web analytics
  

Pengguna Musik Komersil Wajib Bayar Royalti, Begini Mekanismenya

Kamis, 8 April 2021 12:03 WIB
Umum - Nasional, Pengguna Musik Komersil Wajib Bayar Royalti, Begini Mekanismenya, Pengguna Musik Komersil,Royalti Musik,Presiden Jokowi

Ilustrasi pengguna musik komersil. (Pixabay/ Firmbee )

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Belum lama, Presiden Jokowi resmi mengesahkan aturan soal royalti bagi musisi. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 yang diterbitkan ini soal Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.

Salah satu ketentuan dalam PP yang ditanda tangani pada 30 Maret 2021 itu adalah mengenai kewajiban pembayaran royalti oleh semua orang yang menggunakan lagu atau musik secara komersil, dalam bentuk layanan publik kepada pencipta, pemegang hak cipta, atau pemilik hak. Hal ini dijelaskan dalam Pasal 3. Simak di sini ya.

"Setiap orang dapat melakukan Penggunaan Secara Komersial lagu dan/atau musik dalam bentuk layanan publik yang bersifat komersial dengan membayar Royalti kepada Pencipta, Pemegang Hak Cipta, dan/atau pemilik Hak Terkait melalui LMKN," bunyi dalam ayat 1 pasal 3.

Lalu, apa sih royalti itu? 

Dihimpun dari berbagai sumber, royalti dapat didefinisikan sebagai jumlah yang dibayarkan untuk penggunaan properti, seperti hak paten, hak cipta, atau sumber alam. 

Beberapa yang bisa dijadikan contoh, di antaranya, pencipta mendapat bayaran royalti ketika ciptaannya diproduksi dan dijual atau seorang penulis bisa mendapatkan royalti ketika buku hasil karya tulisannya dijual. 

Ketentuan mengenai royalti ini, sudah berpayung hukum. Hal ini tertuang dalam Pasal 4 Undang-Undang No. 36 Tahun 2000 tentang PPh, yaitu penggunaan hak cipta dan hak paten, dengan detail sebagai berikut. 

1. Penggunaan atau hak menggunakan hak cipta di bidang kesusastraan, kesenian atau karya ilmiah, paten, desain atau model, rencana, formula atau proses rahasia, merek dagang, atau bentuk hak kekayaan intelektual atau industrial atau hak serupa lainnya. 

2. Penggunaan atau hak menggunakan peralatan atau perlengkapan industrial, komersial, atau ilmiah.

3. Pemberian pengetahuan atau informasi di bidang ilmiah, teknikal, industrial, atau komersial.

4. Pemberian bantuan tambahan atau pelengkap sehubungan dengan penggunaan atau hak menggunakan hak-hak tersebut pada angka 1, penggunaan atau hak menggunakan peralatan atau perlengkapan tersebut pada angka 2, atau pemberian pengetahuan atau informasi tersebut pada angka 3. 

5. Penggunaan atau hak menggunakan film gambar hidup (motion picture films), film atau pita video untuk siaran televisi, atau pita suara untuk siaran radio.

6. Pelepasan seluruhnya atau sebagian hak yang berkenaan dengan penggunaan atau pemberian hak kekayaan intelektual atau industrial atau hak-hak lainnya sebagaimana tersebut di atas. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Soal Reshuffle Kabinet, Istana: Sabar Ya ...

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 14:40 WIB

Pihak Istana masih bungkam terkait kapan Jokowi akan mengumumkan reshuffle.

Umum - Nasional, Soal Reshuffle Kabinet, Istana: Sabar Ya ..., Reshuffle Kabinet,Staf Khusus Presiden Indonesia,Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin

Mencari Solusi untuk Industri Musik saat Pandemi

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 14:10 WIB

Para musisi menganggap konser secara virtual masih sulit menggantikan konser yang digelar secara langsung.

Umum - Nasional, Mencari Solusi untuk Industri Musik saat Pandemi, Solusi untuk Industri Musik saat Pandemi,Konser Virtual,musisi Indonesia,Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto,Musik,Industri musik

Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Makassar

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 14:03 WIB

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menembak mati salah seorang terduga teroris berinisial MT, Kamis 15 Apr...

Umum - Nasional, Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris di Makassar, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri,Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris,Terduga Teroris,Jamaah Ansharud Daulah (JAD),Tim Densus 88 Anti Teror Polri,kelompok kajian Villa Mutiara,Kelompok Villa Mutiara

Pengamat: Jika Nadiem Dianggap Gagal, Mendikbud Layak Diganti

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 13:37 WIB

Isu perombakan atau reshuffle kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyenggol nama Menteri Pendidikan...

Umum - Nasional, Pengamat: Jika Nadiem Dianggap Gagal, Mendikbud Layak Diganti, reshuffle kabinet,Isu Reshuffle Kabinet,Jokowi Reshuffle Kabinet,Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,Mendikbud,Nadiem Makarim,Jokowi,Presiden Joko Widodo,kisi-kisi menteri baru,menteri baru jokowi

Tagar GembongForIAITB Bikin Heboh, Trending Kalahkan Liga Champion

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 13:32 WIB

Tagar #GembongForIAITB mendadak viral lantaran warganet banyak memperbincangkan calon Ketua Ikatan Alumni ITB tersebut....

Umum - Nasional, Tagar GembongForIAITB Bikin Heboh, Trending Kalahkan Liga Champion, #GembongForIAITB,Alumni ITB,Ikatan Alumni ITB,Pemilihan Ketua IA ITB

Jokowi Targetkan 70 Juta Penduduk Sudah Divaksin Covid-19 pada Juli 20...

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 13:27 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan sebanyak 70 juta penduduk Indonesia sudah mengikuti vaksinasi Covid-19 pada J...

Umum - Nasional, Jokowi Targetkan 70 Juta Penduduk Sudah Divaksin Covid-19 pada Juli 2021, Presiden Joko Widodo,Vaksinasi Covid-19,Vaksin Covid-19,vaksin corona

Operasi Ketupat Digelar 6 Sampai 17 Mei, Pemudik Bakal Diputarbalikkan

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 13:22 WIB

Korlantas Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat 2021 pada tanggal 6-17 Mei 2021. Fokus dalam operasi tahun ini ialah m...

Umum - Nasional, Operasi Ketupat Digelar 6 Sampai 17 Mei, Pemudik Bakal Diputarbalikkan, Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik,Operasi Ketupat,Operasi Ketupat 2021,Ramadan 2021,Idulfitri 2021,Mudik Lebaran 2021

Akibat Siklon Tropis Seroja, Lebih dari 12.000 Warga Masih Mengungsi

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 13:05 WIB

Warga di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terdampak bencana yang picu oleh siklon tropis Seroja.

Umum - Nasional, Akibat Siklon Tropis Seroja, Lebih dari 12.000 Warga Masih Mengungsi, Siklon tropis Seroja,Nusa Tenggara Timur (NTT),bencana dipicu siklon tropis Seroja,Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB)

artikel terkait

dewanpers