web analytics
  

Soal Larangan Mudik, Dishub Jabar Tunggu Instruksi Kemenhub

Rabu, 7 April 2021 14:23 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Regional, Soal Larangan Mudik, Dishub Jabar Tunggu Instruksi Kemenhub, Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan Mudik lebaran tahun 2021,mudik dilarang,Dishub Jabar

Suasana Terminal Cicaheum yang sepi penumpang, Kota Bandung, Rabu (31/3/2021). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat belum berani melakukan sosialisasi larangan mudik dari pemerintah pusat. Alasannya, mereka masih menunggu payung hukum berupa Peraturan Menteri Perhubungan.

Meski pemerintah pusat telah menegaskan larangan mudik Lebaran IdulFitri 2021, Dishub Jabar belum melakukan sosialisasi terkait hal ini ke beberapa stakeholder mereka seperti perusahaan transportasi dan masyarakat.

"Saya masih menunggu peraturan menteri perhubungannya ya, takutnya nanti ada hal yang baru, ada hal teknis yang tidak sesuai, kmudian sosialisasi sudah kadung dilakukan itu kan agak ini juga," kata Kadishub Jabar Heri Antasari, saat dihubungi Suara.com, jaringan Ayobandung.com, Rabu, 7 April 2021.

Meski begitu, ia menyebut telah berkomunikasi dengan sejumlah PO bus terkait adanya larangan mudik ini. Sejauh ini, sosialisasi soal larangan mudik, lanjut Heri, hanya dilakukan di via media sosial.

"Untuk sementara pegangan kita kan sudah banyak, lewat surat edaran 12 dari Satgas Nasional, kemudian surat edaran no 24 tahun 2021 dari Kemendhub bisa jadi patokan, cukup teknis. Itu jadi materi yang kita sosialisasikan, tapi tidak secara langsung ke PO dulu, takut ada perubahan," terang dia.

Heri menuturkan, soal adanya masukan dari organisasi transportasi yang ada di Jabar untuk diberikan bantuan atau suntikan dana bagi perusahaan hingga dengan para sopir-sopir bus, ia mengatakan sudah disampaikan ke Satgas Nasional.

"Sudah disampaikan dalam rapat, sudah ada (mediasi). Sudah kita sampaikan ke pusat. (Bantuan) Ini kan ranah ranah Satgas Nasional, bukan ranah Kemenhub. Harus dipikirkan teman-teman. Tapi dalam konteks dalam rangka larangan mudik ya tapi ini dalam konteks pemulihan ekonomi daerah. Jadi temen temen di sektor transportasi ini juga apakah dimungkinakan mendapatkan stimulus, insentif seperti temen temen di perhotelan," kata dia.

Heri mengatakan, meski belum adanya ketegasan dari pusat soal larangan mudik ini, ia memprediksi pada pekan depan sudah dikeluarkan surat edaran dari Kemenhub untuk larangan mudik.

Jika nantinya surat edaran telah dikeluarkan, pihaknya sudah menyiapkan rencana untuk larangan mudik, di antaranya penyekatan hingga dengan penerapan sanksi bagi mereka yang melanggar.

"Kalau tidak diperbolehkan, sanksi gambarananya seperti PSBB, dari mulai admisnitratif, denda, sampai dibalikkan. Kemudian, yang pasti ada penyekatan check point pasti akan ada. Di mana titiknya, itu yang masih menunggu," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Wagub Jabar Serahkan Bantuan untuk Dhuafa dan Santri Salafiyah di Garu...

Regional Kamis, 15 April 2021 | 21:16 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melanjutkan Safari Ramadhan 1442 H/2021. Kali ini, Pak Uu menyambangi Masjid...

Umum - Regional, Wagub Jabar Serahkan Bantuan untuk Dhuafa dan Santri Salafiyah di Garut, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,Safari Ramadan,Santri Salafiyah

Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur Diperpanjang 14 Hari

Regional Kamis, 15 April 2021 | 20:48 WIB

Hingga batas akhir pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur pada Kamis, 15 April 2021, tid...

Umum - Regional, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur Diperpanjang 14 Hari, Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pemkab Cianjur

Kolang Kaling Cianjur, Turun Harga Akibat Pandemi

Regional Kamis, 15 April 2021 | 20:03 WIB

Kolang kaling atau orang Sunda menyebutnya curuluk merupakan bahan menu buka puasa serta saat Hari Raya Idulfitri.

Umum - Regional, Kolang Kaling Cianjur, Turun Harga Akibat Pandemi, Kolang Kaling Cianjur,Kolang Kaling Ramadan,Harga Kolang Kaling Anjlok

Budayawan Cianjur: Bangunan SPG Jangan Alih Fungsi, Bangun Kembali

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:56 WIB

Para budayawan dan alumni Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dan SMA Negeri 2 Cianjur meminta pemerintah membangun kembali ge...

Umum - Regional, Budayawan Cianjur: Bangunan SPG Jangan Alih Fungsi, Bangun Kembali, Budayawan Cianjur,Bangunan SPG Cianjur,Bangunan Cagar Budaya Cianjur,SMA Negeri 2 Cianjur

Ratusan Warga Indramayu Mendadak Jadi Jutawan

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:47 WIB

Mereka diketahui mendapat ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Petrochemical Complex Jawa Barat. Total luas pengadaa...

Umum - Regional, Ratusan Warga Indramayu Mendadak Jadi Jutawan, warga Indramayu kaya mendadak,warga Indramayu jutawan,Petrochemical Complex Indramayu,Indramayu,ganti rugi warga Indramayu

Ini 9 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kota Cirebon

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:23 WIB

Penyekatan akan diberlakukan di 9 titik.

Umum - Regional, Ini 9 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kota Cirebon, titik penyekatan Cirebon,Penyekatan kendaraan mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,Cirebon

Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Ero...

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:07 WIB

Masjid Agung Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dibangun pada tahun 1832 oleh Raden Tumenggung Daruningrat atau Wiradadaha...

Umum - Regional, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Eropa, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya,Masjid Manonjaya Tasik,Profil Masjid,Masjid di Tasik

Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung

Regional Kamis, 15 April 2021 | 18:51 WIB

Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung

Umum - Regional, Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung, modus ganjal ATM,Kasus Ganjal Mesin ATM,ganjal ATM Tasikmalaya,pembobolan ATM Tasikmalaya,Tasikmalaya

artikel terkait

dewanpers