web analytics
  

Kendaraan yang Dilarang Angkut Penumpang Selama Masa Mudik 2021

Jumat, 9 April 2021 08:16 WIB
Umum - Nasional, Kendaraan yang Dilarang Angkut Penumpang Selama Masa Mudik 2021, Larangan Mudik,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,penyekatan kendaraan mudik Jabar,kendaraan dilarang mudik,pengendalian transportasi darat,kendaraan mudik

Pemudik melintasi jalur mudik di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (23/5/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Idulfitri 1442 H dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadhan telah diteken. Dalam regulasi tersebut terdapat pengendalian transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian selama mudik dilarang pada 6-17 Mei 2021.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan terdapat sejumlah transportasi darat yang dilarang mengangkut penumpang.

"Yang dilarang kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang, kendaraan motor perseorangan dengan jenis mobil penumpang, mobil bus, dan sepeda motor, dan kapal angkutan sungai, danau, dan penyeberangan," kata Budi dalam konferensi video, Kamis (8/4).

Budi mengatakan, terdapat sejumlah kriteria yang ditetapkan sebagai pengecualian bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama masa larangan mudik.

Kriteria tersebut yaitu untuk perjalanan dinas dengan dilengkapi surat tugas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil dengan satu orang pendamping, dan pelayanan kesehatan darurat.

Selain itu, Budi mengatakan terdapat wilayah aglomerasi atau lingkungan perkotaan yang dikecualikan dari aturan larangan mudik. "Jadi untuk kawasan perkotaan ada beberapa daerah yang sudah kami skip dalam aturan Menhub tadi yang masih boleh melakukan kegiatan pergerakan," jelas Budi.

Wilayah yang masuk dalam pengecualian yaitu pergerakan di dalam wilayah Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo. Selanjutnya Jabodetabek, Bandung Raya.

Begitu juga dengan Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi. Lalu Yogyakarta Raya, Solo Raya, serta Gresik Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, dan Sidoarjo. Begitu juga dengan Makassar, Minahasa, dan Maros.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan pelarangan sementara penggunaan transportasi udara berlaku untuk angkutan udara niaga dan bukan niaga. Novie mengatakan, badan usaha angkutan udara yang akan melakukan penerbangan yang dikecualikan dapat menggunakan izin rute eksisting.

"Pelarangan ini bersifat menyeluruh, namun masih ada pengecualian karena kita tahu bahwa transportasi udara ini mempunyai karakteristik yang khusus untuk bisa menghubungkan satu titik dengan titik yang lain," kata Novie.

Novie menuturkan, pengecualian tidak diberlakukan untuk perjalanan transportasi udara bagi pimpinan lembaga tinggi negara dan tamu kenegaraan, operasional kedutaan besar, konsulat jenderal dan konsulat asing, serta perwakilan organisasi internasional yang ada di Indonesia. Pelarangan tersebut juga tidak berlaku untuk operasional penerbangan khusus repatriasi.

"Tapi sudah kita sampaikan tidak untuk angkutan Lebaran atau mudik, yaitu orang yang melakukan pemulangan WNI maupun WNA," jelas Novie.

Selain itu, Novie memastikan operasional penegakan hukum, ketertiban dan pelayanan darurat juga masih diakomodasi. Begitu juga dengan operasional angkutan udara perintis, dan operasional lainnya dengan seizin dari Kemenhub.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Agus Purnomo mengatakan hampir seluruh angkutan penumpang umum pada periode larangan mudik tidak diizinkan. "Ini dengan pengecualian untuk pekerja migran pun diimbau untuk tetap tidak datang ke Indonesia tapi tetap akan menyiapkan jika kondisi darurat termasuk kalau ada penggantian ABK kapal," katanya.

Agus menambahkan, angkutan khusus yang  melayani satu kecamatan provisi tetap bisa berjalan. Sementara untuk TNI, Polri, ASN, dan petugas medis masih diperbolehkan."Kapal kargo berjalan normal dan tidak ada kendala pada periode tersebut (larangan mudik)," kata Agus.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Danto Restyawan mengatakan pengadaan angkutan mudik Lebaran 2021 menggunakan moda kereta api antarkota tidak beroperasi. "Akan kami tiadakan jadi tidak ada sama sekali," ujar Danto.

Danto mengatakan angkutan perkotaan seperti KRL, MRT, dan LRT masih beroperasi. Hanya saja, Danto mengatakan terdapat pembatasan jam operasional.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Ini Tips Daftar Anti Gagal!

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:18 WIB

Kapan pembukaan Kartu Prakerja gelombang 18? Gelombang 18 hanya akan dibuka di situs resmi prakerja.go.id. Nantinya, pen...

Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Ini Tips Daftar Anti Gagal!, Informasi Terbaru Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 18,Kartu Prakerja Gelombang 18,pembukaan Kartu Prakerja gelombang 18,Cara Lolos Kartu Prakerja gelombang 18,Tips lolos Kartu Prakerja gelombang 18,Cara daftar gelombang 18,Syarat Lolos gelombang 18

Perubahan Hari Libur dan Cuti Bersama 2021, Ini Daftar Tanggal Merah 2...

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:11 WIB

Pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengubah 2 hari libur nasional dan 1 cuti bersama 2021. Bagaimana daftar tanggal me...

Umum - Nasional, Perubahan Hari Libur dan Cuti Bersama 2021, Ini Daftar Tanggal Merah 2021 Terbaru, Daftar cuti bersama 2021,cuti bersama 2021,Hari libur nasional 2021,Daftar Hari Libur Nasional,Daftar Tanggal Merah 2021 Terbaru,Perubahan Hari Libur,Perubahan Hari Libur Nasional,Penghapusan Cuti Bersama,Larangan Cuti Hari Kejepit

Kematian Anak Akibat Covid-19 Indonesia Paling Tinggi di Dunia

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:15 WIB

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan kasus kematian akibat Covid-19 pada anak di Indonesia merupakan yang tert...

Umum - Nasional, Kematian Anak Akibat Covid-19 Indonesia Paling Tinggi di Dunia, kematian anak akibat Covid-19,kasus kematian akibat Covid-19 pada anak,kasus Covid-19 pada anak,Kasus Covid-19 di Indonesia,tren kasus Covid-19 pada anak

BMKG Jelaskan Peristiwa Matahari Terbit di Utara, Tanda Kiamat?

Nasional Sabtu, 19 Juni 2021 | 06:45 WIB

matahari terbit dari utara di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan BMKG menjelaskan,matahari terbit dari utara di Sulse...

Umum - Nasional, BMKG Jelaskan Peristiwa Matahari Terbit di Utara, Tanda Kiamat?, Matahari Terbit di Utara,Matahari Terbit di Utara BMKG,Peristiwa Matahari Terbit di Utara,Fakta Matahari Terbit di Utara,Matahari Terbit di Utara Sulsel,Matahari Terbit dari Utara,Penyebab matahari terbit dari utara

CEK FAKTA: Hoaks Ramuan Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu Dapat...

Nasional Jumat, 18 Juni 2021 | 22:31 WIB

Beredar sebuah pesan berantai di Whatsapp mengenai obat herbal yang dapat mengatasi Covid-19. Obat herbal itu disebutkan...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Hoaks Ramuan Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu Dapat Atasi Covid-19, Cek Fakta,Hoaks Obat Covid-19,Ramuan Air Kelapa, Jeruk Nipis, Garam, dan Madu Dapat Atasi Covid-19,Hoaks WhatsApp,Hoaks Obat Herbal Covid-19

12 Juta Rakyat Indonesia Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional Jumat, 18 Juni 2021 | 21:42 WIB

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan update pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada Jumat 18 Juni 2021. Pada hari ini...

Umum - Nasional, 12 Juta Rakyat Indonesia Telah Disuntik Vaksin Covid-19, Vaksinasi Covid-19,Update Vaksinasi Covid-19,Data Vaksinasi Covid-19

BLT Dana Desa Cair Juni 2021, Ini Cara Cek Daftar Penerimanya

Nasional Jumat, 18 Juni 2021 | 19:52 WIB

Bantuan sosial dari pemerintah kepada masyarakat terdampak Covid-19 masih terus disalurkan, salah satunya BLT Dana Desa....

Umum - Nasional, BLT Dana Desa Cair Juni 2021, Ini Cara Cek Daftar Penerimanya, BLT Dana Desa,Cara Mendapatkan BLT Dana Desa,Cara Cek Daftar Penerima BLT Dana Desa,BLT Dana Desa Cair Juni 2021

Instrumen Mata Uang (Pasangan) Mana Yang Paling Banyak Ditradingkan Di...

Nasional Jumat, 18 Juni 2021 | 10:10 WIB

Instrumen Mata Uang (Pasangan) Mana Yang Paling Banyak Ditradingkan Di Pasaran?

Umum - Nasional, Instrumen Mata Uang (Pasangan) Mana Yang Paling Banyak Ditradingkan Di Pasaran? , forex

artikel terkait

dewanpers