web analytics
  

Panen Raya Sebabkan Penurunan Harga Gabah

Jumat, 9 April 2021 13:00 WIB
Bisnis - Finansial, Panen Raya Sebabkan Penurunan Harga Gabah, harga gabah kering,harga gabah,harga gabah petani,kenaikan harga gabah

Ilustrasi--Panen padi (Ayobogor.com/Husnul)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ombudsman membeberkan hasil temuan mengenai situasi penurunan harga gabah yang terjadi bertepatan dengan merebaknya isu impor beras. Hasil temuan menunjukkan, penurunan harga murni diakibatkan musim panen raya di mana terdapat kenaikan produksi namun disertai kenaikan kadar air yang menurunkan kualitas gabah.

Anggota Ombudsman, Yeka Hendra Fatika, mengatakan, pihaknya melakukan tinjauan lapangan terkait penurunan harga gabah di Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon. Yeka mengatakan, rata-rata hasil tinjauan di lima kabupaten tersebut menunjukkan adanya penurunan harga yakni menjadi sekitar Rp 3.888 per kg dari posisi yang sama tahun lalu.

Penurunan harga itu disertai dengan peningkatan produksi antara 1 persen-2,3 persen dari posisi yang sama tahun lalu. Adapun rata-rata tingkat kadar air gabah kering panen sebesar 28,16 persen.

"Hasil ini sejalan dengan data BPS bahwa memang harga gabah di petani menurun. Kadar air gabah yang kami observasi juga ternyata lebih besar daripada yang disampaikan BPS. Kenaikan produksi tentu mengakibatkan tekanan terhadap penurunan harga," kata Yeka dalam penjelasannya, Jumat (9/4).

Seperti diketahui, sepanjang September 2020-Maret 2021, Indonesia mengalami La Nina, sehingga pada 2020 terjadi musim kemarau basah, yang menyebabkan perubahan pola tanam, dengan waktu tanam yang lebih cepat.

Sejak Januari-Februari 2021, Jawa Timur dan Jawa Tengah sudah mengalami musim panen lebih awal. Artinya, bulan panen raya di tahun 2021 semakin lama, dan berdampak terhadap produksi padi semakin besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Di samping itu juga, konsumsi rata rata per kapita beras juga makin tahun mengalami penurunan, seiring dengan perpindahan pola konsumsi ke karbohidrat berbasiskan gandum.

 Yeka menambahkan, curah hujan yang tinggi dibandingkan dengan curah hujan tahun lalu juga mempunyai andil dalam penurunan harga gabah. "Hal ini berdampak terhadap peningkatan kadar air. Dan itu terjadi disaat berkurangnya intensitas matahari. Dalam kondisi seperti ini, petani yang hanya mempunyai alat pengering saja yang mampu mengeringkan gabah," ujarnya.

Menurutnya, kadar air yang tinggi menyebabkan biaya pengolahan gabah menjadi beras semakin mahal. Hal itu pun mendorong penawaran harga gabah oleh tengkulak atau penggilingan padi semakin rendah.

Penurunan harga gabah juga didorong oleh semakin berkurangnya tenaga kerja pemanenan. Hal ini berdampak pada banyaknya kasus pemanenan dilakukan pada saat keadaan tanaman belum cukup umur untuk dipanen.

"Dalam kondisi seperti ini, kualitas gabah dipastikan menurun, butir hampa semakin banyak, hingga mencapai 18 persen. Hal ini berdampak terhadap tingginya susut dari gabah kering panen menjadi gabah kering giling," ujarnya.

Yeka mengatakan, dari hasil temuan tersebut penurunan harga gabah di musim panen raya sangat dipengaruhi oleh kondisi penawaran dan kandungan kadar air.

"Musim kali ini, produksi beras kita mengalami peningkatan, namun kadar air gabah pun mengalami peningkatan juga. Tidak ada fakta kuat, menghubungkan isu impor terhadap penurunan harga," ujarnya.

Ia melanjutkan, peristiwa mutu gabah turun dimusim penghujan atau musim panen raya adalah situasi yang terus berulang sepanjang tahun. Belum ada upaya yang terintegrasi memecahkan masalah ini dengan baik.

Sepanjang 2017-2020, Kementrian Pertanian telah mengeluarkan APBN senilai Rp 661,7 miliar untuk program pengadaan mesin pengering gabah.

"Perlu dievaluasi apakah besaran dukungan APBN untuk pengadaan mesin pengering gabah ini telah memenuhi unsur unsur pelayanan publik, dalam arti petani sasaran apakah mendapatkan layanan dengan adanya bantuan ini? Jika memang program ini memberikan layanan yang baik untuk petani, maka program ini perlu ditingkatkan di masa yang akan datang," ujarnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Temukan Berbagai Promo Menarik HUT ke-60 bank bjb di Website bjb 60ver...

Finansial Minggu, 16 Mei 2021 | 10:37 WIB

Dengan tagline Melaju Penuh Energi Wujudkan Visi Negeri, bank bjb tahun ini menggelar berbagai promo yang dapat dinikmat...

Bisnis - Finansial, Temukan Berbagai Promo Menarik HUT ke-60 bank bjb di Website bjb 60versary, bank bjb,HUT ke-60 bank bjb,bjb Lucky Birthday 60,promo HUT bank bjb,bjb DIGI,bjb digicash,bjb 60versary

Ingin Maju ke Jenjang Serius? Intip Tips Kelola Keuangan Saat Pacaran

Finansial Minggu, 16 Mei 2021 | 08:45 WIB

Masa-masa berpacaran biasanya identik dengan pengeluaran boros, entah untuk makan bersama, menonton, atau membeli benda-...

Bisnis - Finansial, Ingin Maju ke Jenjang Serius? Intip Tips Kelola Keuangan Saat Pacaran, Prinsip Perencanaan Keuangan,Perencanaan Keuangan,tips perencanaan keuangan,rencanakan keuangan,tips menabung

Kenaikan Tarif PPN Dinilai Tambah Beban Hidup Masyarakat

Finansial Jumat, 14 Mei 2021 | 06:04 WIB

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, rencana kenaikan tarif pajak pertambahan nilai a...

Bisnis - Finansial,  Kenaikan Tarif PPN Dinilai Tambah Beban Hidup Masyarakat , Kenaikan PPN,Pajak Pertambahan Nilai (PPN),PPN Naik,PPN Naik bebani rakyat

Berkah Larangan Mudik: Omzet Penjual Pulsa Meroket!

Finansial Kamis, 13 Mei 2021 | 14:30 WIB

Sejak H-1 Lebaran, konter pulsa di Bogor ramai didatangi para pelanggan.

Bisnis - Finansial, Berkah Larangan Mudik: Omzet Penjual Pulsa Meroket!, Berkah Larangan Mudik,Omzet,Penjual Pulsa,Bogor,paket data internet,Lebaran,Video Call

Lebaran Seru Tanpa Mudik Bersama bank bjb, Tingkatkan Kewaspadaan & Ja...

Finansial Rabu, 12 Mei 2021 | 09:59 WIB

Menjelang Hari Raya Idulfitri, kebutuhan masyarakat akan uang tunai kerap mengalami peningkatan. Oleh karenanya, layanan...

Bisnis - Finansial, Lebaran Seru Tanpa Mudik Bersama bank bjb, Tingkatkan Kewaspadaan & Jaga Prokes, penukaran uang bank bjb,channel official bank bjb,Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi,kontak bank bjb,call center bank bjb,Nasabah bank bjb

Harga Jual Emas Antam Hari Ini Rp933.000 per Gram

Finansial Selasa, 11 Mei 2021 | 09:37 WIB

Harga jual emas Antam dua hari jelang lebaran, Selasa 11 Mei 2021, dibanderol di harga Rp 933.000 turun Rp4.000 dibandin...

Bisnis - Finansial, Harga Jual Emas Antam Hari Ini Rp933.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam

Awal Pekan, Harga Emas Antam Masih Rp937.000 per Gram

Finansial Senin, 10 Mei 2021 | 13:16 WIB

Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas Logam Mulia Antam di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung.

Bisnis - Finansial, Awal Pekan, Harga Emas Antam Masih Rp937.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

HUT ke-60, bank bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant

Finansial Sabtu, 8 Mei 2021 | 16:55 WIB

bank bjb akan genap berusia 60 tahun pada Kamis 20 Mei 2021 mendatang. Untuk memeriahkan perayaan HUT, bank bjb menggela...

Bisnis - Finansial, HUT ke-60, bank bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant, HUT ke-60 bank bjb,bank bjb,promo bank bjb,Ratusan Merchant bank bjb,promo tandamata bjb
dewanpers