sembako kepada ratusan guru ngaji, pada Rabu, 28 Juli 202...

Umum - Regional, Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako, Peduli Guru Ngaji,Jimmy Perkasa Has,Ketua DPC PPP,Sembako,Cianjur

Musim Kemarau Melanda, Cianjur Antisipasi Potensi Kebakaran

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 20:55 WIB

Musim kemarau di Kabupaten Cianjur sudah mulai melanda dibeberapa wilayah, potensi kebakaran rumah penduduk maupun hutan...

Umum - Regional, Musim Kemarau Melanda, Cianjur Antisipasi Potensi Kebakaran, Musim Kemarau,potensi kebakaran,Kabupaten Cianjur,kekurangan air

Disomasi Penyedia Jasa Mamin, Begini Respons RSUD Sayang

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 19:05 WIB

Plt Direktur Utama RSUD Sayang Canjur, dr. Dharmawan, buka suara terkait somasi yang dilayangkan CV Indo Griya.

Umum - Regional, Disomasi Penyedia Jasa Mamin, Begini Respons RSUD Sayang, Somasi,RSUD Sayang,Cianjur,Pemutusan Kontrak Sepihak,CV Indo Griya

Geledah Kamar di Lapas Purwakarta, Petugas Temukan Barang Terlarang

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:59 WIB

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Purwakarta menggeledah kamar hunian warga binaan setelah terjadinya pen...

Umum - Regional, Geledah Kamar di Lapas Purwakarta, Petugas Temukan Barang Terlarang, Lapas Purwakarta,Kriminal Purwakarta,Berita Purwakarta,Penyelundupan Narkoba

Korupsi Banprov Indramayu, 4 Anggota DPRD Jabar Kembali Diperiksa KPK

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:48 WIB

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik adanya sejumlah pihak yang menerima uang suap dalam pengaturan ang...

Umum - Regional, Korupsi Banprov Indramayu, 4 Anggota DPRD Jabar Kembali Diperiksa KPK, Banprov Indramayu,Suap Banprov Indramayu,Korupsi Banprov,Korupsi Pemkab Indramayu,Indramayu,kpk

15.037 Sekolah di Jabar Dijadikan Tempat Vaksinasi Covid-19

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:23 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 Jabar mencatat ada 15.037 sekolah yang dapat dijadikan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi C...

Umum - Regional, 15.037 Sekolah di Jabar Dijadikan Tempat Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Pelajar,Jadwal Vaksinasi Pelajar,vaksinasi pelajar Jabar,lokasi vaksinasi pelajar Jabar

PPKM Diperpanjang, Pakar: 3T Belum Optimal, Harus Digenjot

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 11:54 WIB

Pemerintah resmi memperpanjang masa PPKM dari 26 Juli sampai 2 Agustus 2021. Perpanjangan ini merupakan perpanjangan ked...

Umum - Regional, PPKM Diperpanjang, Pakar: 3T Belum Optimal, Harus Digenjot, 3T (tracing, testing, treatment),3T,PPKM diperpanjang,PPKM Level 4
dewanpers
arrow-up