web analytics
  

Ini Strategi Oded Akselerasi Persiapan PTM di Kota Bandung

Jumat, 9 April 2021 21:03 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Ini Strategi Oded Akselerasi Persiapan PTM di Kota Bandung, Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Pembelajaran Tatap Muka (PTM),PTM di Kota Bandung

Wali Kota Bandung Oded M. Danial. (Dok Humas Pemkot Bandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan setiap stakeholder harus fokus menyiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Utamanya, berkenaan dengan antisipasi sisi kesehatan yang merupakan tanggung jawab bersama.

Oded menuturkan, sekalipun imbauan pemerintah pusat baru dimulai pada Juli 2021 mendatang, namun sejak April ini akan mengakselerasi segala persiapan PTM. Sebagai langkah awalnya, pada 7 April 2021 lalu telah digelar diskusi secara virtual dengan para pemangku kepentinhan pendidikan di Kota Bandung.

“Telah terjadi kesepakatan, PTM ini dapat dilaksanakan dengan beberapa stakeholder pendidikan. Ada perwakilan Komisi D DPRD, pengurus PGRI, AKSI, FAGI, dan lain lain. Hadir juga ada prwakilan orang tua siswa,” ucap Oded usai rapat terbatas secara daring dari Balai Kota Bandung, Jumat, 9 April 2021.

Lebih lanjut, Oded menginstruksikan kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung untuk mengakselerasi vaksinasi guna menunjang PTM. Yakni dengan memprioritaskan penyuntikan vaksin bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK). 

Kendati wewenang Dinas Pendidikan Kota Bandung hanya setingkat SD dan SMP, namun Oded meminta agar semua PTK yang ada di Kota Bandung bisa diakomodir. Tanpa terkecuali yang berasal dari kedinasan Kementerian Agama.

Saat ini, di Kota Bandung tercatat sekitar 2.200 PTK yang sudah menjalani penyuntikan vaksin. Total target sasaran untuk PTK di seluruh jenjang di Kota Bandung yakni sebanyak 35.904 orang.

“Sasaran vaksin PTK ini pada jenjang SD, SMP, SMA, RA, MI, MTS, MA atau MAK yang berlokasi di Kota Bandung. Sumber data Dinas Pendidikan memiliki sasaran sebesar 33.886, dan data dari Kementerian Agama sebanyak 2.018,” ungkapnya.

Guna mengakselerasi vaksinasi bagi PTK ini, Oded sudah merancang agar penyuntikan didesentralisasikan ke tiap kecamatan. Nantinya, per kecamatan ikut mengoordinasikan vaksinasi bagi sekitar 500 PTK.

“Target vaksinasi akan diupayakan selesai pada Mei. Vaksinasi PTK ini secara serentak akan dilaksanakan di 30 kecamatan,” ungkapnya.

Di samping persiapan yang matang, lanjut Oded, kriteria pelaksanaan PTM di Kota Bandung akan diseleksi secara ketat. Utamanya terkait kesiapan sarana dan prasana penunjang protokol kesehatan.

Apabila sudah menyiapkan daftar periksa, pihak sekolah harus mengajukan kepada Satgas Penanganan Covid-19 untuk selanjutnya mengawasi, simulasi dan evaluasi. Apabila hasilnya memenuhi standar kelayakan, maka pelaksanaan PTM bisa dimulai setelah mengantongi rekomendasi dari Satgas.

“Kita tetap butuh kesiapan. Jangan sampai ada klaster baru. Jadi tetap tergantung kesiapan mereka (sekolah). Nanti Satgas akan berkeliling melihat kesiapannya ke sekolah,” dia menjelaskan.

Oded mengimbau, setiap satuan pendidikanmembuat Satgas Penanganan Covid-19 dan membatasi kegiatan hanya untuk pembelajaran di kelas saja. Sementara kegiatan ekstrakulikuler dan kegiatan lainnya di luar pembelajaran masih belum diperbolehkan. 

Kantin sekolah tetap ditutup untuk sementara waktu. Sehingga siswa diimbau membawa bekal makanan dan minuman dari rumah. Para siswa juga diimbau membawa peralatan sekolah dan keperluan ibadah dari rumah.

Oded menegaskan, sekolah harus rutin mengecek suhu tubuh para siswa, dan menanyakan kondisi kesehatannya guna memonitor adanya keluhan.

“Bila ada gejala atau ada anggota keluarga bergejala tidak diperkenankan masuk area sekolah. Sebelum pulang, pastikan semua anggota di sekolah tidak ada keluhan,” ujarnya.

Oded juga menyatakan bagi para orang tua siswa diberi keleluasaan untuk memilih keikutsertaan anaknya pada PTM. Jika masih khawatir maka orang tua dipersilahkan tetap mengikutsertakan anaknya melalui metode Pembelajaran Jarak Jauh.

“Kita akan berikan kewenangan kepada orang tua apakah PTM atau jarak jauh? Kita berikan kesempatan kepada orang tua murid kalua ada yang belum setuju persilahkan, tapi mereka ikut daring,” jelasnya.

Kendati semua orang tua setuju ikut PTM, namun pada pelaksanaannya akan dibagi penjadwalannya diatur secara bergiliran.

“Sistem pembelajaran PTM terbatas ini akan dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh. Maksimum selama 3 jam dengan 2 mata pelajaran. Kapasitas kelas juga antara 30-50 persen dengan jarak antar bangku sekitar 1,5 meter,” katanya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Cuaca Bandung Raya 19 Mei 2021, Hujan Turun Siang hingga Malam

Bandung Rabu, 19 Mei 2021 | 06:22 WIB

Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi wilayah Bandung Raya, Rabu, 19 Mei 2021. Badan Meteorologi, Klimatol...

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Bandung Raya 19 Mei 2021, Hujan Turun Siang hingga Malam, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Terkini,BMKG

Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kota Bandung 19 Mei 2021

Bandung Rabu, 19 Mei 2021 | 05:52 WIB

Mobil SIM keliling pertama ada di BTM Cicadas, Jalan Ibrahim Adjie. Sedangkan mobil SIM keliling kedua berada di Outlet...

Bandung Raya - Bandung, Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kota Bandung 19 Mei 2021, SIM Bandung,perpanjangan sim bandung,Syarat permohonan SIM Bandung,Cara Buat SIM Bandung,SIM Keliling Bandung,Jadwal SIM Keliling Bandung,SIM Keliling Polrestabes Bandung,SIM Online Polrestabes Bandung,SIM Online Keliling Bandung,Lokasi SIM online Bandung

Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 19 Mei 2021

Bandung Rabu, 19 Mei 2021 | 04:19 WIB

Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 19 Mei 2021

Bandung Raya - Bandung, Waktu Salat Bandung dan Sekitarnya 19 Mei 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Pengamen Maksa Minta Uang di Alun-alun Bandung Bikin Warga Resah

Bandung Selasa, 18 Mei 2021 | 21:42 WIB

Beberapa waktu lalu, sempat viral sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara dua pengamen dan seorang warga yang...

Bandung Raya - Bandung, Pengamen Maksa Minta Uang di Alun-alun Bandung Bikin Warga Resah, Pengamen Maksa Minta Uang,pengamen Bandung,Pengamen di Alun alun Bandung,Pengamen Jalan Braga

Ade Londok Odading Kembali Jadi Penjahit

Bandung Selasa, 18 Mei 2021 | 21:05 WIB

Sosok Ade Londok yang viral setelah mereview odading mang oleh kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet....

Bandung Raya - Bandung, Ade Londok Odading Kembali Jadi Penjahit, Ade Londok,Ade Londok Odading,Ade Londok Kembali Jadi Penjahit,Ade Londok TikTok

Mantan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi Bebas dari Sukamiskin

Bandung Selasa, 18 Mei 2021 | 19:58 WIB

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Edi Siswadi resmi telah bebas dari penjara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...

Bandung Raya - Bandung, Mantan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi Bebas dari Sukamiskin, Mantan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi,Edi Siswadi Bebas,Lapas Sukamiskin,Suap Bansos Kota Bandung

Masyarakat Tionghoa Peduli Gelar Vaksinasi untuk 14.000 Orang

Bandung Selasa, 18 Mei 2021 | 18:17 WIB

Masyarakat Tionghoa Peduli berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk memfasilitasi vaksinasi 14.000 orang....

Bandung Raya - Bandung, Masyarakat Tionghoa Peduli Gelar Vaksinasi untuk 14.000 Orang, Vaksin Covid-19,Suntik vaksin corona,vaksin covid-19 di Bandung,Masyarakat Tionghoa Peduli

Sidang Penganiayaan Sopir Taksi Berlanjut, Habib Bahar Rela Salah demi...

Bandung Selasa, 18 Mei 2021 | 16:50 WIB

Habib Bahar bin Smith mengakui kesalahan perbuatannya di mata hukum saat menganiaya sopir taksi online pada September 20...

Bandung Raya - Bandung, Sidang Penganiayaan Sopir Taksi Berlanjut, Habib Bahar Rela Salah demi Istri, Sidang Penganiayaan Sopir Taksi,Habib Bahar bin Smith,sopir taksi online,pn bandung

artikel terkait

dewanpers