web analytics
  

Walau Sudah Modern, Rasialisme Masih Ada dalam Sepak Bola

Jumat, 9 April 2021 15:07 WIB
Olahraga - Sepak Bola, Walau Sudah Modern, Rasialisme Masih Ada dalam Sepak Bola, rasialisme,Rasisme dalam Sepak Bola,Rasisme,Sepak Bola,depresi,Media Sosial,Liverpool

Ilustrasi perlawanan terhadap rasialisme. (Pixabay/Tumisu )

LIVERPOOL, AYOBANDUNG.COM — Rasialisme masih menjadi salah satu hal yang sulit dihilangkan dalam sepak bola. Tak peduli meski peradaban telah semodern sekarang.

Tetapi, bukan hanya dalam sepak bola, dunia perpolitikan pun masih dihantui oleh hal ini. Contohnya, lihat saja kasus dalam pemerintahan Inggris.

Sistem monarki dalam pemerintahan Inggris kembali membuat geger masyarakat dunia dengan keputusan hengkangnya Pangeran Harry dan Meghan Markle dari Kerajaan Inggris.

Dalam kutipannya bersama Oprah Winfrey pada acara "Duke and Duchess of Sussex" Maret 2021 kemarin, baik Harry maupun Meghan keduanya secara tegas meminta untuk mundur sebagai penghuni Istana Buckingham.

Salah satu alasan yang membuat keduanya angkat koper adalah kentalnya masalah rasialisme yang terjadi di dalam lingkaran kerajaan. Fragmen Harry dan Meghan menggabarkan betapa gelapanya masalah humanisme di puncak tertinggi sistem pemerintahan Negeri Ratu Elizabeth.

Kasus tersebut tak kalah miris dengan industri sepak bola modern. Beberapa seniman lapangan hijau dibuat kecewa dan kesal dengan aksi pelaku rasisme melalui media sosial (medsos).

Salah satu klub top Liga Primer Inggris, Liverpool, baru saja menyerukan tindakan pencegahan untuk kasus rasialis melalui medsos yang menimpa pemainnya, Tren Alexander-Arnold, Naby Keita, serta Sadio Mane.

Ketiganya mendapat pesan emoji tidak pantas dan komentar rasial melalui Instagram setelah Liverpool kalah 1-3 dari Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2020/2021, Rabu (7 April 2021).

"Sekali lagi kami dengan sedih mendiskusikan pelecahan rasialisme yang menjijikan setelah pertandingan antara Liverpool dan Real Madrid. Ini tidak bisa diterima dan Liverpool mengutuk semua bentuk diskriminasi," demikian pernyataan resmi klub dilansir the Guardian, Kamis (8 April 2021).

Kasus rasialisme dalam industri sepak bola sebenarnya bukan hal baru. Namun, setelah absennya penonton ke stadion, tudingan dan hujatan rasis justru mengarah secara langsung ke pribadi pemain via medsos.

Pemain sayap Arsenal Willian Borges menuntut pihak berwenang untuk berbuat lebih banyak terkait masalah rasialisme yang terjadi kepada para pemain sepak bola melalui medsos. Ia berharap pihak berwajib dapat mengidentifikasi pelaku yang menyebarkan kejahatan tersebut.

"Saya telah melihat beberapa orang menghapus media sosial mereka karena rasialisme dan pelecehan dan saya ingin pihak berwajib melakukan itu," katanya dikutip Daily Mail.

Isu soal rasialisme dalam medsos tengah ramai diperbincangkan. Tak hanya perlakuan rasialis, beberapa kasus seperti tekanan dan teror berlebih membuat korban merasa depresi.

Peristiwa lain soal masalah depresi akibat medsos menyebabkan mundurnya pelatih Fiorentina Cesar Prandelli. Prandelli menyampaikan secara terbuka pilihannya mundur sebagai pelatih karena kesehatan mentalnya terganggu.

Serangan secara langsung membuat beberapa pemain dan pelatih mengaku mengalami gangguan kesehatan mental dan trauma. Willian mengaku sempat merasa khawatir untuk menggunakan ponsel pintarnya.

"Ya, terkadang saya merasakan ketakutan. Kami manusia. Kami melakukan yang terbaik untuk membantu tim, kami ingin menang, dan kami tidak ingin kalah. Tetapi, hasil akhir terkadang berkata lain, dan mereka datang mengucapkan kata-kata menyakitkan," ujar pemain berusia 32 tahun.

Inilah ancaman yang dihadapi oleh sepak bola modern. Kehadirannya tak lagi di lapangan, tapi juga di jagat maya. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Farshad Noor Akui Mengerti Perasaan Bobotoh

Sepak Bola Jumat, 7 Mei 2021 | 17:46 WIB

ia terkejut atas keputusan klub yang mencoretnya dan menyebut bahwa dia berstatus pemain seleksi.

Olahraga - Sepak Bola, Farshad Noor Akui Mengerti Perasaan Bobotoh, Farshad Noor,penampilan Farshad Noor,Kualitas Farshad Noor,Bobotoh

Farshad Noor Siap Ikut Laga Uji Coba Timnas Indonesia-Afghanistan

Sepak Bola Jumat, 7 Mei 2021 | 14:13 WIB

Farshad diketahui dicoret dari skuad Persib Bandung setelah membela tim di Piala Menpora. Dia ingin membuktikan pantas b...

Olahraga - Sepak Bola, Farshad Noor Siap Ikut Laga Uji Coba Timnas Indonesia-Afghanistan, Farshad Noor,Kualitas Farshad Noor,penampilan Farshad Noor,Farshad Noor Persib,Timnas Indonesia vs Timnas Afghanistan,Timnas Afghanistan,Timnas Afghanistan,kapten Timnas Afghanistan

Singkirkan Mantan Timnya, Emery Tulis Pesan untuk Arsenal

Sepak Bola Jumat, 7 Mei 2021 | 10:00 WIB

Arsenal gagal melaju ke final Liga Europa setelah ditahan imbang 0-0 pada leg kedua semifinal Liga Europa.

Olahraga - Sepak Bola, Singkirkan Mantan Timnya, Emery Tulis Pesan untuk Arsenal, Unai Emery,Villarreal,Arsenal,semifinal Liga Europa,Final liga europa

Kutukan Semifinal Berakhir, Solskjaer Girang Bawa MU ke Final Liga Eur...

Sepak Bola Jumat, 7 Mei 2021 | 09:50 WIB

Manchester United (MU) akhirnya lolos ke final Liga Europa dengan menyingkirkan AS Roma di semifinal.

Olahraga - Sepak Bola, Kutukan Semifinal Berakhir, Solskjaer Girang Bawa MU ke Final Liga Europa, Ole Gunnar Solskjaer,Kutukan Semifinal,Manchester United,Final Liga Europa,semifinal Liga Europa

Final Liga Champions di Turki Boleh Dihadiri Suporter?

Sepak Bola Jumat, 7 Mei 2021 | 09:03 WIB

Atusan pemerintah Inggris saat ini menerapkan larangan terbang ke Turki, karena tingginya risiko paparan Covid-19 di neg...

Olahraga - Sepak Bola, Final Liga Champions di Turki Boleh Dihadiri Suporter?, UEFA Champions League,Liga Champions,Chelsea,Manchester City,Turki,Final Liga Champions,Pandemi Covid-19,Inggris

Donnarumma akan Bikin Juventus Membuang Szczesny

Sepak Bola Jumat, 7 Mei 2021 | 08:52 WIB

Keseriusan Juventus untuk mendapatkan penjaga gawang AC Milan itu sepertinya bukan wacana belaka.

Olahraga - Sepak Bola, Donnarumma akan Bikin Juventus Membuang Szczesny, penjaga gawang AC Milan,Gianluigi Donnarumma, juventus,AC Milan,Liga Champions

Walau Puasa, Kante Makin Trengginas dan Tak Kenal Lelah

Sepak Bola Jumat, 7 Mei 2021 | 08:32 WIB

Pada laga semifinal Liga Champions, N'Golo Kante dua kali terpilih sebagai pemain terbaik, saat Chelsea berhadapan denga...

Olahraga - Sepak Bola, Walau Puasa, Kante Makin Trengginas dan Tak Kenal Lelah, N'Golo Kante,Chelsea,real madrid,Semifinal Liga Champions,Sepak Bola,Puasa

Arsenal Lemah, Villarreal ke Puncak Bertemu Manchester United

Sepak Bola Jumat, 7 Mei 2021 | 04:18 WIB

The Gunners tampil lemah dan tak efektif hingga cuma bermain imbang 0-0.

Olahraga - Sepak Bola, Arsenal Lemah, Villarreal ke Puncak Bertemu Manchester United, Arsenal,Villarreal,Manchester United,AS Roma,semifinal Liga Europa,Final Liga Europa

artikel terkait

dewanpers