web analytics
  

Nasib Mantan Buruh CV Sandang Sari, Didakwa karena Membela Diri

Selasa, 13 April 2021 15:05 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Nasib Mantan Buruh CV Sandang Sari, Didakwa karena Membela Diri, Mantan Buruh CV Sandang Sari,Aan Aminah,Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA Khusus,hak upah buruh,THR Dicicil

Aan Aminah dan para saksi dari pihak penuntut menjalani sidang pemeriksaan di PN Bandung Kelas IA Khusus, Selasa, 13 April 2021. (Ayobandung.com/Idham Nur Indrajaya)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM — Aan Aminah, mantan buruh CV Sandang Sari, didakwa karena menggigit lengan petugas keamanan perusahaan saat dirinya membela diri.

Menurut keterangan dari pihak penggugat, Aan menyebabkan luka yang cukup parah setelah dia menggigit lengan petugas yang bersangkutan.

Dakwaan terhadap Aan berawal dari upaya Aan beserta anggota F-Sebumi (Federasi Serikat Buruh Militan) untuk menuntut hak upah para buruh yang dipotong dan THR yang dibayar secara dicicil. Kebijakan soal upah dan THR yang diberlakukan secara sepihak tanpa melalui mediasi pun memicu para anggota serikat untuk menggelar aksi di CV Sandang Sari.

Pada tanggal 22 Juni 2020, Aan Aminah beserta anggota serikat berupaya untuk berunding dengan pihak perusahaan. Namun, Aan, dkk. ditahan oleh petugas sehingga terjadi aksi dorong-mendorong. Aan yang hampir kehabisan napas karena dihimpit oleh tiga petugas dan ditekan di bagian payudaranya pun berteriak meminta tolong, sebelum akhirnya dia mengigit lengan Yudi Hardadi, salah seorang petugas yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Pada tanggal 22 Juli 2020, pihak perusahaan melapor kepada Polsek Antapani, karena Aan diduga telah melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan. Pada tanggal 22 Oktober 2020, Aan pun ditetapkan sebagai tersangka.

Adapun sidang pemeriksaan saksi berlangsung pada tanggal 13 April 2021. Pada sidang ini, tiga orang saksi dari pihak penuntut memberi keterangan yang diperkuat oleh barang berupa rekaman video. Namun, pihak tergugat bersikeras bahwa video itu tidak bisa menjadi bukti yang kuat atas dakwaan yang dijatuhkan kepadanya.

"Saksi-saksi itu, mereka berbohong semua karena yang mereka tunjukan itu video ketika saya mau masuk. Tetapi, mereka semua mengakui bahwa mereka melihat saya menggigit di sana. Jelas-jelas itu bukan video itu. Tetapi, mereka yakin melihat saya, tetapi berarti mereka tidak melihat saya ketika menggigit karena video itu bukan video ketika saya bergesekan dengan Yudi, karena ada video yang saya pegang itu jelas bahwa saya sedang digencet dan teriak di sana. Tapi, mereka mengaku tidak tahu di sana," ujar Aan kepada Ayobandung.com, Selasa, 13 April 2021.

Sebelumnya, pada tanggal 2 Maret 2021, Aan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA Khusus. Dalam sidang tersebut, Aan diancam hukuman penjara selama 2 tahun 8 bulan. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Kunjungi Kota Bandung, Dubes Republik Ceko Bahas Kerja Sama Pengelolaa...

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 18:41 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima kunjungan dari Kedutaan Besar Republik Ceko untuk Indonesia di Ruang Kenegaraa...

Bandung Raya - Bandung, Kunjungi Kota Bandung, Dubes Republik Ceko Bahas Kerja Sama Pengelolaan Sampah, Dubes Republik Ceko,Pengelolaan Sampah,Pemkot Bandung

Cegah Kerumunan, Puluhan Petugas Disebar ke Pusat Perbelanjaan Bandung

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 16:48 WIB

Menurut Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah, ada sebanyak 72 pegawai Disdagin yang akan memantau pusat perbelanjaa...

Bandung Raya - Bandung, Cegah Kerumunan, Puluhan Petugas Disebar ke Pusat Perbelanjaan Bandung, kerumunan pusat perbelanjaan bandung,kerumunan Mal Bandung,Disdagin Kota Bandung,Satpol PP Kota Bandung

Oded: Warga Luar Jangan Dulu Masuk ke Bandung

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 16:38 WIB

Oded: Warga Luar Jangan Dulu Masuk ke Bandung

Bandung Raya - Bandung, Oded: Warga Luar Jangan Dulu Masuk ke Bandung, pos penyekatan Bandung,penyekatan Bandung,titik penyekatan Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Larangan Mudik Lebaran 2021

Petugas Cek Poin Harus Tetap Humanis, Walau Pegang Teguh SOP

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 14:45 WIB

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta kepada petugas gabungan untuk mengedepankan sisi humanisme saat bertugas di po...

Bandung Raya - Bandung, Petugas Cek Poin Harus Tetap Humanis, Walau Pegang Teguh SOP, Petugas Cek Poin,Posko cek poin,Kota Bandung,Oded M. Danial,Wali Kota Bandung,Pandemi Covid-19

Warga Bandung Ramai Ajukan Permohonan Surat Izin Perjalanan ke Kelurah...

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 14:26 WIB

Namun, permohonan tersebut ditolak sebab tujuan perjalanan masyarakat yang mengajukan adalah mudik.

Bandung Raya - Bandung, Warga Bandung Ramai Ajukan Permohonan Surat Izin Perjalanan ke Kelurahan, Surat Izin Perjalanan (SIP),pemeriksaan dokumen surat izin perjalanan,surat izin perjalanan kelurahan Bandung,SIP kelurahan Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021

Sekda Kota Bandung Awasi Langsung Pos Penyekatan Mudik di Cibiru

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 14:06 WIB

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna turun langsung ke jalan untuk mengawasi kendaraan yang masuk melalui perbatasan Cibiru, K...

Bandung Raya - Bandung, Sekda Kota Bandung Awasi Langsung Pos Penyekatan Mudik di Cibiru, Ema Sumarna,pos penyekatan Cibiru,aturan aglomerasi Bandung,aturan aglomerasi Bandung Raya,pos penyekatan Bandung,Larangan Mudik Lebaran 2021

Sempat Macet, Lalu Lintas di Pos Penyekatan Cibiru Terpantau Lancar

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 13:02 WIB

Pemeriksaan di pos penyekatan mudik Bundaran Cibiru sempat picu kemacetan di pagi hari, Kamis, 6 Mei 2021. Namun, menjel...

Bandung Raya - Bandung, Sempat Macet, Lalu Lintas di Pos Penyekatan Cibiru Terpantau Lancar, pos penyekatan Bandung,pos penyekatan Cibiru,Bundaran Cibiru,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan mudik Bandung

PMKS Musiman Bandung, Terpaksa Mengemis karena Di-PHK Akibat Covid

Bandung Kamis, 6 Mei 2021 | 12:21 WIB

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) musiman tampak memenuhi sudut-sudut jalan Kota Bandung sejak awal Ramadan...

Bandung Raya - Bandung, PMKS Musiman Bandung, Terpaksa Mengemis karena Di-PHK Akibat Covid, PMKS musiman Bandung,PMKS,pengemis musiman Bandung,Masjid Istiqamah
dewanpers