web analytics
  

Energi Alternatif di Bandung Barat, Kotoran Hewan dan Sampah Jadi Gas

Rabu, 14 April 2021 16:53 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Energi Alternatif di Bandung Barat, Kotoran Hewan dan Sampah Jadi Gas, sampah jadi gas,kotoran hewan jadi gas,gas alternatif,bahan bakar alternatif,energi alternatif,biogas Tenari

Andrias Wiji Setio Pamuji mengubah sampah jadi gas di Desa Mekarsari, Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Kesadaran pemakaian energi terbarukan yang ramah lingkungan mesti digalakkan, bukan saja sekedar konsep atau bahkan angan-angan belaka. 

Indonesia yang merupakan negara agraris memiliki potensi besar energi baru terbarukan (EBT) untuk menggantikan energi fosil. Salah satunya biogas dari limbah pertanian, peternakan, dan sampah rumah tangga. 

Berkat keyakinan itu, seorang warga Desa Mekarsari, Kabupaten Bandung Barat bernama Andrias Wiji Setio Pamuji berhasil mengembangkan reaktor biogas Tenari (Teknologi Anak Negeri). 

Ketertarikan Andrias pada biogas dimulai saat kuliah tingkat 3 di ITB, ketika itu muncul isu ketersediaan energi fosil, kenaikan harga, serta timbulnya masalah lingkungan dalam penggunaan energi fosil. 

Berbeda dengan reaktor biogas pada umumnya, Tenari terbuat dari bahan plastik fiber (fiber-reinforced plastic/FRP) sehingga mudah dibuat, simpel, dan tahan lama. "Reaktor dengan material FRP bersifat kedap udara, kuat dan tangguh, namun fleksibel dan dapat bertahan lebih dari 20 tahun," kata Andrias saat ditemui Ayobandung.com baru-baru ini. 

Andrias Wiji Setio Pamuji mengubah sampah jadi gas di Desa Mekarsari, Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Prinsip kerja reaktor Biogas Tenari adalah dengan cara pembusukan sampah organik dengan sistem digester. Karakteristik umum dari digester adalah hampa udara, memiliki sistem input bahan baku, dan sistem output gas.

"Model Tenari terdiri dari beberapa komponen mulai dari reaktor, manometer, filter biogas, dan kompor biogas," tambah alumni Teknik Kimia ITB ’97 itu. 

Andrias menjelaskan cara kerja reaktor Tenari memanfaatkan proses pembusukan di dalam reaktor. Dengan proses hidrolisis, bahan baku tersebut larut bersama air dan bakteri acidogenesis yang ada menjadi asam-asam lemak dan bakteri methanogenesis.

Dalam satu reaktor biogas tidak 100 persen menghasilkan gas metana (CH4), namun hanya sekitar 60 persen saja. Didalamnya terdapat gas karbon dioksida (CO2) 30 persen, dan 10 persen gas lainnya seperti O2 dan H2S.

Gas metana (CH4) yang sudah terbentuk didalam reaktor disalurkan menggunakan pipa, untuk siap digunakan kompor dan penerangan. Untuk mengetahui ketersediaan gas, dilengkapi pula alat pengukur tekanan udara (manometer) dengan cairan berwarna hitam dan putih. 

"Apabila cairan hitam di manometer lebih tinggi, berarti kapasitas biogas cukup. Apabila cairan warna hitam dan putih sejajar, berarti biogas kosong dan harus diisi ulang kotoran ternak," katanya.

Andrias Wiji Setio Pamuji mengubah sampah jadi gas di Desa Mekarsari, Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Model reaktor biogas Tenari terdiri berbagai macam bentuk. Disesuaikan dengan bahan baku yang digunakan. Mulai dari bahan baku kotoran ternak, kotoran manusia (septic tank), hingga sampah rumah tangga organik. 

"Model paling kecil memiliki tinggi160 cm, diameter 120 cm mampu menampung 2000 liter biogas. Sedang ukuran paling besar bisa menampung biogas maksimal 50 meter kubik. Khusus untuk reaktor biogas bagi sampah rumah tangga organik, memiliki bentuk reaktor Tipe kubah (fixed dome). Serta dilengkapi dengan mesin penggiling limbah, agar proses pembusukan cepat dan reaktor tidak mampet," paparnya.

Andrias Wiji Setio Pamuji mengubah sampah jadi gas di Desa Mekarsari, Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.7...

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 18:34 WIB

Sebanyak 4.774 formasi bakal dibuka dalam rekrutmen CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 202...

Bandung Raya - Ngamprah, Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.774, CPNS KBB,PPPK KBB,CPNS Bandung Barat,PPPK Bandung Barat,Formasi CPNS Pemkab Bandung Barat

Wisata ke Kebun Binatang Bandung, 2 Warga Padalarang Positif Covid-19

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 17:00 WIB

Pada periode liburan Lebaran mulai 12-16 Mei 2021, angka kunjungan ke Kebun Binatang Bandung mengalami lonjakan.

Bandung Raya - Ngamprah, Wisata ke Kebun Binatang Bandung, 2 Warga Padalarang Positif Covid-19, Kebun Binatang Bandung,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Padalarang,Bandung Zoological Garden,Positif Covid-19,Rapid Test Antigen Acak,kebun binatang bandung hari ini,COVID-19

Penutupan Wisata Akibat Pengunjung Membludak Harus Jadi Pelajaran

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 16:15 WIB

Pelaku wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus memetik pelajaran dari penutupan wisata.

Bandung Raya - Ngamprah, Penutupan Wisata Akibat Pengunjung Membludak Harus Jadi Pelajaran, Penutupan Wisata,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Pelaku wisata,Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB Heri Pratomo,Kasus Covid-19

Heboh! Warga Citatah Temukan Hewan Langka Mirip Kukang Jawa

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 15:54 WIB

Penampakan hewan langka mirip kukang Jawa membuat heboh warga Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (...

Bandung Raya - Ngamprah, Heboh! Warga Citatah Temukan Hewan Langka Mirip Kukang Jawa, Kukang Jawa,kukang jawa citatah,kukang jawa bandung,warga citatah lihat kukang jawa,Hewan Langka

Resmi! Aa Umbara Dicopot dari DPD Nasdem Bandung Barat

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 12:12 WIB

Partai Nasdem resmi mencopot Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpina...

Bandung Raya - Ngamprah, Resmi! Aa Umbara Dicopot dari DPD Nasdem Bandung Barat, Aa Umbara dicopot Partai Nasdem,aa umbara tersangka korupsi,KPK Tetapkan Aa Umbara Tersangka,Aa Umbara Tersangka,aa umbara korupsi,Aa Umbara korupsi bansos,Aa Umbara,Partai NasDem

Fantastis! Omzet Jembatan Apung Waduk Saguling Capai Rp100 Juta per Bu...

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 06:38 WIB

Ada empat jembatan berbahan kayu yang mengapung di perairan Waduk Saguling, yang menghubungKan beberapa wilayah di Bandu...

Bandung Raya - Ngamprah, Fantastis! Omzet Jembatan Apung Waduk Saguling Capai Rp100 Juta per Bulan, Waduk Saguling,jembatan Waduk Saguling,Jembatan Jubang,Jembatan Sasak Bodas,Jembatan Bucin,Jembatan Surapatin

Meski Libur Lebaran, Okupansi Hotel di KBB Masih Terlalu Rendah

Ngamprah Senin, 17 Mei 2021 | 17:15 WIB

Bahkan selama periode libur Lebaran mulai 12-16 Mei 2021, okupansi hotel KBB masih lesu. 

Bandung Raya - Ngamprah, Meski Libur Lebaran, Okupansi Hotel di KBB Masih Terlalu Rendah, Libur Lebaran,Okupansi Hotel,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud),penyekatan wilayah

2 Pemudik Positif Covid-19 Ditemukan di Cimahi

Ngamprah Senin, 17 Mei 2021 | 16:20 WIB

Kedua orang pemudik tersebut hendak melakukan perjalanan ke Bandung Raya.

Bandung Raya - Ngamprah, 2 Pemudik Positif Covid-19 Ditemukan di Cimahi, Pemerintah Kota Cimahi,Pemudik Positif Covid-19,Rapid Test Antigen,Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi,Bandung Raya,Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana,Pelaksana Tugas (Plt),Kota Cimahi
dewanpers