web analytics
  

KPK Geledah 5 Rumah di KBB Terkait Korupsi Pengadaan Barang Covid-19

Kamis, 8 April 2021 16:29 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, KPK Geledah 5 Rumah di KBB Terkait Korupsi Pengadaan Barang Covid-19, tindak pidana korupsi,pengadaan barang tanggap darurat pandemi Covid-19,kpk,Komisi Pemberantasan Korupsi,Korupsi Bansos Covid-19,tim penyidik KPK,kasus dugaan korupsi

[Ilustrasi] Penyidik KPK usai menggeledah Bapelitbangda KBB, Selasa 6 April 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hanya melakukan penggeledahan di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Penanganan Daerah (Bappelitbangda) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Lembaga Antirasuah itu juga ikut mengeledah 5 kediaman orang-orang yang terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang tanggap darurat pandemi Covid-19 tahun 2020, pada Rabu, 7 Maret 2021 kemarin. 

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, penggeledahan yang dilakukan hari kemarin berfokus di wilayah Kecamatan Lembang, KBB. Tim penyidik menyisir ke rumah-rumah yang diduga terlibat dalam kasus korupsi Bansos Covid-19.

"Rabu (7/4) tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di lima lokasi yang berada di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat," ujar dalam siaran tertulisnya kepada Ayobandung.com, Kamis 8 April 2021.

Ali menyebutkan, tim penyidik KPK menyisir lima rumah yang ditinggali oleh orang-orang yang mempunyai keterkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna. Namun, Ali tidak menyebutkan secara spesifik rumah siapa saja yang digeledah.

"Rumah kediaman dari pihak-pihak yang ada hubungan keluarga dengan tersangka AUS dan diduga mengetahui rangkaian perbuatan para tersangka dalam perkara ini," kata Ali.

Dari lima rumah yang digeledah, tim penyidik menyita sejumlah dokumen dan elektronik yang diduga mengarah pada barang bukti tindak pidana korupsi

"Pada lima lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan berbagai bukti diantaranya dokumen yang diduga terkait dengan perkara," sebut Ali.

"Selanjutnya bukti-bukti ini akan divalidasi dan dianalisa untuk segera diajukan penyitaannya guna menjadi barang bukti dalam berkas penyidikan perkara dimaksud," tambahnya.

Diketahui KPK menetapkan Aa Umbara beserta Totoh Gunawan dan Andri Wibawa sebagai tersangka dugaan suap terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19. Aa Umbara diduga menerima uang suap sekitar Rp 1 miliar.

Dari pengadaan ini Totoh Gunawan diduga telah menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp 2 miliar. Sedangkan Andri Wibawa juga diduga menerima keuntungan Rp 2,7 miliar.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Bisnis Tanaman Hias Air, Mudah dan Menjanjikan di Masa Pandemi

Ngamprah Sabtu, 17 April 2021 | 10:06 WIB

Tanaman hias air banyak diminati untuk memperindah kolam maupun akuarium di rumah.

Bandung Raya - Ngamprah, Bisnis Tanaman Hias Air, Mudah dan Menjanjikan di Masa Pandemi, ikan,Tanaman Hias,tanaman hias air

Terperosok Lubang 10 Meter, Nenek Anah Tewas

Ngamprah Jumat, 16 April 2021 | 23:03 WIB

Seorang perempuan paruh baya bernama Anah (60), warga Kampung Cimerang, RT 04 RW 05, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Ka...

Bandung Raya - Ngamprah, Terperosok Lubang 10 Meter, Nenek Anah Tewas, Nenek Anah Tewas,Nenek Terperosok Lubang,Nenek di KBB

Hengky Kurniawan Jadi Plt Bupati, PDIP Minta Angka Kemiskinan Diturunk...

Ngamprah Jumat, 16 April 2021 | 19:44 WIB

Hengky Kurniawan Jadi Plt Bupati, PDIP Minta Angka Kemiskinan Diturunkan

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Jadi Plt Bupati, PDIP Minta Angka Kemiskinan Diturunkan, PDIP Jabar,Ketua PDIP Jabar Ono Surono,Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,angka kemiskinan Bandung Barat

Jadi Garda Depan Pandemi, Ribuan Nakes KBB Belum Dapat Insentif

Ngamprah Jumat, 16 April 2021 | 16:15 WIB

Ribuan nakes di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum mendapat hak insentif selama 4 bulan, mulai dari Desember 2020 hingg...

Bandung Raya - Ngamprah, Jadi Garda Depan Pandemi, Ribuan Nakes KBB Belum Dapat Insentif, Garda Depan Pandemi,Ribuan Nakes KBB Belum Dapat Insentif,tenaga kesehatan (nakes),Kabupaten Bandung Barat (KBB)

Trayek Angkutan Umum Menuju Kantor Pemkab Bandung Barat Akan Dikaji

Ngamprah Jumat, 16 April 2021 | 13:25 WIB

Keberadaan angkutan umum menuju kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebagai sarana transportas...

Bandung Raya - Ngamprah, Trayek Angkutan Umum Menuju Kantor Pemkab Bandung Barat Akan Dikaji, trayek angkot Bandung Barat,rute angkot Kantor Pemkab Bandung Barat,trayek angkutan umum Bandung Barat,Dishub Bandung Barat,angkot Cimareme-Cilame,angkot Padalarang-Saguling

Miris! Insentif Nakes RSUD Cililin Belum Dibayar 4 Bulan

Ngamprah Kamis, 15 April 2021 | 18:22 WIB

Miris! Insentif Nakes RSUD Cililin Belum Dibayar 4 Bulan

Bandung Raya - Ngamprah, Miris! Insentif Nakes RSUD Cililin Belum Dibayar 4 Bulan, Insentif Tenaga Medis,insentif nakes Bandung Barat,insentif nakes belum dibayar,nakes Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat,RSUD Cililin,nakes RSUD Cililin,insentif nakes RSUD Cililin

Hengky Kurniawan Minta Kepala SKPD Kooperatif dengan KPK

Ngamprah Kamis, 15 April 2021 | 16:55 WIB

Hal itu guna membantu tim penyidik KPK dalam mengusut tuntas kasus korupsi di KBB hingga ke akar-akarnya.

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Minta Kepala SKPD Kooperatif dengan KPK , Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,Korupsi Aa Umbara,Korupsi dana bansos Bandung Barat,aa umbara tersangka korupsi,KPK Tetapkan Aa Umbara Tersangka,kpk

Dishub Bandung Barat Sebut Sanksi Bagi Pemudik Bandel Belum Jelas

Ngamprah Kamis, 15 April 2021 | 16:41 WIB

Lukman berharap aturan sanksi bagi pemudik yang memaksa pulang kampung bisa diatur oleh pemerintah pusat melalui Permenh...

Bandung Raya - Ngamprah, Dishub Bandung Barat Sebut Sanksi Bagi Pemudik Bandel Belum Jelas , Larangan Mudik Lebaran 2021,Dishub Bandung Barat,Permenhub Larangan Mudik,Aturan Larangan Mudik

artikel terkait

dewanpers