web analytics
  

Penyerangan Penjara Membuat 1.800 Narapidana Kabur di Nigeria

Kamis, 8 April 2021 10:35 WIB
Umum - Internasional, Penyerangan Penjara Membuat 1.800 Narapidana Kabur di Nigeria, Penyerangan Penjara,Narapidana Kabur,Nigeria,Presiden Nigeria Muhammadu Buhari,Negara Bagian Imo

Ilustrasi kawat di penjara yang telah jebol. (Pixabay/jplenio)

ABUJA, AYOBANDUNG.COM — Presiden Nigeria Muhammadu Buhari menyebut penyerangan di Negara Bagian Imo, Nigeria sebagai aksi terorisme. Dia mendesak pasukan keamanan menangkap para penyerang, termasuk tahanan yang melarikan diri.

Peristiwa itu mengakibatkan lebih dari 1.800 narapidana melarikan diri pada Senin, 5 April 2021. Dilaporkan bahwa kejadian ini akibat adanya aksi penyerangan oleh sekelompok orang tak dikenal, yang merangsek dengan menggunakan senjata dan bahan peledak.

Baku tembak pun tak terhindarkan, antara kelompok penyerang dengan petugas penjaga.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa komando Negara Bagian Imo dari Layanan Pemasyarakatan Nigeria telah diserang oleh orang-orang bersenjata tak dikenal di Owerri," kata juru bicara layanan pemasyarakatan Imo, James Madugba, dikutip laman Al Arabiya.

Madugba menyebut saat ini situasi telah terkendali. Maduga mengungkapkan jumlah narapidana yang melarikan diri belum dikonfirmasi. Namun, totalnya diprediksi lebih dari 1.800 orang. Dengan demikian, peristiwa tersebut menjadi salah satu pembobolan penjara terbesar di sana.

Imo adalah negara bagian di Nigeria yang telah lama menjadi sarang kelompok separatis. Ketegangan antara otoritas federal dan penduduk asli Igbo sering kali tinggi. Belum lama ini, gerakan separatis Masyarakat Asli Biafra (IPOB) mengunggah sebuah video di media sosial. Video itu memperlihatkan puluhan anggotanya sedang menjalani pelatihan.

Namun, IPOB membantah terlibat dalam serangan penjara di Imo. Seruan untuk memisahkan negara bagian Biafra adalah topik sensitif di Nigeria. Hal itu terjadi setelah deklarasi kemerdekaan sepihak dari pemerintahan Inggris pada 1967 memicu perang saudara yang brutal selama 30 bulan. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Negara Pertama, Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca

Internasional Kamis, 15 April 2021 | 11:56 WIB

Otoritas Kesehatan Denmark mengonfirmasi bahwa mereka akan berhenti menggunakan vaksin Covid-19 AstraZeneca, menjadi neg...

Umum - Internasional, Negara Pertama, Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca, Otoritas Kesehatan Denmark,Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca,Vaksin Covid-19 AstraZeneca,efek samping vaksin Covid-19 AstraZeneca,Vaksinasi Covid-19,Badan pengawas obat Uni Eropa,risiko kematian akibat Covid-19,vaksin AstraZeneca

Pangeran Harry Menyesal Soal Wawancara Oprah

Internasional Rabu, 14 April 2021 | 17:24 WIB

Pangeran Harry dan Meghan Markle menyesali wawancaranya bersama Oprah Winfrey ditayangkan di waktu yang tidak tepat. Ked...

Umum - Internasional, Pangeran Harry Menyesal Soal Wawancara Oprah, Pangeran Harry,Meghan Markle,Oprah Winfrey,Wawancara Pangeran Harry,wawancara Meghan Markle

Ponsel Vivo Meledak dan Terbakar di Bandara Hong Kong

Internasional Rabu, 14 April 2021 | 12:25 WIB

Hong Kong Airlines telah menghentikan semua pengiriman ponsel Vivo. Tindakan itu diambil setelah satu kiriman maskapai y...

Umum - Internasional, Ponsel Vivo Meledak dan Terbakar di Bandara Hong Kong, Vivo,Ponsel Vivo meledak,HP Vivo meledak,HP Vivo meledak di Hong Kong,HP Vivo Hong Kong,HP Vivo terbakar

Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:52 WIB

Untuk pertama kalinya pejabat tinggi Cina mengakui rendahnya keampuhan vaksin corona buatan dalam negeri.

Umum - Internasional, Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri, vaksin Cina,Efikasi vaksin Covid-19,Gao Fu,sinovac,Sinopharm,CanSino,vaksin Covid-19 Cina kurang ampuh,pejabat Cina vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19

Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:36 WIB

Pemuda itu mengakui, sebelum berada di Brunei, persepsinya mengenai Islam adalah buruk, terutama terkait teroris ISIS.

Umum - Internasional, Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam, Kisah Pemuda Ateis Masuk Islam,Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam,Pemuda ateis terbuka soal Islam, Mualaf,pengalaman spiritual,tujuan hidup,masuk Islam,orang Jepang yang masuk Islam,Muslim di Jepang

Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:40 WIB

Grafiti itu bertuliskan kata-kata hinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad.

Umum - Internasional, Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis, Tulisan Anti-Muslim,Menteri Prancis,Nabi Muhammad SAW,hinaan terhadap Islam,Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin,Islam-fobia

India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:16 WIB

Pada Senin (12 April 2021) India telah mengonfirmasi rekor kasus baru Covid-19 dengan hampir 169 ribu kasus dalam sehari...

Umum - Internasional, India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?, Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19,negara paling terdampak Covid-19,India,Brasil,Pandemi Covid-19,COVID-19

Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?

Internasional Senin, 12 April 2021 | 15:35 WIB

Antony Blinken menilai kegagalan Cina bertanggung jawab atas pandemi Covid-19 yang lebih buruk daripada yang seharusnya.

Umum - Internasional, Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?, Cina,Pandemi Covid-19,Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken,Amerika Serikat,Asal-usul Virus Corona
dewanpers