web analytics

Catat! Pengusaha Didenda 5% Jika Telat Bayar THR

clockSenin, 12 April 2021 14:03 WIB
Umum - Nasional, Catat! Pengusaha Didenda 5% Jika Telat Bayar THR, Pengusaha Didenda Jika Telat Bayar THR,Denda Telat Bayar THR,Sanksi Pengusaha Telat Bayar THR,menteri ketenagakerjaan,menaker,Tunjangan Hari Raya,THR,Sanksi THR Telat,pembayaran THR 2021,aturan pembayaran THR 2021,besaran pembayaran THR 2021

Ilustrasi -- Jika tidak melakukan kewajiban membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya, pengusaha bisa didenda lima persen bila terlambat membayarkan THR. (Pixabay/Mohamad Trilaksono )

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauizyah mengingatkan para pengusaha tentang denda dan sanksi yang dikenakan jika tidak melakukan kewajiban membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya. Pengusaha bisa didenda lima persen bila terlambat membayarkan THR.

"Saya tekankan, THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama tujuh hari sebelum hari raya keagamaan pekerja atau buruh yang bersangkutan," kata dia, dalam konferensi pers virtual Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dipantau dari Jakarta pada Senin, (12/4/2021).

Kewajiban pembayaran THR 2021 itu juga diperjelas dengan diterbitkannya Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang keluar pada 12 April 2021 dan ditujukan kepada para gubernur di seluruh Indonesia.

Dalam edaran itu, ia menyatakan pembayaran THR harus sesuai ketentuan perundangan-undangan. Yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menaker Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Bagi perusahaan yang terdampak Covid-19 dan tidak mampu memberikan THR 2021 sesuai waktu yang telah ditentukan, dalam edaran tersebut mewajibkan pengusaha melakukan dialog dengan pekerja untuk mencapai kesepakatan yang dilaksanakan secara kekeluargaan dan dengan iktikad baik berdasarkan laporan keuangan internal. Hasil dialog tersebut harus dilaporkan ke Dinas Ketenagakerjaan setempat dengan pemberian THR paling lambat dilakukan sehari sebelum hari raya keagamaan.

Dia mengingatkan terdapat sanksi bila terlambat atau bahkan tidak membayar THR tersebut. "Pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan kepada pekerja atau buruh dikenai denda sebesar lima persen dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pengusaha untuk membayar," kata Ida.

Pengusaha yang tidak membayar THR dalam waktu yang ditentukan juga dapat dikenakan sanksi administrasi sesuai ketentuan pemerintah. Sanksi dapat berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi serta pembekuan kegiatan usaha. Selain itu, pengenaan denda dan sanksi tersebut tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR kepada pekerja.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Simak Perubahan Aturan PPKM Level...

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 19:34 WIB

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus 2021. Simak perubahan aturannya...

Umum - Nasional, Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Simak Perubahan Aturan PPKM Level 4, PPKM Darurat Diperpanjang,PPKM Darurat 2 agustus,Perubahan Aturan PPKM Darurat

Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 19:25 WIB

Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021

Umum - Nasional, Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021, PPKM Level 4,PPKM diperpanjang,jokowi

Serahkan Bantuan, Menko Airlangga : Ojol Adalah Pahlawan

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 18:51 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan...

Umum - Nasional, Serahkan Bantuan, Menko Airlangga : Ojol Adalah Pahlawan, Airlangga Hartarto,Menhub Budi,Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,Ojol pandemi,Bantuan untuk ojol

2.656 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Saat Isoman

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 17:47 WIB

Hingga Minggu 25 Juli 2021 sore, LaporCovid-19 mencatat total kematian pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi man...

Umum - Nasional, 2.656 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Saat Isoman, Isolasi Mandiri,Isoman meninggal,penyebab meninggal saat isoman

Banyak Pasien Isoman Meninggal, Dr. Tirta Jelaskan Kemungkinan Penyeba...

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 12:15 WIB

Dokter Tirta mengungkap alasan mengapa pasien Covid-19 bisa saja meninggal dunia saat jalani isolasi mandiri (isoman) di...

Umum - Nasional, Banyak Pasien Isoman Meninggal, Dr. Tirta Jelaskan Kemungkinan Penyebabnya, Dokter Tirta,penyebab isoman meninggal,Panduan isolasi mandiri,Isolasi Mandiri,Isoman

Ini Kata Ustaz Yusuf Mansyur Usai Dituding Pilih-pilih Pendonor

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 11:37 WIB

Pendakwah Ustaz Yusuf Mansur (UYM) dirawat di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu, 21 Juli 2021, karena rendahnya kadar hemogl...

Umum - Nasional, Ini Kata Ustaz Yusuf Mansyur Usai Dituding Pilih-pilih Pendonor, Yusuf Mansyur pilih-pilih pendonor,Yusuf Mansyur sombong,Yusuf Mansyur,yusuf mansyur dikritik,yusuf mansyur kontroversi

Begini Cara Menonton Siaran Televisi Digital

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 09:12 WIB

Siaran televisi digital di rumah segera meluncur di beberapa daerah di Indonesia. Bagaimana cara menonton siaran TV digi...

Umum - Nasional, Begini Cara Menonton Siaran Televisi Digital, Cara nonton TV Digital,pengguna TV digital,era penyiaran TV Digital,TV Digital

Wapres: Peran Media Krusial Tangkal Hoaks tentang COVID

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:12 WIB

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyatakan pada masa pandemi, peran media sangat krusial dalam menyampaikan kritik y...

Umum - Nasional, Wapres: Peran Media Krusial Tangkal Hoaks tentang COVID, peran media massa,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),Wakil Presiden Ma'ruf Amin,Hoaks Covid-19

artikel terkait

dewanpers
arrow-up