web analytics
  

Bolehkah Mudik Setelah Divaksin Covid-19?

Selasa, 6 April 2021 16:02 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Bolehkah Mudik Setelah Divaksin Covid-19?, Mudik Lebaran 2021,lonjakan penularan Covid-19,Libur lebaran,pergerakan masyarakat,penularan virus,lonjakan kasus Covid-19,riiko kenaikan kasus Covid-19,Kasus Covid-19

Sejumlah calon penumpang saat menuju bus yang akan dinaikinya di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Kamis (30/7/2020). (Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah telah menetapkan mudik lebaran 2021 ini kembali dilarang untuk mencegah lonjakan penularan Covid-19. Libur lebaran juga dinilai akan meningkatkan pergerakan masyarakat sehingga berpotensi terjadi kerumunan dan penularan virus.

Tim pakar Satgas Covid-19 dr. Iwan Ariawan, M.S.PH., mengatakan, sejak pandemi tahun lalu telah terbukti bahwa libur panjang selalu berpotensi sebabkan lonjakan kasus Covid-19. Kondisi itu dipicu akibat pergerakan masyarakat yang meningkat.

"Kita sepanjang 2020 ada beberapa kali libur panjang. Kalau dilihat pada 2020, setiap libur panjang pergerakan orang naik banyak. Diawal Idulfitri karena ada pembatasan ada pergerakan naik sedikit kasus juga naik sedikit. Naik banyak sekali itu terjadi pada libur 17 Agustus, kemudian libur 1 Muharram. Pergerakan naik dan kasus naik juga," kata dokter Iwan dalam konferensi lers virtual dikutip dari Suara.com, Selasa, 6 April 2021.

Meski sekarang sebagian masyarakat telah divaksinasi Covid-19, Iwan menegaskan bahwa hal itu bukan jaminan masyarakat bisa bepergian dengan aman. Terlebih, kekebalan kelompok mencakup 80 persen orang tervaksinasi juga belum tercapai.
 
"Kita bersyukur vaksinasi sudah berjalan. Tapi vaksinasi baru sebagian kecil, belum sampai herd imunity. Sehingga artinya kita belum dalam situasi aman. Kita harus tetap menjaga supaya tidak tertular dan supaya penyebaran berkurang," ucapnya.

Menurut dr. Iwan, libur panjang selalu menimbulkan riiko kenaikan kasus Covid-19 karena memicu masyarakat pergi liburan. Setiap kali pergerakan masyaakat meningkat, saat itu pula laporan kasus Covid-19 akan meningkat. Kondisi itu yang diperkirakan akan terjadi jika masyarakat tetap memaksakan diri untuk mudik lebaran tahun ini.

"Dampaknya yang bisa ditimbulkan jumlah kasus akan naik, jumlah transmisi akan naik. Kalau sekarang transmisi cenderung menurun, sudah menuju perbaikan. Sangat disayangkan kalau nanti naik lagi. Bukannya menuju terkandali tapi justru menjauh," ucapnya.

"Yang dikhawatirkan juga, mudik itu banyak bertemu dengan orang yang lebih tua. Jika mereka terinfeksi, itu risiko jadi kasus covid berat dan resiko meninggal lebih tinggi. Nanti kebutuhan rumah sakit meningkat dan kematian juga meningkat," imbuh dr. Iwan. 

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Reshuffle Kabinet, Jokowi Bakal Copot Menteri Inisial M

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 22:47 WIB

Teka-teki soal perombakan atau reshuffle kabinet Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin terus bergulir.

Umum - Nasional, Reshuffle Kabinet, Jokowi Bakal Copot Menteri Inisial M, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Reshuffle Kabinet,Jokowi Copot Menteri,Jokowi Ganti Menteri,Jokowi Reshuffle

Paksakan Mudik Bisa Timbulkan Lonjakan Kasus Covid Baru

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 20:44 WIB

Pelarangan mudik dari sudut pandang kesehatan saat pandemi COVID-19 dinilai sebagai langkah yang tepat. Pasalnya, memaks...

Umum - Nasional, Paksakan Mudik Bisa Timbulkan Lonjakan Kasus Covid Baru, Larangan Mudik,lonjakan kasus Covid-19,memaksakan mudik

Agar JKP Cepat Cair, Menaker Minta Hal Ini

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 20:39 WIB

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meminta BPJS Kesehatan mempercepat integrasi data kepesertaan untuk program Jamin...

Umum - Nasional, Agar JKP Cepat Cair, Menaker Minta Hal Ini, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah,JKP Cepat Cair,Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)

Pendaftaran BLT Sudah Dimulai, Segera Daftar di Link Daerah!

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 19:35 WIB

Pendaftaran BLT sudah dimulai. Cek infonya di daerah masing-masing.

Umum - Nasional, Pendaftaran BLT Sudah Dimulai, Segera Daftar di Link Daerah!, blt,Pendaftaran BLT,BLT UMKM,Syarat BLT UMKM,Pendaftaran BLT UMKM

KPK Tetapkan 2 Anggota DPRD Jabar Tersangka Suap Dana Bantuan Indramay...

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 19:27 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Ade Barkah Surahman (ABS) dan mantan angg...

Umum - Nasional, KPK Tetapkan 2 Anggota DPRD Jabar Tersangka Suap Dana Bantuan Indramayu, kpk,DPRD Jabar,Suap Dana Bantuan Indramayu

Indonesia Catat Penambahan 6.177 Kasus Covid-19

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 16:33 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.589.359 kasus.

Umum - Nasional, Indonesia Catat Penambahan 6.177 Kasus Covid-19, Kasus Covid-19,Indonesia,Pandemi Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Kasus Harian Covid-19 Indonesia

Vaksin Nusantara Ternyata Produk Amerika Serikat

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 15:45 WIB

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan, Vaksin Nusantara gagasan eks Menteri Kesehat...

Umum - Nasional, Vaksin Nusantara Ternyata Produk Amerika Serikat, vaksin nusantara,vaksin nusantara terawan,penelitian vaksin nusantara,vaksin nusantara buatan amerika

Meski Terbatas, Dubes Saudi Optimistis Haji Diselenggarakan Tahun ini

Nasional Kamis, 15 April 2021 | 15:30 WIB

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam Abid Altaghafi optimistis haji bisa diselenggarakan pada 2021, meski kuotanya...

Umum - Nasional, Meski Terbatas, Dubes Saudi Optimistis Haji Diselenggarakan Tahun ini , Jamaah haji 2021,haji 2021,Jamaah Haji,Haji,dubes Arab Saudi

artikel terkait

dewanpers