web analytics
  

Pegawai Curi Emas 1,9 Kg, KPK Disarankan Evaluasi Berkala

Kamis, 8 April 2021 16:34 WIB
Umum - Nasional, Pegawai Curi Emas 1,9 Kg, KPK Disarankan Evaluasi Berkala, pegawai KPK curi emas,pegawai KPK curi emas koruptor,Pegawai KPK nyolong Barbuk,Pegawai KPK

Emas. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Oknum pegawai KPK mencuri barang bukti berupa 1,9 kg emas. Terkait hal ini Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mesti menerapkan evaluasi berkala bagi para pegawainya.

DIlansir dari Suara.com, Boyamin menyoroti alasan pegawai KPK tersebut mencuri barbuk karena terlilit hutang akibat bermain saham. Itu yang menurut Boyamin harus jadi pelajaran KPK dalam mengevaluasi pegawainya.

"Nah, mestinya proses profile assessment dilakukan berkala sehingga orang bisa dilacak kelayakan hidupnya seperti apa," kata Boyamin saat dihubungi Suara.com, Kamis, 8 April 2021.

Kalau misalkan profile assessment itu dilakukan KPK kata dia, minimal tindakan 'nakal' pegawai bisa terdeteksi lebih sini dan diperkenankan untuk mengundurkan diri.

Selain soal evaluasi pegawai, Boyamin juga menyinggung soal sistem keamanan yang dijalankan KPK. Ia menilai sistem pengamanan KPK itu buruk karena pegawai KPK itu tidak hanya satu kali dalam mencuri.

Padahal, kata Boyamin, KPK memiliki anggaran pengamanan sendiri. Sehingga muncul pertanyaan bagaimana lembaga antirasuah tersebut menggunakan anggaran secara efisien.

"Jadi, ini kalau tepat sasaran mestinya enggak bisa bobol. Karena bobol berarti kan biaya pengamanan itu bisa saja patut diduga boros atau tidak efisien dan tidak sasaran."

Sebelumnya, Dewas KPK memberhentikan secara tidak hormat pegawai lembaga antirasuah berinsial IGA yang bertugas di Direktorat Penyimpanan Barang Bukti dan Sitaan atau Labuksi KPK.

Pegawai berinisial IGA diketahui telah mengambil sejumlah barang sitaan milik koruptor berupa emas batangan mencapai 1.900 gram yang disimpan di Direktorat Labuksi KPK.

Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorongan mengaku selama kurang lebih dua minggu terakhir melakukan proses sidang etik terhadap pegawai berinisial IGA.

"Benar, bahwa di dalam dua minggu kami lakukan persidangan terhadap pelanggaran kode etik oleh seorang insan KPK yang kebetulan sebagai anggota satgas yang ditugaskan menyimpan mengelola barbuk yang ada pada direktorat labuksi yang ada di KPK," kata Tumpak secara virtual di Gedung KPK Lama C-1, Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021).

Adapun hasil putusan sidang etik, pegawai berinisial IGA dipecat atau diberhentikan secara tidak terhormat.

"Majelis memutuskan bahwa yang bersangkutan perlu dijatuhi hukuman berat yaitu memberhentikan dengan tidak hormat," ucap Tumpak.

Menurut Tumpak, barang bukti emas yang dicuri oleh pegawai berinisial IGA cukup banyak.

"Barbuk itu jumlahnya cukup banyak ada empat kalau ditotal semua bentuknya emas batangan jumlahnya 1.900 gram, jadi kurang 100 gram 2 kilo," ungkap Tumpak.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

BLT UMKM atau BPUM BRI Mei 2021 Sudah Cair, Cek di Sini, Jangan Lupa B...

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 16:00 WIB

BLT UMKM atau BPUM periode Mei 2021 senilai Rp1,2 juta dikabarkan sudah cair ke rekening penerima.

Umum - Nasional, BLT UMKM atau BPUM BRI Mei 2021 Sudah Cair, Cek di Sini, Jangan Lupa Bawa KTP, BLT UMKM,BPUM BRI,BLT UMKM kapan cair,cara mengecek blt umkm,cek BLT UMKM

Hore! Pencairan BLT UMKM Rp1,2 Juta Tunggu Verifikasi Kementerian Kope...

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:04 WIB

Sebanyak 77.911 calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), dari program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) masih men...

Umum - Nasional, Hore! Pencairan BLT UMKM Rp1,2 Juta Tunggu Verifikasi Kementerian Koperasi, BLT UMKM,Pencairan BLT UMKM,pencairan blt umkm kapan,pencairan BPUM,eform.bri.co.id/bpum

Ketersediaan Pasokan dan Harga Daging Sapi untuk Lebaran Aman

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 05:38 WIB

Tercatat dari hasil pantauan ketersediaan daging sapi berada pada kondisi aman

Umum - Nasional, Ketersediaan Pasokan dan Harga Daging Sapi untuk Lebaran Aman, Daging Sapi,Harga Daging sapi,Stok Daging Sapi,stok daging sapi nasional,stok daging sapi untuk lebaran

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Idulfitri Kamis 13 Mei 2021

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 04:03 WIB

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Idulfitri Kamis 13 Mei 2021

Umum - Nasional, Muhammadiyah Tetapkan Lebaran Idulfitri Kamis 13 Mei 2021, muhammadiyah lebaran,lebaran muhammadiyah,Lebaran 2021,Idulfitri 2021,lebaran idulfitri jatuh pada,lebaran jatuh pada,idulfitri jatuh pada,Muhammadiyah

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Segera Dibuka, Catat Jadwalnya

Nasional Minggu, 9 Mei 2021 | 03:37 WIB

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Segera Dibuka, Catat Jadwalnya

Umum - Nasional, Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Segera Dibuka, Catat Jadwalnya, Pendaftaran CPNS,Pendaftaran CPNS 2021,CPNS,rekrutmen PPPK,pendaftaran PPPK 2021,cpns guru,pppk guru,kemenpan rb cpns

MUI Minta Istana Klarifikasi soal Kegaduhan Bipang Ambawang

Nasional Sabtu, 8 Mei 2021 | 21:58 WIB

MUI Minta Istana Klarifikasi soal Kegaduhan Bipang Ambawang

Umum - Nasional, MUI Minta Istana Klarifikasi soal Kegaduhan Bipang Ambawang, Bipang Ambawang,Bipang,MUI,Babi Panggang,Bipang Ambawang Adalah,Bipang Ambawang Halal,Bipang Ambawang Haram,Bipang Ambawang Jokowi

Kuota Gratis Kemendikbud Mei 2021 Cair Minggu Ini, Catat Tanggalnya!

Nasional Sabtu, 8 Mei 2021 | 18:47 WIB

Kapan kuota gratis Kemendikbud bulan Mei untuk para siswa, guru, mahasiswa, dan dosen cair? Berdasarkan ketentuan, kuota...

Umum - Nasional, Kuota Gratis Kemendikbud Mei 2021 Cair Minggu Ini, Catat Tanggalnya!, Kuota Gratis Kemendikbud Mei 2021,Kuota Gratis Kemendikbud,Cara Mendapatkan Kuota Gratis Kemendikbud,Kapan kuota gratis Kemendikbud Cair,Tanggal Cair kuota gratis Kemendikbud,Cara Mendapatkan Kuota Gratis,Syarat Dapat Kuota Gratis Kemendikbud

Ketum MUI: Muslim Boleh Masuk Gereja Selama Bisa Jaga Aqidah

Nasional Sabtu, 8 Mei 2021 | 14:38 WIB

Pernyataannya itu menindaklanjuti sejumlah ulama berbeda pendapat terkait boleh tidaknya seorang muslim masuk ke Gereja.

Umum - Nasional, Ketum MUI: Muslim Boleh Masuk Gereja Selama Bisa Jaga Aqidah, Ketum MUI,Jaga Aqidah,Majelis Ulama Indonesia,mat Muslim masuk rumah ibadah agama lain,Umat Muslim masuk gereja,Perbedaan pandangan antarulama,Hukum umat Muslim masuk gereja,muslim masuk gereja,muslim,gereja
dewanpers