web analytics
  

Warga Cirebon Pilih Alun-alun Kejaksan Tempat Ngabuburit

Selasa, 13 April 2021 19:33 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Warga Cirebon Pilih Alun-alun Kejaksan Tempat Ngabuburit, Alun-alun Kejaksan Cirebon,Tempat Ngabuburit Cirebon,Ngabuburit di Kota Cirebon,Ramadan 2021

Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Pasca dibuka untuk umum, Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, menjadi salah satu lokasi incaran warga untuk ngabuburit pada hari pertama Ramadan, Selasa, 13 April 2021.

Sejak sekitar akhir pekan lalu, Alun-alun Kejaksan telah menarik minat masyarakat untuk dikunjungi. Pasca revitalisasi selama sekitar 2 tahun, tampilan alun-alun mengundang rasa penasaran warga.

Maka, begitu dinding seng yang terpasang selama pekerjaan pembangunannya dirobohkan, antusiasme pun membuncah. Tak sekedar terpukau, mereka pun berbondong-bondong menjajal langsung pemandangan baru yang tersaji di hadapannya.

"Bangga, Kota Cirebon akhirnya punya alun-alun yang bagus," ungkap seorang warga Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Regina.

Ia termasuk salah satu warga yang mengunjungi Alun-alun Kejaksan baru bersama keluarganya. Dia menilai, alun-alun baru terasa lebih ramah sebagai ruang publik.

"Sebelumnya Alun-alun Kejaksan begitu-begitu saja, desainnya monoton, nyaris tak bisa untuk rekreasi dan tak ada sarana edukasi," katanya.

Regina menilai pembukaan alun-alun yang bertepatan dengan Ramadan menjadi waktu yang pas. Ia berencana memanfaatkan ruang publik itu sebagai lokasi ngabuburit bersama keluarganya.

"Lumayan dekat dari rumah, tempatnya juga bersih dan ada arena bermain anak sehingga bisa bawa anak-anak kemari," tuturnya.

Rencana menanti waktu berbuka puasa di Alun-alun Kejaksan juga dikemukakan Agus, warga Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. 

"Lumayan asyik buat nongkrong, pas buat nunggu Maghrib," cetusnya.

Kendati dinilainya bagus dengan adanya ornamen Cirebon yang khas pada gapuranya, Agus menyatakan masih terdapat kekurangan pada alun-alun yang baru.

"Objek swafoto masih kurang. Apalagi denger-denger pembangunannya sampai miliaran rupiah, tapi segini (yang tampak) belum kelihatan wow-nya," beber dia.

Agus pun berharap, ke depan tampilan dan fasilitas Alun-alun Kejaksan akan lebih baik dan lengkap. Dia menghendaki Alun-alun tersebut sebagai salah satu ikon terbaik di Kota Cirebon. 

Alun-alun Kejaksan direvitalisasi menggunakan anggaran hibah dari Pemprov Jawa Barat. Prosesnya dimulai pada Juni 2019.

Proyek revitalisasi dimulai pada Agustus 2019 dengan total nilai pekerjaan sekitar Rp45 miliar. Pada 2019, setidaknya Rp30 miliar dialokasikan untuk pembangunannya.

"Pada 2019 anggaran baru 70% atau Rp30 miliar, kemudian sisanya dialokasikan pada 2020," beber Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon, Syahroni.

Pengalokasian dana hibah sempat terhenti pada 2020 akibat refocusing anggaran setelah Covid-19 mewabah. Pekerjaan pun sempat terhenti. 

Syaroni menyebutkan, sedianya pekerjaan telah selesai pada Agustus 2020. Pihaknya sempat ragu ihwal kelangsungan revitalisasi.

"Agustus 2020 sempat belum ada kepastian, pekerjaan ini dilanjut atau tidak. Makanya, waktu itu sempat terhenti," terangnya.

Beruntung, pada Desember 2020 Pemprov Jabar meminjam dana dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Menggunakan dana itu, pembangunan alun-alun pun dilanjutkan.

Dengan adanya ketidakpastian kelanjutan pembangunan pada Agustus 2020, pihaknya memperpanjang waktu pekerjaan hingga Desember 2020 (adendeum). Adendeum kembalu berlaku pada Februari 2021, sampai akhirnya pekerjaan rampung April 2021.

Namun begitu, Pemprov Jabar rupanya belum mencairkan dana sisa pembangunan. Beruntung, imbuhnya, penyedia jasa pembangunan Alun-alun Kejaksan berkenan menalangi sampai pekerjaan selesai.

"Pengajuan anggaran sudah, tapi memang belum cair (dari Pemprov Jabar). Kabarnya sedang menunggu pemeriksaan BPK," ungkapnya.

Pemprov Jabar setidaknya masih berhutang Rp4,5 miliar ke penyedia jasa pembangunan. Secara keseluruhan, pihaknya sendiri cukup puas menerima hasil pekerjaan revitalisasi alun-alun.

Meski, di sisi lain, pihaknya menerima sejumlah keluhan warga, misalnya ihwal dinding yang terkelupas. Dia meyakinkan, alun-alun sejauh ini masih dalam pemeliharaan penyedia jasa selama 6 bulan.

"Bisa diperbaiki oleh penyedia jasa karena masih dalam masa pemeliharaan 6 bulan," ujarnya.

Dia tak menampik, beberapa hal masih belum sesuai dengan rencana revitalisasi awal. Salah satunya berupa tugu Siliwangi di sekitar simpang empat Siliwangi yang awalnya direncanakan menyatu dengan Alun-alun Kejaksan.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ini Sosok Oknum Pemalsu Surat Swab Antigen di Cianjur

Regional Rabu, 5 Mei 2021 | 22:18 WIB

AR, perempuan yang diduga melakukan pemalsuan surat keterangan swab antigen, ternyata merupakan tenaga honorer yang memi...

Umum - Regional, Ini Sosok Oknum Pemalsu Surat Swab Antigen di Cianjur, Pemalsuan Surat Swab Antigen,Swab Antigen di Cianjur,Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur

H-1 Larangan Mudik Diwarnai Fenomena Mudik Dini

Regional Rabu, 5 Mei 2021 | 21:04 WIB

Fenomena mudik dini mewarnai H-1 larangan mudik di Cirebon. Sebagian masyarakat memanfaatkan waktu untuk melakukan perja...

Umum - Regional, H-1 Larangan Mudik Diwarnai Fenomena Mudik Dini, Larangan Mudik,Mudik Dini,H-1 larangan mudik,Mudik Cirebon

Polres Cianjur Ringkus Pengedar Ganja Siap Edar saat Malam Takbir

Regional Rabu, 5 Mei 2021 | 21:00 WIB

Ratusan gram daun ganja siap edar di malam takbir Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah atau 2021, digagalkan Satuan Reserse...

Umum - Regional, Polres Cianjur Ringkus Pengedar Ganja Siap Edar saat Malam Takbir, Ganja Siap Edar,Polres Cianjur,Ganja Malam Takbir,Ganja Cianjur,Narkoba Cianjur

Kota Tasikmalaya Zona Merah, Objek Wisata Bakal Ditutup

Regional Rabu, 5 Mei 2021 | 20:48 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengatakan, Kota Tasikmalaya kembali masuk ke zona merah.

Umum - Regional, Kota Tasikmalaya Zona Merah, Objek Wisata Bakal Ditutup, Kota Tasikmalaya Zona Merah,Zona Merah Kota Tasikmalaya,Objek Wisata Tasik Ditutup,Objek Wisata Kota Tasikmalaya

Arus Kendaraan di Pantura Cirebon Meningkat Jelang Larangan Mudik Esok

Regional Rabu, 5 Mei 2021 | 20:05 WIB

Arus lalu lintas (lalin) di jalur arteri Pantura Cirebon maupun tol meningkat menjelang masa larangan mudik esok.

Umum - Regional, Arus Kendaraan di Pantura Cirebon Meningkat Jelang Larangan Mudik Esok, Arus Kendaraan Mudik,Mudik Pantura Cirebon,Polres Cirebon Kota

2 Orang Tewas dalam Tabrakan Bus di Tol Cipali

Regional Rabu, 5 Mei 2021 | 18:12 WIB

2 Orang Tewas dalam Tabrakan Bus di Tol Cipali

Umum - Regional, 2 Orang Tewas dalam Tabrakan Bus di Tol Cipali, kecelakaan Tol Cipali,Tol Cipali,tabrakan bus tol Cipali,kecelakaan bus tol Cipali

Masa Penahanan Ade Barkah Diperpanjang

Regional Rabu, 5 Mei 2021 | 16:25 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan dua tersangka penerima suap terkait pengurusan dana bant...

Umum - Regional, Masa Penahanan Ade Barkah Diperpanjang, Ade Barkah tersangka,Ketua Golkar Jabar Ade Barkah Tersangka,Ade Barkah,Korupsi Pemkab Indramayu,kpk

Hendak ke Ciamis dan Cilacap, 8 Travel Gelap Diciduk di Simpang Gadog...

Regional Rabu, 5 Mei 2021 | 16:16 WIB

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, delapan kendaraan roda empat yang diamankan petugas ini terdiri dari 6 kendaraan p...

Umum - Regional, Hendak ke Ciamis dan Cilacap, 8 Travel Gelap Diciduk di Simpang Gadog Bogor, Travel Gelap Mudik,Travel gelap  penyedia jasa mudik,mudik travel gelap,travel gelap Bogor,Bogor,Larangan Mudik Lebaran 2021,pos penyekatan Bogor

artikel terkait

dewanpers