web analytics
  

Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?

Senin, 12 April 2021 15:35 WIB
Umum - Internasional, Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?, Cina,Pandemi Covid-19,Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken,Amerika Serikat,Asal-usul Virus Corona

Ilustrasi tenaga kesehatan yang memakai baju perlindungan kesehatan dan menangani Covid-19. (Pixabay/Mario Hagen)

WASHINGTON, AYOBANDUNG.COM — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan, kegagalan Cina memberikan akses ke para ahli kesehatan global membuat pandemi Covid-19 lebih buruk daripada yang seharusnya.

Selain itu, Blinken pun kembali menekankan pentingnya menyelidiki asal-usul virus tersebut.

Saat diwawancara dalam acara Meet the Press NBC pada Minggu (11 April 2021), Blinken menyebut Cina tidak memberi akses ke pakar internasional atau berbagai informasi aktual terkait Covid-19, guna memberikan transparansi yang sebenarnya. Akibatnya, virus lepas kendali lebih cepat.

"Menurut saya, hasil yang jauh lebih mengerikan daripada yang seharusnya," ujarnya.

Blinken berpendapat, perlu ada sistem keamanan kesehatan global yang lebih kuat guna memastikan hal itu tidak terjadi lagi. Reformasi harus mencakup komitmen terhadap transparansi, berbagi informasi, dan akses bagi para ahli.

"Dan Cina harus berperan di dalamnya," ucapnya.

Dia pun kembali menekankan pentingnya memiliki pengetahuan yang lebih konklusif tentang bagaimana pandemi dimulai.

"Kita perlu melakukan itu dengan tepat agar kita sepenuhnya memahami apa yang terjadi, untuk mendapatkan bidikan terbaik untuk mencegah hal itu terjadi lagi. Itulah mengapa kita harus menyelesaikan ini," kata Blinken.

Bulan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis hasil penyelidikan tentang asal-usul Covid-19 yang dilakukan bersama para ahli dari Cina. Mereka menjelaskan, skenario paling mungkin terkait rantai penyebaran adalah virus dibawa kelelawar, kemudian ditularkan ke manusia lewat hewan lain. Tim mengusulkan penelitian lebih lanjut di setiap area, kecuali hipotesis kebocoran laboratorium.

Namun Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta tim yang menyelidiki asal-usul pandemi Covid-19 tetap mendalami kemungkinan kebocoran laboratorium sebagai penyebab menyebarnya virus.

“Meskipun tim telah menyimpulkan bahwa kebocoran laboratorium adalah hipotesis yang paling kecil kemungkinannya, hal ini memerlukan penyelidikan lebih lanjut, berpotensi dengan misi tambahan yang melibatkan ahli spesialis, yang siap saya kerahkan,” kata Ghebreyesus pada 30 Maret  lalu.

Tim WHO yang diutus menyelidiki asal-usul Covid-19 tiba di Wuhan, Cina, pada 14 Januari lalu. Sebelum melakukan misinya, mereka menjalani isolasi terlebih dahulu selama dua pekan. Terdapat beberapa tempat yang dikunjungi tim WHO selama proses penyelidikan.

Pertama adalah rumah sakit Wuhan yang paling awal menangani pasien Covid-19. Mereka juga menyambangi pasar tradisional Huanan, tempat yang diduga kuat menjadi rantai awal penularan Covid-19.

Selain itu, tim WHO turut mengunjungi Institut Virologi Wuhan. Seperti diketahui, sempat beredar teori bahwa Covid-19 disebabkan oleh kebocoran virus dari laboratorium di institut tersebut. Namun Cina telah membantah hal itu. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Penelitian: AstraZeneca Tetap Efektif Lawan Virus Corona India

Internasional Selasa, 18 Mei 2021 | 22:10 WIB

Vaksin Covid-19 AstraZeneca disebut 97 persen efektif melawan varian virus corona India. Hal ini dinyatakan oleh sebuah...

Umum - Internasional, Penelitian: AstraZeneca Tetap Efektif Lawan Virus Corona India, Vaksin Covid-19 AstraZeneca,virus corona india,Virus Corona Baru,Efektivitas Vaksin AstraZeneca

Deretan Film Horor yang Bakal Rilis Tahun Ini, Ada yang Terseram

Internasional Selasa, 18 Mei 2021 | 14:35 WIB

Jika kamu termasuk pencinta film horor, segera kencangkan ikat pinggang karena tahun ini ada banyak film horor menarik y...

Umum - Internasional, Deretan Film Horor yang Bakal Rilis Tahun Ini, Ada yang Terseram, Film Horor,film horor rilis tahun ini,Nonton Film Horor,Efek Film Horor,dampak buruk film horor

Akibat Serangan Israel, 38.000 Warga Gaza Mengungsi

Internasional Selasa, 18 Mei 2021 | 13:36 WIB

Lebih dari 38.000 warga Palestina mencari perlindungan di puluhan sekolah PBB di seluruh Jalur Gaza. Hal tersebut terja...

Umum - Internasional, Akibat Serangan Israel, 38.000 Warga Gaza Mengungsi , serangan israel,Warga Palestina,warga gaza,warga gaza mengungsi

'Hulk' pun Ingin Israel Disanksi Masyarakat Dunia

Internasional Selasa, 18 Mei 2021 | 13:05 WIB

Aksi brutal yang dilancarkan Israel terhadap Palestina mendapatkan kecaman dari pemeran Hulk, Mark Ruffalo.

Umum - Internasional, 'Hulk' pun Ingin Israel Disanksi Masyarakat Dunia, Hulk,Avengers,Mark Ruffalo,Palestina,Israel,Sanksi

Larangan Mudik Berakhir Hari Ini, Total 461.626 Kendaraan Diputarbalik

Internasional Selasa, 18 Mei 2021 | 08:58 WIB

Sebanyak 461.626 kendaraan diputar balik selama 12 hari Operasi Ketupat 2021 yang berlangsung sejak 6-17 Mei. Operasi Ke...

Umum - Internasional, Larangan Mudik Berakhir Hari Ini, Total 461.626 Kendaraan Diputarbalik, Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan Mudik lebaran tahun 2021,kendaraan diputarbalik,Operasi Ketupat 2021

Daftar Pemenang Miss Universe 10 Tahun Terakhir, Negara Mana Terbanyak...

Internasional Selasa, 18 Mei 2021 | 08:26 WIB

Didirikan sejak tahun 1950-an, kontes kecantikan Miss Universe sudah memasuki tahun ke 69. Ajang ini memiliki lisensi di...

Umum - Internasional, Daftar Pemenang Miss Universe 10 Tahun Terakhir, Negara Mana Terbanyak?, Miss Universe,Miss Universe 2020,pemenang Miss Universe 2020,Mahkota Miss Universe,daftar pemenang Miss Universe

Israel Terus Menggempur, 38.000 Warga Gaza Mengungsi

Internasional Selasa, 18 Mei 2021 | 08:09 WIB

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada Senin, 17 Mei 2021 lebih dari 38.000 warga Palestina mengungsi. Mereka...

Umum - Internasional, Israel Terus Menggempur, 38.000 Warga Gaza Mengungsi, Israel Palestina,Israel,Israel Serang Palestina,Bela Palestina,Penembakan Warga Palestina,Palestina,warga Palestina mengungsi,PBB

Terus Bertambah, Korban Tewas Serangan Israel di Palestina Jadi 200

Internasional Selasa, 18 Mei 2021 | 05:26 WIB

Para korban di antaranya termasuk 59 anak-anak dan 35 wanita.

Umum - Internasional, Terus Bertambah, Korban Tewas Serangan Israel di Palestina Jadi 200, Palestina,Bela Palestina,Penembakan Warga Palestina,Israel Palestina,Israel Serang Palestina,Warga Palestina Terluka,Israel

artikel terkait

dewanpers