web analytics
  

Waspada Penipuan Pinjol Abal-abal: Tak Pinjam, tapi Ada Tagihan

Selasa, 6 April 2021 14:31 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Waspada Penipuan Pinjol Abal-abal: Tak Pinjam, tapi Ada Tagihan, Bahaya Pinjol,Pinjaman Online (Pinjol),penipuan pinjol,Pinjaman online,penipuan pinjaman online,modus pinjam KTP untuk pinjaman online

Ilustrasi. (StockSnap dari Pixabay )

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Warga mengeluhkan soal pinjaman online (pinjol) yang tiba-tiba menagih tanpa adanya konfirmasi. Hanya dalam waktu singkat, peminjam harus membayar sejumlah uang dengan bunga yang tinggi. 

Ryan Satria, warga Bandung, merasa tidak pernah mengajukan pinjaman ke sebuah aplikasi pinjol yang ada di Play Store. Namun, tiba-tiba ada pemberitahuan soal pencairan pinjaman yang masuk ke rekening. Saat dicek, memang ada sejumlah uang yang masuk ke rekeningnya. 

"Padahal belum ada persetujuan, sudah begitu tiba-tiba saja ada tagihan sejumlah Rp700.000, sedangkan saya cek ke ATM yang ditransfer cuma Rp350.000. Saya telepon customer service nggak diangkat," ujar Ryan kepada Ayobandung.com, Selasa 6 April 2021.

Sementara itu, seorang warga yang enggan dicantumkan namanya juga mengaku mendapat pengalaman serupa. Suatu pagi, tiba-tiba pihak pinjol menelepon untuk menanyakan nomor KTP dan mengkonfirmasi nomor rekening.

Setelah telepon ditutup, ada uang yang masuk ke rekeningnya beserta tagihan yang harus dibayar dalam waktu tujuh hari.

"Saya memang sempat download aplikasi ini waktu saya sedang butuh dana. Tapi, berhubung produk pinjamannya tidak sesuai dengan kebutuhan saya, saya uninstall aplikasi ini. Tapi tiba-tiba saya ditelepon dan uang masuk rekening," ujarnya. 

Peminjam ini tidak menaruh curiga saat dia ditanyai soal nomor KTP dan empat nomor terakhir di nomor rekening. Dia pikir, mungkin saja aplikasi ini memang sedang merekap seluruh pengguna yang menggunakan aplikasinya. 

"Awalnya saya mikir positif saja. Tapi, kayaknya prasangka itu penting ya kalau sudah berurusan sama uang. Apalagi untuk urusan pinjaman," sambungnya. 

Seorang warga bernama Bella Ricaisa bahkan sampai diretas Facebook-nya oleh aplikasi yang kebetulan memang tidak berlisensi OJK ini. Sama seperti korban lainnya, dia tidak pernah merasa meminjam dari aplikasi yang bersangkutan. 

"Saya dikasih limit Rp400.000, tenor 10 dengan bunga tinggi, saya tidak ada klik Submit/Konfirmasi karena tidak sesuai. Saya mau logout tidak bisa, akhirnya saya uninstall. Tiba-tiba saya dapat SMS dari pihak pinjol 'hebat' ini. Saya ditransfer Rp234.000, saya langsung cek ke aplikasi, ada tagihan sebesar Rp566.000 dengan tempo 10 hari. FB saya juga diretas," tutur Bella. 

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Dugaan Pencabulan, Pimpinan Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang Diselid...

Bandung Selasa, 20 April 2021 | 23:16 WIB

Ditreskrimum Polda Jabar menerima laporan tindak pencabulan yang dilakukan Panji Gumilang yang dikenal sebagai pimpinan...

Bandung Raya - Bandung, Dugaan Pencabulan, Pimpinan Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang Diselidiki Polda Jabar, Dugaan Pencabulan Panji Gumilang,Pesantren Al-Zaytun Indramayu,Polda Jabar

Aliansi Mahasiswa STIE Inaba Siap Bawa Kasus Skorsing Sepihak ke Kemen...

Bandung Selasa, 20 April 2021 | 22:30 WIB

Aliansi Mahasiswa STIE Inaba siap mendesak pihak kampus untuk mencabut skors dengan mengajukan mediasi kepada pihak Keme...

Bandung Raya - Bandung, Aliansi Mahasiswa STIE Inaba Siap Bawa Kasus Skorsing Sepihak ke Kemendikbud, Aliansi Mahasiswa STIE INABA,Kasus Skorsing Sepihak,Skorsing Sepihak STIE INABA,STIE INABA,Kemendikbud

Musim Pancaroba, BMKG Kota Bandung Imbau Hindari Sejumlah Tempat Ini

Bandung Selasa, 20 April 2021 | 20:56 WIB

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung memperkirakan Kota Bandung akan men...

Bandung Raya - Bandung, Musim Pancaroba, BMKG Kota Bandung Imbau Hindari Sejumlah Tempat Ini, musim pancaroba,BMKG Kota Bandung,Pancaroba Bandung,Fenomena Pancaroba,angin kencang Bandung,Puting Beliung Bandung,hujan es Bandung

Jadi Duta Baca Jabar, Ulfah Budayakan Membaca di Kalangan Milenial

Bandung Selasa, 20 April 2021 | 19:05 WIB

Ulfah Mawaddah, pemudi Kota Bandung menjadi peringkat kelima Duta Baca Jawa Barat 2021.

Bandung Raya - Bandung, Jadi Duta Baca Jabar, Ulfah Budayakan Membaca di Kalangan Milenial, Duta Baca Jabar,Ulfah Mawaddah,Pemkot Bandung,Dispusipda Jawa Barat

Usai Tikam Sopir Taksi Online, Pelaku Bingung dan Panik ke Hotel

Bandung Selasa, 20 April 2021 | 17:50 WIB

Aksi bengis Adam Akbar Mulyadi (23) terhadap Wendy Jaya Saputra terkuak motifnya oleh tim Polrestabes Bandung.

Bandung Raya - Bandung, Usai Tikam Sopir Taksi Online, Pelaku Bingung dan Panik ke Hotel, Penusukan,Begal Mobil,Begal taksi online,Sopir Taksi Online,Lengkong,Bandung

MUI Jabar: Umat Islam Jangan Terprovokasi Joseph Paul Zhang

Bandung Selasa, 20 April 2021 | 16:46 WIB

MUI Jabar mengimbau umat Islam di Indonesia untuk tidak terlalu tersulut emosinya atas apa yang diumbar oleh Joseph Pau...

Bandung Raya - Bandung, MUI Jabar: Umat Islam Jangan Terprovokasi Joseph Paul Zhang, Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang Diburu Polri,siapa  Jozeph Paul Zhang,akun youtube  Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang Diburu Interpol,MUI Jabar,penghina nabi muhammad,Penghina Islam Joseph Paul Zhang

Viral Motor Buntuti Mobil Damkar, Dinilai Tindakan Berbahaya

Bandung Selasa, 20 April 2021 | 16:08 WIB

Pemotor itu tengah melaju di antara dua mobil unit damkar dan terlihat nyaris tertabrak oleh mobil damkar.

Bandung Raya - Bandung, Viral Motor Buntuti Mobil Damkar, Dinilai Tindakan Berbahaya, Motor Buntuti Mobil Damkar,Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar),Viral

Sidang Bahar bin Smith Ditunda Gegara Hal Ini

Bandung Selasa, 20 April 2021 | 16:05 WIB

Menanggapi penolakan kuasa hukum Bahar, Ketua Majelis Hakim Surachmat bersama dua hakim anggota lainnya pun menyepakati...

Bandung Raya - Bandung, Sidang Bahar bin Smith Ditunda Gegara Hal Ini, Sidang Bahar bin Smith Ditunda,Sidang Bahar bin Smith,Bahar Bin Smith,Kasus Bahar bin Smith,kronologi kasus Bahar bin Smith,korban penganiayaan Bahar bin Smith
dewanpers