web analytics
  

Puluhan Tahanan Positif, Lapas Tasikmalaya Kekurangan Tenaga Medis

Rabu, 7 April 2021 12:34 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Puluhan Tahanan Positif, Lapas Tasikmalaya Kekurangan Tenaga Medis, Lapas Tasikmalaya,Covid-19 Lapas Tasikmalaya,Kepala Lapas Klas IIB Tasikmalaya Davy Bartian,Tahanan positif Covid-19 Tasikmalaya,Tahanan positif Covid-19,Tasikmalaya

Kalapas Klas IIB Tasikmalaya Davy Bartian. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Lapas Klas IIB Tasikmalaya Davy Bartian mengatakan, dalam penanganan kasus Covid-19 di dalam lapas pihaknya mengalami kendala tenaga medis.

"Kami hanya memiliki seorang dokter dan beberapa perawat. Stok obat-obatan juga sangat kekurangan," ujar Davy seperti dilaporkan Ayotasik.com, Rabu, 7 April 2021.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya untuk bisa membantu dalam penanganan, pengawasan, dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di lapas.

Penyebaran Covid-19 di lapas memang sangat rentan. Pihaknya membutuhkan bantuan obat-obatan dan penanganan yang tepat dengan kondisi masyarakat yang khusus.

"Kami tidak mungkin menempatkan mereka di luar lapas sepanjang mereka dalam kondisi sehat karena katagori OTG," ucapnya.

Ia menuturkan, apabila ada warga binaan yang bergejala serius, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan  perawatan yang intensif di luar lapas dengan pengamanan yang cukup ketat jangan sampai pasiennya kabur, sehingga menimbulkan masalah lagi.

"Kami akan berkoodinasi dengan pihak kepolisian dan aparat penegak hukum lain atau dengan TNI apabila dibutuhkan pengamanan yang luar biasa," tuturnya.

Sebelumnya, kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan, kasus Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas IIB Tasikmalaya menjadi perhatian bersama termasuk satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.

"Di lapas Tasik ini memang ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan perlu perhatian khusus. Kita bekerja sama dengan pihak lapas dalam menangani Covid-19 ini," ujar Uus, Senin 5 April 2021.

Menurut Uus, pihak lapas sudah memisahkan yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan Swab PCR dengan yang belum keluar hasilnya.

"Ada 310 sampel yang diambil dan dikirimkan ke BLK Provinsi Jawa Barat di Bandung. Ini bukan karena tidak ada alat tes di Tasik tapi ini butuh kecepatan di dalam mendapatkan hasil sehingga kita kerja sama dengan BLK Provinsi," ucapnya.

Ia menjelaskan, hal-hal yang sudah dilakukan untuk menangani kasus Covid-19 di dalam lapas adalah memisahkan warga binaan.  Mereka yang positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri yang disiapkan pihak lapas.

"Di lapas sudah ada tim dokter. Namun, akan kita bantu bila mana membutuhkan tenaga medis lainnya," jelasnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur Diperpanjang 14 Hari

Regional Kamis, 15 April 2021 | 20:48 WIB

Hingga batas akhir pendaftaran lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur pada Kamis, 15 April 2021, tid...

Umum - Regional, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur Diperpanjang 14 Hari, Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Cianjur,Pemkab Cianjur

Kolang Kaling Cianjur, Turun Harga Akibat Pandemi

Regional Kamis, 15 April 2021 | 20:03 WIB

Kolang kaling atau orang Sunda menyebutnya curuluk merupakan bahan menu buka puasa serta saat Hari Raya Idulfitri.

Umum - Regional, Kolang Kaling Cianjur, Turun Harga Akibat Pandemi, Kolang Kaling Cianjur,Kolang Kaling Ramadan,Harga Kolang Kaling Anjlok

Budayawan Cianjur: Bangunan SPG Jangan Alih Fungsi, Bangun Kembali

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:56 WIB

Para budayawan dan alumni Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dan SMA Negeri 2 Cianjur meminta pemerintah membangun kembali ge...

Umum - Regional, Budayawan Cianjur: Bangunan SPG Jangan Alih Fungsi, Bangun Kembali, Budayawan Cianjur,Bangunan SPG Cianjur,Bangunan Cagar Budaya Cianjur,SMA Negeri 2 Cianjur

Ratusan Warga Indramayu Mendadak Jadi Jutawan

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:47 WIB

Mereka diketahui mendapat ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Petrochemical Complex Jawa Barat. Total luas pengadaa...

Umum - Regional, Ratusan Warga Indramayu Mendadak Jadi Jutawan, warga Indramayu kaya mendadak,warga Indramayu jutawan,Petrochemical Complex Indramayu,Indramayu,ganti rugi warga Indramayu

Ini 9 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kota Cirebon

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:23 WIB

Penyekatan akan diberlakukan di 9 titik.

Umum - Regional, Ini 9 Titik Penyekatan Kendaraan Mudik di Kota Cirebon, titik penyekatan Cirebon,Penyekatan kendaraan mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,Cirebon

Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Ero...

Regional Kamis, 15 April 2021 | 19:07 WIB

Masjid Agung Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dibangun pada tahun 1832 oleh Raden Tumenggung Daruningrat atau Wiradadaha...

Umum - Regional, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya, Berdiri 1832 Bergaya Neoklasik Eropa, Masjid Agung Manonjaya Tasikmalaya,Masjid Manonjaya Tasik,Profil Masjid,Masjid di Tasik

Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung

Regional Kamis, 15 April 2021 | 18:51 WIB

Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung

Umum - Regional, Pelaku Ganjal ATM Tasikmalaya Foya-foya dengan Uang Korban di Bandung, modus ganjal ATM,Kasus Ganjal Mesin ATM,ganjal ATM Tasikmalaya,pembobolan ATM Tasikmalaya,Tasikmalaya

Anggota DPRD Jabar Ade Barkah Jadi Tersangka Korupsi Proyek Indramayu

Regional Kamis, 15 April 2021 | 17:29 WIB

Semua berawal ketika pihak swasta Carsa As yang sebelumnya sudah dijerat KPK, memberikan janji kepada Ade Barkah dan STA...

Umum - Regional, Anggota DPRD Jabar Ade Barkah Jadi Tersangka Korupsi Proyek Indramayu, Ade Barkah tersangka,Ketua Golkar Jabar Ade Barkah Tersangka,Ade Barkah Surahman,Ade Barkah,kpk,Korupsi Pemkab Indramayu,Ade Barkah korupsi Indramayu

artikel terkait

dewanpers