web analytics
  

Suntik Vaksin Covid-19 Saat Berpuasa, Pengaruhi Imunitas?

Rabu, 14 April 2021 03:22 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Suntik Vaksin Covid-19 Saat Berpuasa, Pengaruhi Imunitas?, Suntik Vaksin Covid-19 Saat Berpuasa,Vaksinasi Covid-19,vaksinasi terhadap imunitas tubuh,bulan puasa,vaksinasi Covid-19 tetap diperbolehkan meskipun sedang berpuasa,vaksinasi Covid-19 saat berpuasa,Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa

Ilustrasi -- Proses vaksinasi Covid-19 masih terus berlangsung secara bertahap untuk seluruh lapisan masyarakat. Namun, memasuki bulan puasa, adakah pengaruh khusus dari proses vaksinasi terhadap imunitas tubuh seseorang? (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Proses vaksinasi Covid-19 masih terus berlangsung secara bertahap untuk seluruh lapisan masyarakat. Namun, memasuki bulan puasa, adakah pengaruh khusus dari proses vaksinasi terhadap imunitas tubuh seseorang?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Bekasi Utara, Kathi Swaputri Kancana, menyatakan tidak ada perbedaan kondisi imunitas tubuh setelah vaksin selama bulan puasa ataupun ketika tidak berpuasa. Justru, puasa membuat imunitas meningkat.

Kathi menjelaskan, hal tersebut didukung oleh pola makan teratur orang yang berpuasa saat sahur dan berbuka. Karena itu, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tetap diperbolehkan meskipun sedang berpuasa.

Dia mengutip pandangan pakar ahli kepala laboratorium Universitas Fakeeh, Dubai, Paalat Menon. Menurut Menon, selama berpuasa, respons imun meningkat dua kali lipat. Pasalnya, setelah 12 jam pascapuasa, makrofag pada sistem imun bekerja lebih cepat membersihkan sel-sel mati dalam tubuh.

"Proses tersebut disebut autofagi, di mana sistem imun kita menjadi lebih sensitif. Itulah juga mengapa puasa sangat baik untuk pasien-pasien dengan diabetes, tuberkulosis, dan penyakit metabolik lainnya," ujar Kathi melalui rilis pers Primaya Hospital Group dinukil dari Republika.co.id (jaringan Ayobandung.com),  Selasa (13/4).

Pada dasarnya, Kathi menekankan tidak ada dampak atau efek khusus dari vaksinasi Covid-19 saat berpuasa. Setelah divaksin, tubuh mulai merespons dengan membentuk antibodi yang tercapai maksimal hingga 28 hari setelah pemberian dosis kedua.

Dalam beberapa kasus, memang terjadi reaksi seperti nyeri pada bekas suntikan yang akan hilang sekitar dua hari setelah vaksinasi. Sementara, reaksi lain seperti kelelahan merupakan respons tubuh yang sedang bekerja membentuk antibodi.

Mendapatkan vaksinasi Covid-19 atau tidak, selama bulan puasa Kathi menyarankan umat Islam menjaga pola makan yang baik. Hal itu disebutnya sangat penting untuk tetap menjaga daya tahan tubuh.

"Karbohidrat dan protein sebagai sumber energi tentunya harus kita konsumsi selama bulan puasa. Asupan vitamin, termasuk vitamin D, juga dapat membantu mempertahankan daya tahan tubuh selama pandemi di bulan Ramadhan ini," kata Kathi.

Ketua gugus Covid-19 Primaya Hospital Bekasi Barat, Yoana Periskila, mengingatkan agar sebelum jadwal vaksinasi, peserta harus dalam kondisi kesehatan yang stabil, istirahat yang cukup, dan makan makanan bergizi dengan takaran cukup untuk tubuh. Peserta juga tidak mengalami demam, sesak, batuk, dan penyakit komorbid.

Sesudah vaksinasi Covid-19, peserta dianjurkan untuk beristirahat dan melakukan kegiatan ringan. Jika terdapat seseorang yang merasa lemas ketika berpuasa dan mendapat vaksinasi Covid-19, sebaiknya peserta langsung beristirahat.

"Maka dari itu, penting bagi setiap orang untuk selalu memperhatikan kondisi fisik tubuh sebelum vaksinasi Covid-19, baik ketika berpuasa maupun tidak sedang berpuasa," tutur Yoana.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Infeksi Tropis Primaya Hospital Makassar, Rachmat Latief, mengatakan hal serupa, bahwa puasa bukan penghalang melakukan pemberian vaksinasi Covid-19.

Perlangsungan kekebalan imunitas Vaksin Covid-19 sama saja, baik sebelum puasa maupun saat berpuasa. Khusus kelompok lanjut usia (lansia), pembentukan antibodi akan tetap terbentuk walaupun tidak secepat pada masyarakat usia muda.

Oleh karena itu, pemberian vaksin Covid-19 pada lansia harus diberi jarak 28 hari agar tubuh memiliki kesempatan untuk membentuk antibodi. Sehingga, pada hari ke-28, tubuh akan diberi booster lagi dengan dosis vaksin kedua.

Pemberian vaksin Covid-19, baik sedang berpuasa maupun ketika tidak berpuasa, ujar Rachmat, harus tetap memperhatikan kontraindikasi. Misalnya, apakah seseorang memiliki penyakit penyerta (komorbid) atau tidak.

Khusus lansia, perlu ditekankan apakah telah memenuhi penilaian skor RAPUH (Resistensi, Aktivitas, Penyakit Lebih dari 4 Hari, Usaha Berjalan, dan Hilangnya Berat Badan). Selain itu, harus dibedakan apakah penerima vaksin yang merasakan efek lemas, memang karena berpuasa atau karena hal lain.

"Kondisi badan lemas ketika berpuasa biasanya disebabkan oleh penurunan kadar glukosa saat pagi hingga siang hari, di mana setelah itu tubuh akan berproses mencukupkan kadar glukosa dalam darah dengan mengambil glukosa cadangan dalam tubuh. Hal ini sama sekali tidak berdampak pada pascapenyuntikan vaksin Covid-19," ungkap Rachmat.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

BST Rp300 Ribu Bakal Diperpanjang, Cek Daftar Penerima di Sini

Nasional Rabu, 19 Mei 2021 | 07:32 WIB

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bakal segera mencairkan bantuan sosial tunai (BST) dalam waktu dekat. M...

Umum - Nasional, BST Rp300 Ribu Bakal Diperpanjang, Cek Daftar Penerima di Sini, Bantuan Sosial Tunai (BST),BST Cair,BST 300 Ribu,bst kemensos,bst,pencairan bst,kapan BST cair,cara mencairkan bst 300 ribu

Kapal Cina Angkat Anjungan KRI Nanggala 402, Tapi Sling Putus

Nasional Rabu, 19 Mei 2021 | 07:31 WIB

Diketahui, KRI Nanggala tenggelam di perairan Bali Utara pada Rabu, 21 April 2021.

Umum - Nasional, Kapal Cina Angkat Anjungan KRI Nanggala 402, Tapi Sling Putus, Kapal Cina angkat KRI Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402,Kepingan badan Kapal Selam KRI Nanggala ditemukan,Kepingan KRI Nanggala ditemukan,Nanggala

BPOM Larang 2 Obat Herbal Ini Dipakai Tangani Pasien Covid-19

Nasional Rabu, 19 Mei 2021 | 06:06 WIB

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memastikan penghentian produk herbal dengan merek Lianhua Qingwen Capsules (LQ...

Umum - Nasional, BPOM Larang 2 Obat Herbal Ini Dipakai Tangani Pasien Covid-19, BPOM,obat herbal terlarang,obat herbal Covid-19 terlarang,Lianhua Qingwen Capsules,LQC,Phellodendron,obat covid-19

Pemerintah: Vaksin Gotong Royong tak Bisa Dipalsukan

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 23:06 WIB

Pemerintah menjamin keaslian vaksin Covid-19 yang dipakai dalam program vaksinasi gotong royong. Melalui skema ini, peru...

Umum - Nasional, Pemerintah: Vaksin Gotong Royong tak Bisa Dipalsukan, vaksin gotong royong,vaksinasi gotong royong,Vaksin Sinopharm

Distributor Barang Perlu dapat Prioritas Vaksin Gotong Royong

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 22:46 WIB

Pemerintah mulai pelaksanaan program vaksinasi Gotong Royong. Vaksinasi diberikan kepada ribuan pekerja di Kawasan Indus...

Umum - Nasional, Distributor Barang Perlu dapat Prioritas Vaksin Gotong Royong, vaksinasi gotong royong,vaksin gotong royong,Distributor Barang,Dekan Fakultas Kedokteran UNPAD Yudi Mulyana Hidayat

Novel Baswedan: Presiden Jokowi Bebaskan Kami dari Tuduhan

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:24 WIB

Novel Baswedan menyampaikan rasa terima kasih atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap memberikan nam...

Umum - Nasional, Novel Baswedan: Presiden Jokowi Bebaskan Kami dari Tuduhan, 75 Pegawai KPK,Novel Baswedan,Presiden Jokowi,TWK Pegawai KPK,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Daftar Formasi CPNS dan PPPK 2021 Lengkap dari Pusat dan Daerah

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:15 WIB

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah resmi mengumumkan formasi CPNS dan Pegaw...

Umum - Nasional, Daftar Formasi CPNS dan PPPK 2021 Lengkap dari Pusat dan Daerah, Formasi CPNS 2021,Formasi PPPK 2021,Jadwal Seleksi CPNS 2021,Jadwal Seleksi PPPK 2021,KemenPANRB CPNS 2021,KemenPANRB PPPK 2021

Jokowi: Waspada Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Usai Lebaran

Nasional Selasa, 18 Mei 2021 | 18:54 WIB

Presiden Joko Widodo mengingatkan masyakarat agar waspada atas potensi peningkatan kasus baru Covid-19 pasca libur lebar...

Umum - Nasional, Jokowi: Waspada Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Usai Lebaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Lonjakan Kasus Baru Covid-19,Lonjakan Covid-19 Usai Lebaran

artikel terkait

dewanpers